Liputan6.com, Jakarta - Investor pasar modal Indonesia diminta tidak hanya mengandalkan penilaian lembaga indeks internasional dalam mengambil keputusan investasi. Analisis mandiri terhadap kinerja emiten, valuasi saham, dan fundamental ekonomi nasional tetap menjadi pertimbangan penting sebelum menempatkan dana di pasar saham.
Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo menjelaskan, penilaian lembaga indeks internasional seperti MSCI, FTSE Russell, maupun Bloomberg tetap perlu diperhatikan. Namun, informasi tersebut sebaiknya menjadi salah satu referensi, bukan satu-satunya dasar dalam menentukan keputusan investasi.
“Karena itu, yang saya sampaikan kepada investor itu adalah tolong hitung sendiri. Pesan saya sebenarnya cuma itu. Siapapun, nanti kalau FTSE Russell, kemudian Bloomberg atau apa mengeluarkan apapun, itu kita perhatikan. Tapi, kita yang tahu emiten-emiten kita. Hitung sendiri. Karena ini uang teman-teman sendiri,” ujar Dradjad dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11/2026).
Advertisement
Menurutnya, investor perlu memahami kondisi perusahaan yang sahamnya dimiliki, termasuk kinerja dan prospek bisnisnya. Dengan begitu, keputusan investasi tidak semata-mata mengikuti sentimen atau penilaian pihak eksternal yang berkembang di pasar.
Pembenahan Pasar Modal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389350/original/028272100_1793708026-publikasi_1793705799_6ae9c7476e7a9.jpeg)
Selain mendorong analisis mandiri, Dradjad menekankan pentingnya pembenahan pasar modal melalui peningkatan transparansi, penguatan tata kelola, dan penegakan aturan.
Indonesia dinilai telah memiliki fondasi keterbukaan informasi yang perlu terus diperkuat, termasuk transparansi mengenai kepemilikan saham. Pemerintah juga terus menjalin komunikasi dengan lembaga indeks internasional dan pelaku pasar untuk mendorong perbaikan pasar modal.
Penguatan investor domestik turut menjadi perhatian. Menurut Dradjad, basis investor dalam negeri perlu didukung ekosistem investasi yang sehat, kepastian aturan, serta tata kelola yang baik.
Langkah tersebut diharapkan membuat pasar modal semakin kuat dalam mendukung pembiayaan dunia usaha dan perekonomian nasional.
Dradjad juga menyoroti pentingnya penyampaian informasi ekonomi yang berbasis data. Persepsi mengenai daya beli masyarakat, misalnya, perlu dilihat melalui perubahan pola konsumsi dan perkembangan berbagai sektor ekonomi secara menyeluruh.
Dengan informasi yang objektif dan mudah dipahami, masyarakat diharapkan dapat menilai kondisi perekonomian secara lebih proporsional.
Advertisement
Potensi Pertumbuhan Ekonomi
Dradjad turut menyoroti potensi pertumbuhan ekonomi daerah sebagai salah satu sumber kekuatan ekonomi nasional.
Pada semester I 2026, ekonomi Indonesia tumbuh 5,45 persen. Sebanyak 17 dari 38 provinsi mencatat pertumbuhan di atas rata-rata nasional. Dari jumlah tersebut, tujuh provinsi bahkan membukukan pertumbuhan lebih dari 6 persen.
Capaian tersebut menunjukkan adanya sumber pertumbuhan ekonomi di berbagai wilayah. Potensi itu perlu terus dikembangkan melalui penguatan sektor produktif, inovasi, serta penciptaan iklim investasi yang kondusif.
Dradjad kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah mengambil keputusan hanya berdasarkan informasi yang beredar di media sosial. Investor perlu memeriksa data dan memahami risiko sebelum menentukan pilihan investasi.
“Artinya, pesan saya simpel saja, teman-teman. Silahkan anda dengarkan, lihat video medsos, tetapi selalu tolong cek data. Karena at the end of the day, it's our decision, it's our money,” tegas Dradjad
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388810/original/006254700_1793683157-Screenshot_2026-11-03_115910.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389351/original/013530700_1793708046-publikasi_1793705799_6ae9c74765792.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4112073/original/098823700_1659528503-IHSG_Ditutup_Menguat-Angga-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388410/original/016969100_1793612192-6287444960567040618.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388068/original/080937400_1793598100-6287444960567040191.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388049/original/067239300_1793597848-6287444960567040195.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1040537/original/091207600_1446442504-20151102-IHSG-Masih-Berkutat-di-Zona-Merah-Jakarta4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277611/original/083761300_1672400408-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3893147/original/054077900_1641196874-20220103-Pembukaan_Awal_Tahun_2022_IHSG_Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3068178/original/077295500_1583319244-20200304-Dilanda-Corona_-IHSG-Ditutup-Melesat-6.jpg)