Kementerian Hukum membuka pendaftaran sekolah kedinasan Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) sampai Minggu, 30 Agustus 2026. Lulusannya disiapkan untuk menjadi PNS di lingkungan Kementerian Hukum.
Berdasarkan pengumuman resmi seleksi penerimaan mahasiswa sekolah kedinasan Poltekpin, ada empat program studi (prodi) sarjana terapan (D4) yang dapat dipilih pendaftar dengan total 250 kebutuhan atau formasi mahasiswa. Simak prospek lulusan, rincian formasi, persyaratan, dan cara daftarnya di bawah ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lulusan Poltekpin Jadi PNS
Dijelaskan Poltekpin dalam Instagram resminya, lulusan akan bergelar S.Tr.H (Sarjana Terapan Hukum) dan diangkat sebagai PNS dengan jabatan fungsional ahli pertama di instansi pemerintah. Berikut rinciannya.
- Lulusan D4 Perancangan Peraturan Perundang-undangan: Perancang Peraturan Perundang-undangan Ahli Pertama
- Lulusan D4 Hukum Kekayaan Intelektual: Analis Kekayaan Intelektual Ahli Pertama
- Lulusan D4 Administrasi Hukum Umum: Analis Hukum Ahli Pertama
- Lulusan D4 Pembangunan Hukum: Penyuluh Hukum Ahli Pertama.
Formasi Poltekpin 2026
Peminat Poltekpin dapat memilih formasi umum, formasi Orang Asli Papua (OAP), atau formasi khusus di sejumlah daerah. Berikut rinciannya.
D4 Perancangan Peraturan Perundang-undangan
- Formasi umum: 70 laki-laki, 24 perempuan
- Formasi OAP: 2 orang
- Formasi khusus keterwakilan daerah:
- Maluku: 1
- Maluku Utara: -
- NTT: -
- Sulawesi Tenggara: -
- Sulawesi Barat: 1
- Sulawesi Tengah: 1
- Gorontalo: 1
D4 Hukum Kekayaan Intelektual
- Formasi umum: 34 laki-laki, 12 perempuan
- Formasi OAP: 1 orang
- Formasi khusus keterwakilan daerah:
- Maluku: 1
- Maluku Utara: 1
- NTT: -
- Sulawesi Tenggara: 1
- Sulawesi Barat: -
- Sulawesi Tengah: -
- Gorontalo: -
D4 Administrasi Hukum Umum
- Formasi umum: 34 laki-laki, 12 perempuan
- Formasi OAP: 1 orang
- Formasi khusus keterwakilan daerah:
- Maluku: -
- Maluku Utara: 1
- NTT: 1
- Sulawesi Tenggara: -
- Sulawesi Barat: -
- Sulawesi Tengah: 1
- Gorontalo: -
D4 Pembangunan Hukum
- Formasi umum: 34 laki-laki, 11 perempuan
- Formasi OAP: 1 orang
- Formasi khusus keterwakilan daerah:
- Maluku: -
- Maluku Utara: -
- NTT: 1
- Sulawesi Tenggara: 1
- Sulawesi Barat: 1
- Sulawesi Tengah: -
- Gorontalo: 1
Syarat Pendaftaran Poltekpin 2026
- WNI
- Setia dan taat pada Pancasila dan UUD NRI 1945
- Usia 17 tahun sampai 21 tahun 0 bulan 0 hari per 18 Agustus 2026, dibuktikan dengan akta kelahiran/surat keterangan lahir
- Nilai mata pelajaran Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Matematiaka minimal 70,00 pada ijazah atau trankrip/daftar nilai akhir pembelajaran
- Tinggi minimal 162 cm bagi laki-laki dan 155 cm bagi perempuan
- Jika menggunakan kacamata, maksimal -1,00
- Tidak buta warna
- Sehat fisik dan mental
- Tidak memiliki HIV/AIDS
- Tidak mengonsumsi narkoba
- Tidak memiliki riwayat patah tulang
- Pendaftar laki-laki tidak bertato/bekas tato dan tidak ditindik bagian telinga dan/atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat, dibuktikan dengan surat keterangan dari ketua adat dengan mengetahui lurah/kepala desa setempat
- Pendaftar perempuan tidak memiliki tato/bekas tato serta tidak memiliki lebih dari 1 tindik/bekas tindik pada masing-masing telinga kiri dan kanan dan/atau pada anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan adat, dibuktikan dengan surat keterangan dari ketua adat dengan mengetahui lurah/kepala desa setempat
- Belum pernah menikah, baik secara negara, adat, maupun agama, dibuktikan dengan surat keterangan dari lurah/kepala desa setempat dan sanggup tidak menikah selama mengikuti pendidikan
- Pendaftar perempuan belum pernah melahirkan, dibuktikan dengan surat pernyataan orang tua yang diketahui dan disahkan oleh RT dan RW setempat
- Pendaftar laki-laki belum pernah memiliki anak biologis, dibuktikan dengan surat pernyataan orang tua yang diketahui dan disahkan oleh RT dan RW setempat
- Bersedia ditempatkan pada unit kerja Kementerian Hukum di seluruh wilayah Indonesia
- Tidak sedang menjalani ikatan dinas/pekerjaan dengan instansi/perusahaan lain
- Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian
- Bersedia membayar biaya pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) Rp 100.000
- Peserta yang mendaftar formasi khusus Orang Asli Papua (OAP) wajib melampirkan surat keterangan asli dari lurah/kepala desa/kepala suku/Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) yang menerangkan bahwa peserta merupakan orang asli dari Papua berdasarkan garis keturunan orang tua (ayah dan/atau ibu)
- Pendaftar yang mendaftar formasi khusus Keterwakilan Daerah wajib bertempat tinggal atau berdomisili pada provinsi yang termasuk dalam daerah keterwakilan yang ditetapkan oleh panitia seleksi, dibuktikan dengan KTP elektronik dan/atau Kartu Keluarga dan ijazah SLTA/sederajat
- Jika dokumen yang disertakan terbukti tidak benar atau tidak sah, peserta dapat dinyatakan gugur.
Dokumen Pendaftaran Poltekpin
Poltekpin menyediakan template sejumlah dokumen yang dapat diunduh di https://sekdin.kemenkum.go.id. Berikut daftar dokumen pendaftran Poltekpin:
- Pas foto terbaru, latar belakang merah, berkemeja putih polos/tanpa corak, berkerah
- Surat lamaran sesuai format dengan meterai atau e-meterai Rp. 10.000,-, ditandatangani dengan pena bertinta warna hitam, ditujukan kepada Menteri Hukum Republik Indonesia di Jakarta (asli/scan berwarna).
- e-KTP atau surat keterangan telah melakukan perekaman kependudukan secara elektronik yang dikeluarkan oleh pejabat berwenang (asli/scan berwarna)
- Kartu Keluarga (asli/ber-barcode)
- Ijazah (asli/scan berwarna) SLTA/sederajat (SMA/MA/SMK/MAK)
- Transkrip/daftar nilai yang menunjukkan nilai akhir pembelajaran dan ditandatangani oleh kepala sekolah (asli/scan berwarna)
- Akta kelahiran/surat keterangan lahir dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (bukan dari bidan atau puskesmas atau rumah sakit), asli atau scan berwarna
- Surat keterangan belum pernah menikah (asli/scan berwarna) yang ditandatangani oleh lurah/kepala desa sesuai domisili (bukan surat yang ditandatangani oleh calon peserta, Ketua RT, Ketua RW, atau orang tua calon peserta
- Surat pernyataan 6 poin sesuai format dengan meterai/e-meterai Rp. 10.000 dan ditandatangani dengan pena bertinta warna hitam (asli/scan berwarna)
- Surat pernyataan persetujuan dari orang tua/wali calon peserta sesuai format
- Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) yang diterbitkan oleh kepolisian sektor (polsek) atau kepolisian resor (polres) setempat (asli/scan berwarna)
- Surat pernyataan orang tua yang diketahui dan disahkan oleh RT dan RW setempat, yang menyatakan belum pernah melahirkan (bagi perempuan) atau memiliki anak biologis (bagi laki-laki), scan berwarna, sesuai format
- Surat keterangan berkop resmi dan ditandatangani oleh lurah/kepala desa/kepala suku/Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) bagi calon peserta yang mendaftar formasi khusus Orang Asli Papua (asli/scan berwarna);
- Pastikan seluruh dokumen persyaratan yang diunggah adalah scan dokumen asli berwarna, tidak hitam putih. Cek kembali setiap file dapat dibuka (tidak rusak) dan dapat terbaca dengan jelas.
Cara Daftar Poltekpin 2026
- Buka https://sscasn.bkn.go.id
- Buat akun SSCASN dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK)
- Cetak Kartu Informasi Akun
- Login ke portal SSCASN menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan
- Pilih prodi Poltekpin dan formasi/jalur penerimaan mahasiswa baru
- Lengkapi biodata dan isian lainnya
- Unggah dokumen yang dipersyaratkan.
Jadwal Seleksi Poltekpin 2026
- Pendaftaran: Hingga 30 Agustus 2026
- Seleksi administrasi: 27 Agustus - 1 September 2026
- Masa sanggah: 4-5 September 2026
- Jawab sanggah: 4-6 September 2026
- SKD CAT BKN: 22 September - 7 Oktober 2026
- Seleksi lanjutan tes kesehatan, psikotes, kesamaptaan, mansoskul (manajerial, sosial, kultural), dan keterampilan: 12-30 Oktober 2026
- Pengumuman kelulusan akhir: 1 November 2026.
Informasi seleksi sekolah kedinasan Kementerian Hukum Poltekpin 2026 dapat dipantau di https://sekdin.kemenkum.go.id. Jangan terlambat mendaftar!

































































