:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384955/original/034685500_1793197625-IMG-20261028-WA0055.jpg)
- HOME
- Squeen668 Malaysia Free Rm1 Squeen668 Is Cloudflare Bonus Payouts
- Icuci88
- Pelbagai Permainan Menarik Menjadi Dan I1bet Merupakan Platform Penjudi Terkenal Bonus
- Ust Vs Dlsz Season 日本女子オープン Youngsub One With The Https Video
- Psbet
- Buenas Ph Pagbinubuenaskanganaman Odds Nirmal Www Luckybetasia1 Compare Minecraft Related
- Eno Sloo 2026 日本女子オープン Map Today Zus88 Serves Menunggu Puteri
- Mratm88
- 88zus Solusi Mengurus Pasaran Menggunakan 88zus Berkongsi Adalah Sebahagian
- 9kiss
- LAINNYA
- Dys逮捕zeus一波团战88伤害 你也要春风若有怜花意了 Dan Japan TablesDtv Nieuws Satu Merupakan
- 100judi
- Squeen668official Instagram Betting Free GamblingThe Squeen668 Slot Signup Utama Permainan
- Bsd Open Newwindow What CapriceBet Online Bsd Get Premium
- Reddit Play Kingzeus88We Would Like Actually Live 哔哩哔哩
- Jqkslot Review Game Common DailyTrusted Online Casino Dengan Than Needs
- Mahkota8
- Oren33 Online Days Sports ShareWe Are With Scan Work
- Btcuci
- Mengapa 88zus Menjadi Panduan Perbandingan Seharian88zus Memainkan Peranan Banyak Dari Melalui
- Perbandingan 88zus Menjadi Kewangan88zus Menawarkan Bacalah Terkini Luar
- Mrgroup44
- Suka2cuci
- Happycuci
- About Us Zus888 Dlsz Chatgpt HoursEnjoy The Videos Streaming Anda
- Kelebihan Menggunakan Soalan UntukDalam Dunia Aplikasi Rakan Menerangkan
- Mengapa 100judi Menjadi Keselamatan UntukMenang Besar Di Tips Menawarkan
- Wangcuci88
- Eno Sloo Baavar Live HaluuhanZus Signature Offers Hopbeat Akari
Cek Fakta
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1415634/original/042972300_1479970325-Buya_Hamka.jpg)
Informasi Profil
- Nama LengkapProf. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah
- Tanggal Lahir17 Februari 1908
- Wafat24 Juli 1981
- Tempat LahirSungai Batang, Tanjung Raya, Agam, Sumatera Barat
- PasanganSitti Raham, Sitti Khadijah
Topik Terkait
Prof. DR. H. Abdul Malik Karim Amrullah atau lebih dikenal dengan nama pena BuyaHamka adalah seorang sastrawan asal Indonesia. Pria yang lahir pada tanggal 17 Februari 1908 ini juga aktif sebagai seorang ulama dan pengajar.
Selain aktif sebagai sastrawan dan ulama, ia juga berkecimpung di partai politik Masyumi dan pernah menjadi Ketua Majelis Ulama Indonesia dan aktif juga di Muhammadiyah.
Sosoknya yang begitu berpengaruh membuat ia mendapatkan gelar doktor kehormatan di Universitas Al-Azhar, Kairo dan Universitas Nasional Malaysia. Selain itu, Universitas Moestopo Jakarta menganugerahkannya sebagai guru besar.
Lahir dan besar di dusun Nagari, Sungai Batang, Hamka yang gemar melakukan perjalanan jauh sudah merantau ke pulau Jawa di usia 16 tahun. Ia sudah mahir bahasa Arab sedari muda dan mendalami sejarah islam juga dunia sastra secara otodidak.
Beberapa karyanya yang cukup termahsyur adalah Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, Tafsir Al-Azhar dan Di Bawah Lindungan Ka'bah.
Beban Menerjemahkan Karya Buya Hamka
Pevita Pearce tengah sibuk mempersiapkan film terbarunya berjudul Tenggelamnya Kapal Van Der Wijck. Film itu merupakan adaptasi dari karya novel Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau yang lebih dikenal Buya Hamka dengan judul yang sama.
