Liputan6.com, Jakarta - Fenomena ketindihan atau sleep paralysis kerap dialami banyak orang. Ketindihan ditandai dengan tubuh yang terasa lumpuh padahal kesadaran aktif atau setengah aktif.
Dalam perspektif Islam, ketindihan sering dikaitkan dengan gangguan setan atau jin yang menimpa seseorang saat tidur. Salah satu cara untuk menghindarinya adalah dengan doa perlindungan dari gangguan saat tidur.
Allah SWT berfirman, yang artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh, dari kejahatan makhluk-Nya'" (QS. Al-Falaq: 1-2). Ayat ini menegaskan bahwa perlindungan dari segala keburukan, termasuk saat tidur, adalah dengan berlindung kepada Allah.
Advertisement
Rasulullah SAW telah mengajarkan berbagai amalan sebelum tidur. Dalam kitab Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menjelaskan bahwa Nabi SAW tidak pernah tidur tanpa membaca dzikir dan doa terlebih dahulu.
Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani dalam Hisnul Muslim juga merinci amalan-amalan tersebut, mulai dari berwudhu, mengibaskan tempat tidur, hingga membaca surat-surat perlindungan. Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan menyoroti bahwa dzikir dan doa sebelum tidur memberikan efek psikologis berupa ketenangan jiwa, yang pada gilirannya meningkatkan kualitas tidur dan kesehatan mental.
Merangkum berbagai sumber, berikut ini adalah doa dan amalan sebelum tidur yang berfungsi sebagai perlindungan dari gangguan yang tampak dan tak tampak, termasuk doa sebelum tidur agar tidak ketindihan.
Bacaan Doa Sebelum Tidur agar Tidak Ketindihan
1. Doa Perlindungan dari Perbuatan Setan dan Mimpi Buruk
Arab: أَللَّهُمَّ إِنِّى أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَمَلِ الشَّيْطَان وَسَيِّئاَتِ اْلأَحْلاَمِ
Latin: Allahumma innii 'audzubika min 'amalais syaythooni wa sayyiatil akhlaami
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk."
Doa ini diriwayatkan dalam berbagai kitab hadits dan merupakan doa yang paling masyhur untuk memohon perlindungan dari gangguan saat tidur, termasuk ketindihan yang sering dikaitkan dengan mimpi buruk.
Dalam Buku Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca sebelum tidur agar terhindar dari gangguan setan dan mimpi yang menakutkan.
2. Doa Saat Mengalami Ketindihan (Ruqyah)
Arab: أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللهِ التَّامَّاتِ مِنْ غَضَبِهِ وَعِقَابِهِ وَمِنْ شَرِّ عِبَادِهِ وَمِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَنْ يَحْضُرُونِ
Latin: A'udzu bikalimatillahit tammati min ghodlobihi waiqobihi, wasyarri ibaadihi, wa min hamazaatis syayatiini wa ayyahdluruna
Artinya: "Aku berlindung dengan kalimat Allah yang sempurna dari kemarahan, siksa, dan kejahatan hamba-hamba-Nya, dari godaan setan serta jangan sampai setan mendatangiku." (HR. Abu Dawud 4/12, Sahih Tirmidzi 3/171)
Doa ini adalah doa yang dibaca ketika seseorang mengalami ketindihan. Doa ini merupakan ruqyah yang diajarkan untuk mengusir gangguan setan saat tidur. Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar juga mencantumkan doa ini sebagai doa perlindungan yang sangat dianjurkan.
3. Doa Sebelum Tidur (Bismika Allahumma Amuutu wa Ahyaa)
Arab: بِاسْمِكَ اللَّهُمَّ أَحْيَا وَأَمُوتُ
Latin: Bismika Allahumma amuutu wa ahyaa
Artinya: "Dengan nama-Mu ya Allah, aku hidup dan aku mati." (HR. Bukhari)
Doa ini diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan merupakan doa yang paling sering dibaca Rasulullah SAW sebelum tidur. Dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, doa ini disebutkan sebagai doa yang dianjurkan untuk dibaca setiap kali hendak tidur.
