Liputan6.com, Jakarta -Rem mobil berbunyi saat pedal diinjak setelah melewati genangan air atau jalan yang diguyur hujan merupakan kondisi yang cukup sering dialami pengemudi. Suara yang muncul bisa berupa decitan hingga gesekan kasar dari area roda.
Kondisi ini kerap menimbulkan kekhawatiran karena sistem pengereman merupakan salah satu komponen penting yang berkaitan langsung dengan keselamatan berkendara.
Meski demikian, rem mobil berbunyi saat jalan basah tidak selalu menandakan adanya kerusakan serius. Dalam sejumlah kasus, suara tersebut muncul akibat perubahan karakteristik gesekan pada komponen rem yang terkena air.
Advertisement
Disitat dari laman Daihatsu, Senin (2/11/2026), terdapat beberapa faktor yang menyebabkan rem mobil mengeluarkan suara setelah melewati jalan basah.
Pada dasarnya, sistem pengereman mobil bekerja dengan memanfaatkan gesekan antara kampas rem dan piringan cakram (disc brake) atau tromol.
Ketika air masuk ke area tersebut, karakteristik gesekan dapat berubah dan memunculkan suara tertentu.
Berikut beberapa penyebab rem mobil berbunyi setelah melewati genangan air:
1. Lapisan Air pada Piringan Cakram
Setelah mobil melewati genangan, permukaan piringan cakram bisa tertutup lapisan air tipis. Ketika pedal rem diinjak, kampas rem harus menyapu air tersebut sebelum mencengkeram permukaan logam.
Proses ini dapat menimbulkan suara desis atau decitan halus. Biasanya, bunyi akan menghilang setelah beberapa kali pengereman ketika permukaan cakram kembali kering.
2. Muncul Karat Tipis pada Piringan Cakram
Piringan cakram yang umumnya terbuat dari besi cor cukup rentan mengalami oksidasi ketika terkena air dan kelembapan.
Dalam kondisi tertentu, karat tipis dapat muncul pada permukaan cakram hanya dalam hitungan jam. Saat rem digunakan, kampas akan mengikis lapisan karat tersebut sehingga menghasilkan suara seperti gesekan kasar.
Kondisi ini umumnya bersifat sementara dan dapat hilang setelah beberapa kali pengereman.
3. Campuran Serbuk Kampas dan Kotoran
Jalanan basah sering membawa berbagai kotoran, seperti pasir, lumpur, hingga kerikil berukuran kecil.
Material tersebut berpotensi masuk dan terselip di antara kampas rem dan piringan cakram. Akibatnya, muncul suara berdecit setiap kali pedal rem diinjak.
Jika kotoran tidak segera dibersihkan, suara tersebut bisa terus terdengar dan mengganggu kinerja pengereman.
4. Kampas dan Cakram dalam Kondisi Dingin serta Lembap
Air hujan atau genangan dapat menurunkan suhu komponen pengereman. Kondisi dingin dan lembap ini bisa memengaruhi karakteristik material kampas rem untuk sementara waktu.
Akibatnya, respons pengereman mungkin terasa sedikit berbeda, terutama ketika rem pertama kali digunakan setelah melewati genangan.
5. Air Masuk ke Dalam Rem Tromol
Selain rem cakram, sebagian mobil masih menggunakan sistem pengereman tromol pada roda belakang.
Ketika melewati genangan cukup dalam, air berpotensi masuk ke bagian dalam tromol. Hal ini dapat mengubah karakteristik gesekan antara sepatu rem dan permukaan tromol sehingga menimbulkan suara atau membuat pengereman terasa kurang halus.
Bunyi biasanya berangsur hilang setelah air mengering.
Kapan Bunyi Rem Mobil Harus Diwaspadai?
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2223198/original/090536500_1526978118-WhatsApp_Image_2018-05-22_at_15.03.09.jpg)
Pengemudi perlu memahami perbedaan antara suara rem yang masih tergolong normal dan bunyi yang menjadi indikasi adanya masalah pada sistem pengereman.
Bunyi rem umumnya masih tergolong wajar apabila hanya muncul sesaat setelah mobil melewati genangan atau hujan deras. Suara tersebut biasanya hilang dengan sendirinya setelah beberapa kali pengereman.