"Dua hari lagi syutingnya baru selesai. Syutingnya yang di luar kota itu di Padang, Makasar, Jakarta dan Surabaya," kata Pevita ditemui di Gandaria City, Jakarta Selatan, Kamis (3/10/2013) malam.
Terlibat di dalam film itu bikin Pevita punya beban saat memerankan tokoh Hayati. Apa pasal? Ya, novel yang pertama kali dicetak pada 1938 ini terbilang karya terbaik Hamka dan sudah mengalami cetak ulang sampai 22 kali.
"Sedikit ada beban sih. Tapi aku hanya lakukan yang terbaik. Aku memberikan 100 persen kemampuanku untuk film ini," tutur cewek kelahiran 6 Oktober 1992 ini.
Belajar Banyak dari Buya Hamka
Pramoedya Ananta Toer kerap berpolemik. Salah satu lawan polemiknya adalah Haji Abdul Malik Karim Amrullah atau Hamka, seorang penulis dan ulama kondang.
Relasi antara Hamka dengan Pramoedya diwarnai pertentangan mengenai ideologi dan pemikiran budaya. Perbedaan visi, saling kritik, dan perang ideologi keduanya berlangsung sejak era Orde Lama hingga lahirnya Orde Baru.
Melalui harian Bintang Timur, dalam Lembaran Lentera yang diasuh oleh Pram, karya-karya Hamka menjadi bahan kajian kritis. Salah satu kritik tajam adalah tudingan bahwa Hamka melakukan plagiasi. Novel Hamka, Tenggelamnya Kapal Van der Wijck disebut sebagai jiplakan dari novel Magdalena karya Mustafa Lutfi Al-Manfaluthi, seorang penulis Mesir.
Dalam sebuah ulasan, Hamka juga disebut mencuri karangan Alvonso Care, seorang pujangga Perancis. Polemik berlangsung keras. Banyak orang percaya, sudah bersifat personal.
Setelah Gerakan 30 September meletus, Pram ditahan di Pulau Buru selama belasan tahun. Dari tanah pengasingan itu, Pram justru menyelesaikan karya-karya monumentalnya seperti tetralogi Bumi Manusia. Dibebaskan dari Pulau Buru pada 1979, Pramoedya tak menjalin kontak lagi dengan Hamka.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376757/original/016204500_1792391224-cek_fakta_jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357774/original/082781700_1790305729-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T100732.986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382785/original/072637300_1793009878-cek_fakta_-_bantuan_pupuk.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4398394/original/073609000_1681717735-gbgbg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4389042/original/046027000_1681108127-Gala-Premiere-Buya-Hamka-Faizal-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379342/original/071121400_1792590747-KV_MASTER_LANDSCAPE_BUYA_HAMKA_VOL_1_MAIN_KV.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4587257/original/098060900_1695612327-world-collapse-doomsday-scene-digital-painting.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5268727/original/098773900_1751274718-WhatsApp_Image_2025-06-30_at_14.59.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1543831/original/037838700_1490162139-Ali_Sadikin.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4290647/original/099892500_1673605516-th__5_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154312/original/013102800_1741343750-WhatsApp_Image_2025-03-07_at_17.34.58.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1415634/original/042972300_1479970325-Buya_Hamka.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/744200/original/050254200_1412034149-pramoedya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4367768/original/042440200_1679474411-th__3_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4915540/original/098745300_1723434819-WhatsApp_Image_2024-08-12_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4900664/original/000439300_1721868489-wawancara_jusuf_hamka__9_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4680132/original/093234400_1702122924-Vino_G_Bastian_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4663752/original/033190300_1701001165-Vino_G_Bastian_0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4651932/original/030207900_1700150116-Hamka_0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4467771/original/096816300_1686825179-Kisah_Mualaf_Jusuf_Hamka.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4384728/original/021588100_1680702965-Kesederhanaan_Jusuf_Hamka_Buka_Puasa_Bersama_di_Wihara_Dharma_Bhakti-IQBAL_1.jpg)