Liputan6.com, Jakarta - Barang di kamar tidur yang sebaiknya tidak menempel terus pada dinding lembap perlu diperhatikan agar furnitur dan perlengkapan rumah tidak mudah berjamur atau berbau apek. Dinding yang lembap juga dapat membuat bagian belakang lemari, kasur, dan benda lainnya mengalami kerusakan jika dibiarkan dalam waktu lama.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melalui WHO Guidelines for Indoor Air Quality: Dampness and Mould (2009), yang disunting WHO Regional Office for Europe, menjelaskan bahwa kelembapan menetap dan pertumbuhan jamur di dalam bangunan berkaitan dengan peningkatan risiko gangguan pernapasan, alergi, dan asma. Karena itu, menjaga sirkulasi udara serta mengatasi sumber kelembapan menjadi langkah penting untuk menciptakan kamar yang lebih sehat.
Sejumlah barang berbahan kayu, kain, dan kertas lebih rentan mengalami masalah ketika terpapar kondisi lembap. Berikut barang di kamar tidur yang sebaiknya tidak menempel terus pada dinding lembap dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Rabu (28/10/2026).
Advertisement
1. Lemari pakaian
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353636/original/033018400_1789972819-f6a3288b-820f-40ab-b65f-0f5583be8761.jpg)
Lemari pakaian termasuk furnitur yang sebaiknya tidak ditempatkan menempel langsung pada dinding lembap. Ukurannya yang besar dapat menghalangi sirkulasi udara sehingga bagian belakang lemari dan permukaan dinding lebih sulit mengering.
Lemari berbahan kayu, papan partikel, atau bahan berlapis juga berisiko mengalami perubahan bentuk, pengelupasan lapisan, dan bau apek ketika terus terpapar kelembapan. Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) menjelaskan dalam A Brief Guide to Mold, Moisture and Your Home bahwa jamur dapat tumbuh pada permukaan dinding di belakang furnitur ketika terjadi pengembunan.
Geser lemari agar terdapat celah di antara furnitur dan dinding. Periksa bagian belakangnya secara berkala, terutama jika kamar berbau apek atau terdapat bercak gelap di dekat lantai.
Advertisement
2. Ranjang dan sandaran kepala tempat tidur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314101/original/008919300_1785733855-WhatsApp_Image_2026-08-03_at_12.08.48.jpeg)
Ranjang yang menempel pada dinding lembap dapat menghambat pergerakan udara di area belakangnya. Kondisi tersebut membuat bagian dinding lebih sulit mengering, khususnya jika kamar jarang mendapat udara segar.
Sandaran kepala berbahan kayu, busa, atau kain juga perlu diperhatikan. Bagian yang tertutup rapat dapat menjadi tempat kelembapan bertahan dan memungkinkan jamur tumbuh ketika permukaannya cukup basah. EPA memasukkan bagian dinding di belakang furnitur sebagai salah satu lokasi yang berpotensi mengalami pertumbuhan jamur tersembunyi.
Pindahkan ranjang sedikit menjauh dari dinding yang bermasalah. Bersihkan dan periksa bagian belakang sandaran kepala secara berkala agar tanda kelembapan tidak terlambat diketahui.
3. Kasur dan bantal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331537/original/081448900_1787549648-marta-filipczyk-0JgvkiOpIYk-unsplash.jpg)
Kasur yang terus menempel pada dinding lembap berisiko menyerap kelembapan, terutama jika bagian belakangnya jarang terkena aliran udara. Kondisi ini dapat menimbulkan bau tidak sedap dan meningkatkan risiko pertumbuhan jamur pada bahan yang lembap.
Bantal yang diletakkan di antara kasur dan dinding juga dapat terkena masalah serupa. Bahan kain dan busa perlu dijaga tetap kering karena kelembapan yang bertahan dapat memengaruhi kebersihan perlengkapan tidur.
Beri jarak antara kasur dan dinding, lalu biarkan area tersebut mendapat aliran udara. Jika kasur atau bantal sudah berjamur, lembap berkepanjangan, atau berbau apek yang tidak hilang, jangan langsung menggunakannya kembali sebelum kondisinya ditangani dengan tepat.