4. Doa Perlindungan dari Kegelisahan Sebelum Tidur
Arab: اللَّهُمَّ غَارَتِ النُّجُومُ، وَهَدَأَتِ الْعُيُونُ، وَأَنْتَ حَيٌّ قَيُّومٌ، يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ، أَنِمْ عَيْنِي وَأَهْدِئْ لَيْلِي
Latin: Allahumma ghaaratil nujuumu, wa hada'atil 'uyuunu, wa anta hayyun qayyuumun, yaa hayyu yaa qayyuumu, anim 'ainii wa ahdi' lailii
Artinya: "Ya Allah, bintang-bintang telah tenggelam, mata-mata telah terpejam, dan Engkau Mahahidup lagi Maha Berdiri Sendiri. Wahai Yang Mahahidup, Wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, tidurkanlah mataku dan tenangkanlah malamku."
Doa ini dianjurkan untuk dibaca ketika seseorang merasa gelisah atau sulit tidur. Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, doa ini disebutkan sebagai doa yang membantu menenangkan hati dan memudahkan tidur.
Amalan-Amalan Sebelum Tidur Rasulullah SAW
Selain doa, Rasulullah SAW juga memiliki kebiasaan yang perlu dincontoh umat Islam. Berikut rinciannya:
1. Membersihkan atau Menyapu Tempat Tidur
Rasulullah SAW bersabda: "Apabila seseorang di antara kalian menempati peraduannya, hendaklah terlebih dahulu menyapu tempat tidurnya dengan bagian dalam kainnya, karena sesungguhnya dia tidak mengetahui kotoran apa yang telah ditinggalkannya pada peraduannya itu." (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menjelaskan bahwa menyapu tempat tidur adalah sunnah yang sering dilupakan, padahal memiliki manfaat besar untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan tidur.
2. Berwudhu
Rasulullah SAW bersabda: "Apabila engkau hendak tidur, berwudhulah seperti wudhumu untuk shalat." (HR. Bukhari dan Muslim).
Dalam Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menjelaskan bahwa berwudhu sebelum tidur adalah amalan yang sangat dianjurkan karena menjaga kesucian diri dan mengundang malaikat untuk bermalam di dekatnya.
3. Menghadap Kiblat dan Tidur Miring ke Kanan
Rasulullah SAW bersabda: "Berbaringlah di sisi kananmu ketika tidur." (HR. Bukhari, no. 247, dan Muslim, no. 2710).
Dalam Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, dijelaskan bahwa tidur menghadap kiblat dan miring ke kanan adalah posisi yang dianjurkan dalam Islam, karena posisi ini memberikan ketenangan dan kesehatan bagi tubuh.
4. Membaca Ayat Kursi dan Tiga Surat Perlindungan
Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa membaca tiga surat terakhir dari Alquran (Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas) setiap malam, maka Allah akan melindunginya dari segala keburukan." (HR. Tirmidzi, no. 2902).
Dalam Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menjelaskan bahwa membaca ketiga surat ini sebelum tidur adalah amalan yang paling kuat untuk melindungi diri dari gangguan setan dan ketindihan.
5. Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir
Rasulullah SAW mengajarkan kepada Ali dan Fathimah radhiyallahu 'anhuma untuk membaca tasbih 33 kali, tahmid 33 kali, dan takbir 34 kali sebelum tidur.
Dalam Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menjelaskan bahwa amalan ini adalah wasiat Nabi yang sangat dianjurkan untuk diamalkan setiap malam.
Faedah Mengamalkan Doa dan Amalan Sebelum Tidur
1. Mendapatkan Perlindungan dari Gangguan Setan dan Jin
Doa dan amalan sebelum tidur berfungsi sebagai benteng yang melindungi seorang hamba dari gangguan setan dan jin, termasuk ketindihan. Dalam Hisnul Muslim, Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani menjelaskan bahwa barang siapa membaca Ayat Kursi dan tiga surat perlindungan sebelum tidur, maka ia akan dijaga oleh Allah hingga pagi hari.
2. Menenangkan Hati dan Memperbaiki Kualitas Tidur
Dr. MS. Udin, MA dalam bukunya Konsep Dzikir dalam Al-Qur'an dan Implikasinya terhadap Kesehatan menjelaskan bahwa dzikir dan doa sebelum tidur memberikan efek relaksasi dan ketenangan jiwa, sehingga seseorang dapat tidur dengan lebih nyenyak. Penelitian menunjukkan bahwa membaca Al-Mulk dan As-Sajdah sebelum tidur berdampak positif pada ketenangan tidur.