Selain itu, pedal rem tetap terasa normal, tidak bergetar, dan tidak mengalami perubahan kedalaman saat diinjak.
Sebaliknya, pengemudi perlu waspada apabila menemukan sejumlah gejala berikut:
- Suara menggerung atau gesekan logam terus terdengar meskipun jalan sudah kering
- Pedal rem terasa lebih dalam atau bergetar ketika diinjak
- Kemampuan pengereman menurun atau mobil terasa kurang pakem
- Tercium bau terbakar setelah melakukan pengereman
- Lampu indikator sistem rem menyala pada panel dashboard.
Jika gejala tersebut muncul, ada kemungkinan komponen pengereman mengalami masalah, seperti kampas rem yang sudah menipis atau kerusakan pada bagian lainnya.
Sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel untuk memastikan kondisi sistem pengereman dan mencegah kerusakan merembet ke komponen lain.
Advertisement
Cara Mengatasi Rem Mobil Berbunyi Setelah Melewati Jalan Basah
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan pengemudi untuk membantu mengeringkan komponen rem sekaligus mengurangi suara yang muncul setelah melewati genangan air.
1. Injak Rem Secara Ringan dan Berkala
Setelah keluar dari genangan, pengemudi dapat menginjak pedal rem secara perlahan dan berulang saat melaju pada kecepatan rendah.
Cara ini membantu mengeringkan sisa air pada permukaan cakram maupun komponen pengereman lainnya.
Namun, pastikan kondisi jalan dan situasi lalu lintas memungkinkan untuk melakukan pengereman secara aman.
2. Kurangi Kecepatan dan Jaga Jarak
Ketika komponen rem masih basah, kemampuan pengereman bisa sedikit berkurang.
Karena itu, pengemudi sebaiknya mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Langkah ini memberikan waktu dan ruang yang cukup untuk melakukan pengereman apabila terjadi situasi darurat.
3. Hindari Pengereman Mendadak
Pengereman secara tiba-tiba di jalan basah berpotensi membuat ban kehilangan daya cengkeram dan mengalami selip.
Usahakan melakukan pengereman secara bertahap dan halus agar kendaraan tetap stabil.
4. Hindari Genangan Setelah Pengereman Panjang
Piringan cakram yang memiliki suhu tinggi setelah digunakan untuk pengereman panjang sebaiknya tidak langsung terkena air dingin dalam jumlah besar.
Perubahan suhu yang ekstrem berpotensi menimbulkan tekanan termal pada material cakram dan meningkatkan risiko kerusakan.
5. Bersihkan Area Roda dan Kolong Mobil
Setelah melewati jalan berlumpur atau genangan yang membawa banyak kotoran, sebaiknya bersihkan area roda dan kolong mobil.
Langkah ini membantu mengurangi penumpukan pasir, lumpur, dan kerikil yang berpotensi masuk ke sistem pengereman.
Pada akhirnya, rem mobil berbunyi setelah melewati jalan basah memang tidak selalu menjadi pertanda kerusakan serius. Namun, pengemudi tetap perlu memperhatikan perubahan suara dan respons pengereman.
Jika bunyi tidak kunjung hilang atau muncul gejala seperti pedal bergetar, rem kurang pakem, hingga lampu indikator menyala, segera lakukan pemeriksaan di bengkel resmi.
Jangan mengabaikan masalah pada sistem pengereman karena komponen ini memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan selama perjalanan, terutama saat berkendara di tengah musim hujan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387248/original/035923200_1793451735-IMG_5409.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387243/original/024376400_1793449374-IMG_5407.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387590/original/030412600_1793518195-IMG-20261101-WA0000.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5360681/original/060089300_1758716812-20250924_185116.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387011/original/095610600_1793421835-IMG_5362.webp)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387022/original/098537700_1793426031-IMG-20261031-WA0005.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387205/original/007518300_1793443659-IMG_5396.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387239/original/081007000_1793448771-pevs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1819954/original/082158800_1515044625-Power-Window-Seret-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386653/original/053778500_1793355332-e59bbee78987-117-e1793269238471.webp)