Liputan6.com, Jakarta -Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (29/10/2026). Harga emas Antam hari ini terkoreksi Rp 11.000, setelah pada perdagangan sebelumnya menguat Rp 20.000.
Berdasarkan pantauan di laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam dipatok Rp 2.559.000 per gram. Pada perdagangan kemarin, emas Antam dijual seharga Rp 2.570.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback (jual kembali) juga ikut turun sebesar Rp 11.000 per gram. Harga buyback emas Antam kini berada di posisi Rp 2.354.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.365.000 per gram.
Advertisement
Harga buyback merupakan nilai yang diterima pemilik emas ketika menjual kembali batangan emasnya kepada Antam.
Pergerakan harga emas Antam dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti tren pasar dan pergerakan harga emas dunia.
Sebagai catatan, harga emas Antam pernah menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa (all-time high) sebesar Rp 3.168.000 per gram pada Kamis (29/1/2026) dengan harga buyback mencapai Rp 2.989.000 per gram.
Sesuai aturan pemerintah, transaksi emas Antam dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22. Pembelian emas batangan dikenakan PPh 22 sebesar 0,25%. Sementara itu, untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5% yang dipotong langsung dari total nilai penjualan.
Berikut rincian harga dasar emas Antam pada Kamis (29/10/2026):
- 0,5 gram: Rp 1.329.000
- 1 gram: Rp 2.559.000
- 2 gram: Rp 5.068.000
- 3 gram: Rp 7.584.000
- 5 gram: Rp 12.610.000
- 10 gram: Rp 25.140.000
- 25 gram: Rp 62.685.000
- 50 gram: Rp 125.205.000
- 100 gram: Rp 250.260.000
- 250 gram: Rp 625.340.000
- 500 gram: Rp 1.250.400.000
- 1.000 gram: Rp 2.499.600.000
Harga Emas Dunia Anjlok
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349514/original/042048300_1789531576-ChatGPT_Image_Sep_16__2026__11_05_46_AM.jpg)
Harga emas dunia melemah pada perdagangan Rabu setelah kenaikan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi. Pelaku pasar juga mencermati pernyataan Ketua Federal Reserve Amerika Serikat (AS) Kevin Warsh setelah bank sentral mempertahankan suku bunga acuan.
Mengutip CNBC, Kamis (29/10/2026), harga emas di pasar spot turun 0,5 persen menjadi US$ 4.039,39 per ons. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup melemah 0,6 persen ke posisi US$ 4.051,60 per ons.
The Fed mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,75%-4%, sesuai perkiraan pasar. Bank sentral memilih menunggu data inflasi tambahan dan perkembangan setelah pemilihan paruh waktu AS pekan berikutnya sebelum mengubah kebijakan suku bunga.
Harga emas sempat bergerak positif ketika Warsh menyampaikan pernyataan setelah pengumuman kebijakan. Namun, logam mulia kembali melemah setelahnya.
Kenaikan harga minyak dan imbal hasil obligasi pemerintah AS menjadi faktor yang membatasi daya tarik emas sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil bunga.
Advertisement
Imbal Hasil Obligasi AS Tekan Harga Emas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
Pedagang logam independen Tai Wong mengatakan kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS berpotensi membatasi penguatan emas.
“Imbal hasil Treasury tenor panjang bergerak naik karena pasar belum sepenuhnya puas dengan penjelasan Warsh mengenai keputusan mempertahankan suku bunga hari ini. Suku bunga yang lebih tinggi akan terus menekan harga emas. Saya tidak berpikir logam mulia akan mengalami aksi jual besar-besaran, tetapi ruang kenaikannya mungkin terbatas,” kata Wong.
The Fed meningkatkan penilaiannya terhadap kondisi ekonomi AS, meski mengakui bahwa inflasi “masih tinggi”. Dalam konferensi pers, Warsh menegaskan bank sentral telah menunjukkan kesediaan dan kesiapan untuk bertindak.
Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun terakhir naik 4,11 basis poin menjadi 5,034 persen.
Sementara itu, perangkat FedWatch milik CME menunjukkan pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga AS pada Desember mencapai 86%. Angka ini turun dari 88% sebelum pengumuman kebijakan.
Investor kini menantikan data belanja konsumsi pribadi (PCE) AS yang dijadwalkan rilis Kamis untuk memperoleh petunjuk lebih lanjut mengenai arah kebijakan moneter berikutnya.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9376757/original/016204500_1792391224-cek_fakta_jasa_marga.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357774/original/082781700_1790305729-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-25T100732.986.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352149/original/042458700_1610959708-20210118-Emas-Antam-3.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9349515/original/027309100_1789531590-Gemini_Generated_Image_eq0tzleq0tzleq0t.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975025/original/099793100_1648205102-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4156442/original/088611200_1663062671-Emas6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219629/original/039640900_1747221144-20250514-Harga_Emas-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472767/original/057429900_1768375315-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309012/original/011632200_1785214700-Gemini_Generated_Image_5o6uim5o6uim5o6u.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5472770/original/094808400_1768375318-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352153/original/096135700_1610959711-20210118-Emas-Antam-7.jpg)