Advertisement
4. Meja nakas dan laci penyimpanan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5543189/original/087971600_1775018379-kecil_tanpa_lemari_3.jpg)
Meja nakas dan lemari laci berukuran kecil sering ditempatkan dekat ranjang sehingga mudah didorong hingga menempel pada dinding. Kebiasaan ini dapat membuat sisi belakang furnitur jarang diperiksa dan luput dari pembersihan.
Bagian bawah serta belakang meja juga berisiko terkena kelembapan apabila dinding atau lantai di sekitarnya basah. Jamur dapat tumbuh pada bahan kayu dan berbagai material lain ketika tersedia kelembapan yang cukup, sebagaimana dijelaskan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dalam laman Mold.
Sisakan celah antara meja dan dinding agar udara dapat bergerak. Hindari meletakkan furnitur ini di depan bagian dinding yang mengalami kebocoran atau terus-menerus basah sebelum penyebabnya diperbaiki.
5. Rak buku, dokumen, dan kardus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308373/original/013138900_1785139295-Ide_Desain_Kamar_dengan_Rak_Buku_yang_Sesuai_dengan_Kepribadianmu_yang_Bikin_Semangat_Meraih_Cita-Cita.jpg)
Buku, dokumen, serta kardus penyimpanan sebaiknya tidak ditumpuk di sudut kamar yang lembap. Kertas dan kardus mudah menyerap air dari lingkungan sehingga dapat berubah bentuk, berbau apek, atau ditumbuhi jamur.
CDC menjelaskan bahwa jamur dapat tumbuh pada sejumlah bahan di dalam rumah, termasuk kertas, kardus, kayu, karpet, kain, dan pelapis furnitur. Karena itu, rak yang ditempelkan pada dinding lembap dapat meningkatkan risiko kerusakan pada koleksi buku dan barang yang disimpan di dalamnya.
Tempatkan buku dan dokumen pada rak yang kering dengan jarak dari dinding. Gunakan kotak penyimpanan yang bersih dan pastikan barang benar-benar kering sebelum disimpan agar kelembapan tidak terperangkap di dalamnya.
Advertisement
6. Kursi berlapis kain dan sofa kecil
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355429/original/048791100_1790130740-014f4254-faaf-40bb-a86e-8a2058a2ff93.jpg)
Kursi berlapis kain atau sofa kecil yang ditempatkan di kamar tidur juga perlu dijauhkan dari dinding lembap. Bahan pelapis dan busa di dalamnya dapat menyimpan kelembapan apabila terpapar air atau berada di ruangan yang terlalu lembap.
Masalahnya tidak selalu terlihat dari bagian depan. Jamur bisa tumbuh pada sisi furnitur yang bersentuhan dengan dinding, sementara bau apek menjadi tanda awal yang patut diperhatikan. CDC menyebutkan bahwa jamur dapat tumbuh pada kain dan bahan pelapis furnitur ketika kondisi mendukung.
Atur posisi kursi agar tidak menempel pada dinding yang bermasalah. Bersihkan bagian belakang dan bawahnya secara berkala, lalu keringkan segera jika terkena air.
7. Pakaian, seprai, dan gorden
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9347264/original/052523900_1789288358-1.jpg)
Pakaian yang digantung di belakang pintu atau disimpan pada gantungan dekat dinding lembap dapat menyerap bau tidak sedap. Masalah serupa dapat terjadi pada seprai, selimut, dan gorden yang terus bersentuhan dengan permukaan dinding basah.
Bahan tekstil yang lembap lebih berisiko ditumbuhi jamur daripada bahan yang terjaga kering. CDC menjelaskan bahwa jamur dapat tumbuh pada kain dan berbagai bahan rumah tangga lainnya apabila tersedia kelembapan yang cukup.
Hindari menggantung pakaian basah di kamar atau membiarkan gorden terus menempel pada dinding yang lembap. Pastikan pakaian dan perlengkapan tidur benar-benar kering sebelum disimpan atau digunakan kembali.
Advertisement
8. Perangkat elektronik dan kabel listrik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9327855/original/072585000_1787127102-379c77f0-2860-4a68-b8a8-55a676601c38.jpg)
Televisi, pengisi daya, stopkontak tambahan, dan perangkat elektronik lain sebaiknya tidak ditempatkan pada bagian dinding yang basah. Kelembapan yang berlebihan berpotensi merusak perangkat dan meningkatkan risiko gangguan listrik apabila air mencapai komponen yang dialiri listrik.
