Liputan6.com, Jakarta - Kematian Soliyanti (43), ibu rumah tangga asal Desa Kedungleper, Kecamatan Bangsri, Kabupaten Jepara, yang sempat menyisakan sejumlah kejanggalan kini memasuki babak baru.
Polisi akhirnya menetapkan seorang pria berinisial T sebagai tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan tersebut. Tak hanya menetapkan status hukum, penyidik Satreskrim Polres Jepara juga telah menahan T di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Jepara.
Sementara itu, seorang pria berinisial R yang sebelumnya turut ditangkap, nasibnya kini masih berstatus sebagai saksi.
Advertisement
Kepastian penetapan tersangka dan penahanan tersebut disampaikan Kasi Humas Polres Jepara AKP Dwi Pryaitna Oktavian saat dikonfirmasi pada Senin (31/10/2026).
Penetapan T sebagai tersangka menjadi perkembangan penting dalam penyelidikan kematian Soliyanti. Sebab, sejak awal, keluarga korban telah mempertanyakan sejumlah kejanggalan pada kondisi jenazah.
Pihak keluarga menyebut bahwa kondisi mayat korban dinilai tidak sesuai dengan cerita mengenai penyebab kematiannya. Karena itu, pihak keluarga meminta polisi melakukan ekshumasi terhadap mayat korban, usai sebelas hari setelah dimakamkan.
Pembongkaran makam untuk pemeriksaan forensik guna mengungkap penyebab pasti kematian korban. Ekshumasi atau pembongkaran makam dilakukan Polres Jepara pada Senin (26/10/2026).
Polisi bersama tim dokter forensik melakukan ekshumasi mayat perempuan di Tempat Pemakaman Umum Mbah Lukman Hakim Lokojoyo.
Kapolres Jepara AKBP Keris Aji Wibisono memantau langsung kegiatan tersebut. Sejumlah personel kepolisian dikerahkan dari Satreskrim, Polsek Bangsri dan Unit Identifikasi Polres Jepara.
Pemeriksaan jenazah melibatkan tim dokter forensik RSUP Dr. Kariadi Semarang. Ekshumasi dipimpin Ketua Tim Forensik Dokkes Polda Jawa Tengah, dr. Dian Novitasari.
Pihak keluarga korban dan warga setempat juga turut menyaksikan jalannya proses ekshumasi. "Ekshumasi ini kami laksanakan demi kepentingan penyidikan dalam rangka mencari titik terang penyebab pasti kematian korban," ujar Keris.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387948/original/024051800_1793591735-IMG-20261102-WA0013_1_.jpg)
Kronologi Kematian
Kasus ini bermula pada dini hari 15 Oktober 2026. Saat itu, Soliyanti diketahui telah meninggal dunia di kamar jenazah RSI Sultan Hadlirin Jepara.
Korban sebelumnya diantar oleh dua pria berinisial T dan R ke rumah sakit tersebut. Kepada keluarga, keduanya menyampaikan bahwa Soliyanti meninggal setelah meminum es teh di sebuah angkringan di wilayah Jepara Kota.
Korban disebut mengalami kejang-kejang, sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Namun, penjelasan tersebut justru memunculkan tanda tanya besar di tengah keluarga.
Kecurigaan semakin menguat, ketika suami korban memeriksa kondisi jenazah sebelum dimakamkan. Ia mendapati sejumlah kondisi yang dianggap tidak wajar.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387946/original/000860500_1793591735-IMG-20261031-WA0152.jpg)
Soliyanti diketahui sudah tidak mengenakan pakaian dalam bagian atas. Sementara celana dalamnya, ditemukan terselip di dalam celana yang dikenakan korban.
Tak hanya itu, beberapa bagian pakaian korban juga terlihat robek seperti bekas digunting. Keluarga turut menemukan lebam pada bagian wajah dan sebagian dada korban.
Temuan-temuan kejanggalan tersebut, kemudian menjadi salah satu hal yang dipertanyakan keluarga terkait penyebab kematian Soliyanti.
Kini, setelah T ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan, penyidik Polres Jepara masih harus mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian korban.
Keluarga berharap proses hukum berjalan tuntas dan seluruh fakta di balik kematian Soliyanti dapat terungkap. Termasuk menjawab berbagai kejanggalan yang sejak awal menimbulkan kecurigaan terhadap peristiwa tersebut.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387917/original/059774100_1793588866-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-11-02T100620.704.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349533/original/006044400_1789532857-HOAX__18_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387947/original/009885300_1793591735-IMG_20261102_082758.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4766225/original/046556200_1709881475-masjid-pogung-raya-LhNePx4kde0-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387940/original/045215100_1793591308-email-attachment_2026_11_02_muhamad-kadafi_judul-longsor-terjang-eco-park-pelaga-2-orang-diduga-tertimbun-longsor-dan-dilakukan-pencarian_1001414030.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387890/original/056589400_1793587079-IMG_20261102_085322.jpg)