Liputan6.com, Jakarta - Proses pembangunan Embung Penganten Ali di Jalan Penganten Ali III, RW 6, Ciracas, Jakarta Timur, terus dikebut. Embung ini memiliki total luasan 0,9 hektare.
"Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, dapat menambah kapasitas tampungan air untuk membantu mengurangi risiko banjir di kawasan sekitarnya," kata Ketua Subkelompok Geologi dan Konservasi Air Baku Dinas SDA DKI Jakarta Ikhwan Maulani dikutip Antara, Kamis (29/10/2026).
Selain untuk pengendalian banjir, embung tersebut diharapkan sebagai waduk konservasi yang mendukung tata air dan menjaga kualitas ekologis lingkungan.
Advertisement
"Embung Penganten Ali memiliki luas penampang kering sekitar 0,5 hektare dan penampang basah 0,4 hektare ini juga sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat," ujar Ikhwan.
Tempat Rekreasi
Ikhwan menjelaskan pembangunan Embung Penganten Ali tidak hanya berfokus pada pengendalian banjir, tetapi juga diarahkan untuk memberikan manfaat sosial bagi masyarakat.
"Selain itu, kita juga menginginkan agar waduk ini bermanfaat bagi masyarakat yang ada di sekitarnya sebagai ruang interaksi publik, warga dapat berolahraga, dan juga berekreasi," jelas Ikhwan.
Pembangunan embung dilengkapi berbagai fasilitas penunjang untuk mendukung fungsi tersebut, meliputi anjungan, jembatan, gerbang warga, area tempat duduk (seating area).
Lalu, ada tempat berteduh (shelter), gerbang utama, toilet umum, pos jaga, rumah cacah, dan jembatan penghubung (ramp excavator).
Menurut Ikhwan, fasilitas tersebut dirancang untuk menunjang operasional embung sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam memanfaatkan kawasan sebagai ruang publik.
"Sejumlah fasilitas telah disiapkan agar masyarakat dapat menikmati kawasan embung untuk berbagai aktivitas," ucap Ikhwan.
Ikhwan berharap pengembangan kawasan di sekitar embung dengan konsep kelestarian lingkungan (Green), pembelajaran atau edukasi (Education), rekreasi atau wisata (Recreation) dapat mendukung kegiatan rekreasi hingga olahraga di Jakarta Timur.
"Melalui pembangunan ini, Dinas SDA DKI Jakarta berharap Embung Penganten Ali dapat berfungsi secara optimal sebagai tampungan air, kawasan konservasi air tanah, dan ruang terbuka hijau yang aman serta inklusif," kata Ikhwan.
Target Rampung Bulan Depan
Sementara itu, Camat Ciracas Panangaran Ritonga menargetkan progres pekerjaan Embung Penganten Ali rampung pada 15 Desember 2026.
"Hingga saat ini, progres pekerjaan diketahui sudah mencapai sekitar 60 persen dan ditargetkan rampung pada 15 Desember 2026," kata Ritonga.
Advertisement
Asal Usul Jalan Pengantin Ali
Jalan Pengantin Ali menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya Betawi di Jakarta. Penamaan jalan ini bermula dari kisah cinta seorang pemuda bernama Ali pada pujaan hatinya di era kolonial.
Kawasan itu dulunya hanya daerah pemukiman kecil dengan ragam permasalahan sosial yang sangat beragam. Di tempat yang sama, cerita kisah Ali menjadi bagian dari identitas lokal yang hingga saat ini dikenang dan menjadi salah satu nama jalan.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384458/original/090026400_1793172561-Screenshot_2026-10-28_141303.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385292/original/020706800_1793250484-InShot_20261029_103628280__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3422244/original/091053300_1617783755-079120000_1577866352-20200101-Ciliwung-Meluap_-Banjir-Rendam-Kawasan-Rawajati-6.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323541/original/063249200_1786618968-188564.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4275176/original/062767300_1672218796-Banjir_Rob_Landa_Pelabuhan_Muara_Baru-Johan_Tallo-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8598578/original/064617400_1782571376-45020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373598/original/035832400_1791969676-Mesin_Pencacah_Sampah_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384017/original/084221300_1793147810-20261027_145345.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9383955/original/036780200_1793116048-pg27-banjir-tka-3da99b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383766/original/069382000_1793097438-20261027_144255.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382883/original/079349900_1793020096-7e71cda0-6330-4e00-b7c0-8feb8aa861e0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/thumbnails/9382061/original/071769100_1792935167-pg25-banjir-tapteng-954408.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375538/original/050729700_1792153861-Banjir_Istanbul.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374704/original/053691500_1792060647-IMG_5735.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373155/original/065213000_1791953415-WhatsApp_Image_2026-10-14_at_11.35.26__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372851/original/009568000_1791895250-email-attachment_2026_10_13_windanelfira-at-klyid_cegah-banjir-dki-targetkan-embung-kebagusan-hingga-waduk-tiu-beroperasi-pada-2027_IMG_5683.jpeg)