Bagian belakang televisi atau meja komputer yang ditempatkan rapat pada dinding juga dapat membuat area tersebut sulit diperiksa. Kebiasaan menutup seluruh permukaan dinding dengan barang dapat menyulitkan penghuni mendeteksi kebocoran atau pertumbuhan jamur sejak awal. EPA menyarankan penanganan sumber kelembapan dan peningkatan pergerakan udara untuk mengurangi masalah pengembunan.
Jauhkan perangkat elektronik dari dinding yang basah dan jangan menempatkan sambungan listrik di area yang berpotensi terkena air. Jika stopkontak atau perangkat sudah basah, jangan menyentuhnya; putuskan aliran listrik dari lokasi yang aman dan minta bantuan teknisi jika diperlukan.
Cara mencegah barang di kamar tidur rusak akibat dinding lembap
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4956189/original/098892800_1727655669-pexels-nastyasensei-66707-376531.jpg)
Memindahkan barang merupakan langkah awal, tetapi tidak menyelesaikan masalah jika sumber kelembapan masih ada. Periksa kemungkinan kebocoran pipa, rembesan air hujan, kerusakan dinding, atau pengembunan akibat sirkulasi udara yang buruk.
Menurut A Brief Guide to Mold, Moisture and Your Home dari EPA, pengendalian kelembapan merupakan langkah utama untuk mengendalikan jamur. EPA juga menyarankan agar area dan barang yang terkena air dikeringkan dalam 24–48 jam jika memungkinkan untuk membantu mencegah pertumbuhan jamur.
Buka jendela ketika kondisi memungkinkan dan pastikan ventilasi tidak terhalang. Kementerian Perumahan, Komunitas, dan Pemerintah Daerah Inggris dalam panduan Understanding and addressing the health risks of damp and mould in the home yang diperbarui pada 1 April 2026 juga menyarankan pemberian jarak antara furnitur dan dinding luar rumah untuk membantu mengurangi risiko lembap dan jamur.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Barang di Kamar Tidur yang Sebaiknya Tidak Menempel Terus Pada Dinding Lembap
1. Mengapa barang di kamar tidur tidak boleh menempel pada dinding lembap?
Posisi tersebut menghambat aliran udara dan dapat membuat kelembapan bertahan. Kondisi ini meningkatkan risiko jamur, bau apek, dan kerusakan barang.
2. Berapa jarak ideal antara lemari dan dinding lembap?
Sisakan celah beberapa sentimeter agar udara dapat bergerak. Jarak yang diperlukan bergantung pada kondisi kamar dan tingkat kelembapan.
3. Apakah kasur yang berbau apek masih aman digunakan?
Bau apek dapat menandakan adanya kelembapan atau jamur. Periksa kondisi kasur dan tangani sumber kelembapannya sebelum menggunakannya kembali.
4. Bagaimana cara mencegah jamur di belakang lemari?
Beri jarak antara lemari dan dinding, perbaiki kebocoran, tingkatkan ventilasi, serta periksa bagian belakang lemari secara berkala.
5. Apakah mengecat ulang dinding bisa mengatasi kelembapan?
Tidak selalu. Sumber air harus diperbaiki dan permukaan harus dibersihkan serta dikeringkan sebelum pengecatan dilakukan.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384221/original/069034000_1793161865-Screenshot_2026-10-28_111726.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5150531/original/011713400_1741077091-Kuda1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9311499/original/049377200_1785403837-0fc7f2d8-2807-4879-9db1-7059320cb74a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566968/original/005511500_1777262213-kamar_2x3_1a.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5262980/original/004368200_1750759720-front-view-young-attractive-businesswoman-black-shirt-black-jacket-using-her-silver-laptop-working-inside-her-office-work-job-building__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373349/original/011502900_1791963110-01M4TE3YVQXES6HFR4G5BXC737.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4771927/original/054344100_1710390950-portrait-young-people-with-thought-bubble.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4739023/original/098035700_1707469901-Ilustrasi_belanja__supermarket__produk_lokal.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373351/original/001339400_1791963112-01M4TDYZC2V7RR6FJ3ZGPXMKVZ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317322/original/086214400_1786008601-28ec66d8-530c-4f30-b7e4-08579033ae89.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4722623/original/053703200_1705887794-vasilis-caravitis-WGOpvIKwq3Y-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363072/original/073988800_1790838980-Depositphotos_839696924_L.jpg)