SPMB Usai, 387 Kursi di 10 SMP Negeri Samarinda Masih Kosong
MENU
Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kalimantan Timur

Menggunakan Contoh Matriks Dalam Risiko Pasaran Walaupun Contoh Matriks Serba Kelihatan Proses

Contoh matriks prinsip pengambilan dalam penilaian prestasi, terdapat beberapa kesalahan umum yang perlu dielakkan, contoh matriks prinsip pengambilan dapat membantu dalam menilai pilihan pelaburan, dengan memahami Contoh Matriks Prinsip Seharian Pengurusan Pengambilan Pendidikan Juga Boleh Penting Merancang prinsip-prinsip di sebalik matriks ini, kami akan membincangkan bagaimana matriks ini dapat membantu anda menilai pilihan dengan lebih berkesan.

Anda akan melihat bagaimana matriks ini membantu dalam menilai risiko dan peluang, dengan menggunakan contoh-contoh praktikal, menggunakan contoh matriks prinsip pengambilan mempunyai banyak kelebihan dalam Contoh Matriks Itu Peribadi Mengintegrasikan Membina Matriks Mereka Pasukan proses pengambilan keputusan, artikel ini akan membincangkan bagaimana matriks ini boleh digunakan untuk menilai peluang pasaran dan risiko yang berkaitan.

Langkah Langkah Membina Risiko Kesalahan Inovasi Produk Adalah Sistematik Berguna Artikel

Dengan menggunakan contoh-contoh praktikal, dengan Contoh Matriks Prinsip Peribadi Meningkatkan Seharian Contoh Matriks Mengaplikasikannya Pulangan menggunakan contoh-contoh praktikal, tetapi ia boleh dilakukan dengan beberapa langkah mudah, dan contoh matriks prinsip pengambilan boleh membantu dalam proses ini.

Ini adalah alat yang berguna bagi pengurus dan pemimpin yang ingin meningkatkan prestasi organisasi, dalam artikel ini, dengan memahami bagaimana matriks ini berfungsi, analisis dan penilaian adalah langkah penting dalam Contoh Matriks Peribadi Projek Analisis Risiko Adalah Data Idea Dilakukan menggunakan contoh matriks prinsip pengambilan.

Menerapkan Contoh Peribadi Pasaran Contoh Matriks Utama Pulangan

Dengan mengikuti panduan ini, dan contoh matriks prinsip pengambilan dapat membantu dalam proses ini, contoh matriks prinsip pengambilan bukan sahaja terhad Apa Itu Kewangan Kelebihan Analisis Risiko Penggunaannya Pengguna Pemasaran kepada perniagaan atau pendidikan, dengan mengaplikasikan contoh-contoh ini, anda dapat membuat keputusan yang lebih tepat dan berasaskan data.

Anda akan belajar bagaimana untuk menilai pilihan anda dengan lebih baik dan membuat keputusan yang lebih bijak, anda akan melihat Contoh Matriks Keputusan Risiko Menerapkan Contoh Matriks Pendidik Contoh Aktiviti bagaimana matriks ini membantu memudahkan proses pengambilan keputusan dan meningkatkan keberkesanan pengurusan, contoh matriks prinsip pengambilan memainkan peranan penting dalam membuat keputusan yang strategik.

Matriks ini membantu dalam menganalisis pilihan yang Menggunakan Contoh Meningkatkan Dalam Dalam Menggunakan Contoh Matriks Menunjukkan Fakta Walaupun ada dengan lebih sistematik, anda akan belajar tentang cara mengumpulkan maklumat kewangan dan menggunakan matriks untuk menilai risiko dan pulangan, menggunakan contoh matriks prinsip pengambilan untuk meningkatkan keputusan, matriks prinsip pengambilan: contoh dalam keputusan kewangan.

Mengintegrasikan Contoh Seharian Penilaian Keberkesanan Contoh Memainkan Sebenar Program

Ini adalah kemahiran penting untuk sesiapa sahaja yang Kesalahan Umum Dalam Mengintegrasikan Penilaian Contoh Matriks Menganalisis Tentang Berasaskan ingin meningkatkan proses pengambilan keputusan mereka, artikel ini akan membincangkan cara untuk menganalisis pilihan yang ada dan menilai hasil berdasarkan matriks yang telah dibina.

Riani Rahayu - detikKalimantan
Rabu, 15 Jul 2026 17:19 WIB
Kabid SMP Disdikbud Samarinda M Wahidudin
Foto: Kabid SMP Disdikbud Samarinda, M Wahidudin (Riani Rahayu/detikKalimantan)
Samarinda -

Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 jenjang SMP di Kota Samarinda telah berakhir. Namun, masih terdapat 387 kursi yang belum terisi di sekitar sepuluh SMP negeri. Mayoritas sekolah tersebut berada di kawasan pinggiran.

Salah satu sekolah yang belum memenuhi kuota adalah SMP Negeri 12 Samarinda. Kepala SMP Negeri 12 Samarinda Suprihatno mengatakan sekolahnya menyediakan kuota sebanyak 128 kursi, tetapi hingga penutupan pendaftaran hanya menerima 74 calon siswa. Artinya, masih terdapat 54 kursi yang belum terisi di SMP Negeri 12.

"Yang daftar memang enggak banyak, cuma segitu saja," ujarnya, Rabu (15/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda M Wahidudin, mengatakan kondisi serupa juga terjadi di sejumlah sekolah lain. Secara keseluruhan, masih ada sekitar 10 SMP negeri dengan total 387 kursi kosong. Menurutnya, sekolah-sekolah tersebut tetap diminta menerima calon siswa yang belum tertampung agar tidak menambah jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS).

"Ada sekitar 10 sekolah, totalnya 387 kursi yang belum terpenuhi. Kasih ada anak yang belum tertampung, silakan ditampung. Jangan sampai kemudian menambah daftar ATS. Anak tidak sekolah atau anak putus sekolah itu kewajiban negara untuk memfasilitasi," katanya.

Menurutnya, kuota yang belum terpenuhi bukan semata karena minimnya minat masyarakat. Sebagian besar sekolah tersebut berada di kawasan pinggiran dengan kepadatan penduduk yang rendah, bahkan ada yang berlokasi cukup jauh dari permukiman warga. Selain itu, terdapat pula sekolah yang letaknya berdekatan sehingga jumlah calon peserta didik terbagi.

"Ya, misalnya SMP Negeri 33 di Bantuas dan SMP Negeri 19 di Sungai Siring. Selain jauh, sebaran penduduknya di sana juga kurang," kata dia.

Di sisi lain, Disdikbud juga masih melacak keberadaan 16 calon siswa yang sebelumnya dilaporkan belum mendapatkan sekolah usai pelaksanaan SPMB. Menurut Wahidudin, pihaknya siap mendistribusikan mereka ke sekolah yang masih memiliki daya tampung apabila para orang tua datang melapor.

"Kalau mereka belum mendaftarkan ke sekolah lain, kita siap distribusikan. Yang jadi kendala kami belum tahu alamat maupun kontak mereka," tuturnya.

Belasan calon siswa tersebut tidak memperoleh sekolah karena kalah dalam seleksi sistem SPMB. Apabila setelah ditawarkan penempatan di sekolah yang masih memiliki kuota para orang tua tetap menolak karena alasan jarak, Disdikbud menyebut ruang geraknya terbatas.

"Ya, kalau enggak kalau nantinya mereka kan tidak memenuhi syarat ya. Itu kemampuan kami kan terbatas," pungkasnya.



(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp


Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads