Pesawat yang mengudara sering terlihat meninggalkan jejak putih di langit. Apa itu dan bagaimana terbentuknya?
Menurut laman United States Environmental Protection Energy, contrails adalah awan gas buang berbentuk garis yang terlihat di belakang pesawat. Gas buang ini terdiri dari uap air, karbon dioksida (CO2), dan emisi lain yang muncul saat pembakaran bahan bakar, seperti oksida belerang (SOx), hidrokarbon (HC), dan partikel-partikel tertentu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena pesawat biasanya terbang di ketinggian yang sangat dingin, gas buang yang sangat panas dari mesin jet bereaksi dengan udara yang sangat dingin dan membentuk awan gas buang yang dapat terlihat dalam kondisi atmosfer tertentu.
Bagaimana Contrails Terbentuk?
Agar contrails dapat terbentuk, kondisi yang tepat harus terjadi tepat di belakang mesin jet, di dalam aliran gas buang yang melebar. Contrails akan terbentuk jika kelembapan cukup tinggi sehingga uap air dapat mengembun pada partikel-partikel yang ada dalam gas buang maupun udara sekitar, membentuk tetesan air kecil dan membeku menjadi kristal es karena suhu yang rendah.
Tergantung pada suhu dan jumlah kelembapan di udara pada ketinggian pesawat, contrails dapat menguap dengan cepat atau justru bertahan dan membesar. Kondisi yang mendukung pembentukan contrails sering terjadi di ketinggian. Ketika kondisi atmosfer yang mendukung pembentukan contrails bertemu dengan tingginya jumlah penerbangan pesawat jet komersial maupun pribadi, akan terdapat banyak contrail di langit pada saat yang bersamaan.
Berapa Lama Contrails Bertahan?
Contrails biasanya berumur pendek. Jejak ini terbentuk dan menguap dalam hitungan detik hingga menit akibat kondisi kelembapan rendah di atmosfer tempat pesawat terbang.
Contrails yang bertahan lama muncul ketika pesawat terbang melalui lapisan atmosfer dengan kelembapan tinggi. Jejak ini dapat bertahan selama beberapa menit atau bahkan lebih dari sehari.
Contrails yang bertahan lama dapat berinteraksi dengan angin dan awan untuk membentuk awan sirus, awan tipis seperti serabut.
Apa Contrails Berbahaya?
Menurut penelitian mengenai dampak lingkungan contrails, awan yang berasal dari contrails yang bertahan lama dapat memberikan efek pemanasan bersih (net warming effect) dalam skala kecil.
Namun, diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dan mengukur dampak contrails tersebut terhadap iklim secara lebih akurat.






























