3. Meneladani Sunnah Nabi SAW
Mengamalkan doa dan amalan sebelum tidur adalah bentuk meneladani sunnah Nabi SAW. Dalam Sunnah dan Dzikir Harian Nabi SAW, Dr. Abdullah bin Hamod Al-Forih menegaskan bahwa Nabi tidak pernah meninggalkan amalan-amalan ini, dan umat Islam sepatutnya menghidupkan kembali sunnah yang sering dilupakan ini.
4. Menjaga Kesehatan Mental dan Mencegah Stres
Ketindihan sering kali menimbulkan rasa takut dan cemas. Dengan membaca doa perlindungan, seseorang dapat mengelola rasa takutnya dan menyerahkan segala urusannya kepada Allah. Dr. MS. Udin, MA menjelaskan bahwa dzikir mampu mengendalikan stres sehingga produksi hormon menjadi seimbang dan meminimalisasi terjadinya gangguan penyakit.
5. Mendapatkan Pahala dan Keberkahan
Setiap amalan yang dilakukan dengan ikhlas karena Allah akan mendapatkan pahala. Dalam Doa-Doa Pilihan Terbaik karya Abdurrazzaq bin Abdulmuhsin Al-Badr, dijelaskan bahwa doa sebelum tidur adalah amalan ringan yang memiliki pahala besar dan mendatangkan keberkahan dalam hidup.
Pertanyaan Doa Sebelum Tidur
1. Apa doa yang paling utama dibaca agar tidak ketindihan?
Doa yang paling utama adalah Allahumma innii 'audzubika min 'amalais syaythooni wa sayyiatil akhlaami (Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk). Doa ini dianjurkan untuk dibaca sebelum tidur agar terhindar dari gangguan setan dan mimpi buruk.
2. Kapan waktu terbaik membaca doa agar tidak ketindihan?
Waktu terbaiknya adalah sebelum tidur, setelah berwudhu dan membersihkan tempat tidur. Jika sudah mengalami ketindihan, dianjurkan membaca doa ruqyah yang diajarkan Rasulullah SAW.
3. Apakah ketindihan itu nyata dalam Islam?
Ya, ketindihan dalam Islam diyakini sebagai salah satu bentuk gangguan setan atau jin. Rasulullah SAW mengajarkan doa-doa perlindungan untuk menghadapinya.
4. Apa amalan yang dianjurkan sebelum tidur menurut Rasulullah?
Amalan yang dianjurkan antara lain membersihkan tempat tidur, berwudhu, tidur menghadap kiblat dan miring ke kanan, membaca Ayat Kursi, tiga surat perlindungan (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas), serta membaca tasbih, tahmid, dan takbir.
5. Apakah doa sebelum tidur bisa dibaca untuk orang lain?
Ya, doa sebelum tidur bisa dibaca untuk diri sendiri maupun untuk orang lain, terutama anak-anak atau keluarga yang sering mengalami ketindihan. Mendoakan kebaikan untuk saudara sesama Muslim adalah amalan yang dianjurkan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5041778/original/033342300_1733738907-Sampul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383535/original/061676900_1793090887-bpjs_kesehatan_bantuan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5161701/original/008785900_1741847414-1741841314057_penyebab-ketindihan-saat-tidur.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317322/original/086214400_1786008601-28ec66d8-530c-4f30-b7e4-08579033ae89.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384017/original/084221300_1793147810-20261027_145345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334902/original/057214100_1787904674-1000420049.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4397210/original/034811800_1681628824-Malam_25_Ramadan__Ribuan_Jemaah_Khusyuk_Menjemput_Lailatul_Qadar_di_Masjid_Istiqlal-ARBAS_4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4722623/original/053703200_1705887794-vasilis-caravitis-WGOpvIKwq3Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384011/original/073363400_1793143589-1001798898.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334878/original/016778100_1787903186-Yusuf_Mahardika_as_Damar__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384009/original/016790500_1793142038-Screenshot_2026-10-28_055813.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384007/original/099322200_1793140722-IMG-20261027-WA0074.jpg)