Liputan6.com, Jakarta - Polisi meringkus tersangka penjambretan berinisial SB (28) di wilayah Beji, Depok. Tersangka diketahui merupakan residivis kasus serupa dan kini kembali berurusan dengan polisi.
Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Made Gede Oka Utama, mengatakan penangkapan tersangka berawal dari laporan korban berinisial SF yang mengalami penjambretan. Peristiwa itu terjadi saat korban berjalan dari tempat kos menuju kampusnya.
"Tersangka yaitu SB yang kebetulan residivis dua kali, pernah melakukan tindak pidana, pertama 2019 dan juga di 2022," ujar Oka, Kamis (29/10/2026).
Advertisement
Oka menjelaskan, tersangka menggunakan sepeda motor saat menjambret korban. Tersangka berusaha menarik tas korban yang sedang berjalan kaki.
"Akibatnya korban terjatuh di mana tas tersebut berisi barang berharga milik korban," jelas Oka.
Setelah berhasil mengambil tas korban, tersangka berusaha melarikan diri dari kejaran korban. Korban mengalami luka dan dibawa ke rumah sakit oleh warga yang mengetahui kejadian tersebut.
"Atas peristiwa tersebut, korban ataupun keluarga korban melapor ke Polsek Beji," terang Oka.
Usai menerima laporan, Tim Opsnal Polres Metro Depok bersama Unit Reskrim Polsek Beji melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.
"Kami berhasil mengungkap identitas tersangka dan berusaha melakukan penangkapan," ucap Oka.
Tersangka Ditangkap
Oka mengungkapkan, polisi mencari tersangka yang melarikan diri untuk menghindari kejaran petugas. Tersangka akhirnya ditangkap di sebuah minimarket di wilayah Jakarta Selatan.
"Tersangka ini berusaha melarikan diri, sehingga pada saat penangkapan pun kami mendapatkannya di minimarket, pada saat tersangka sedang berbelanja," ungkap Oka.
Selain mengamankan tersangka, Polres Metro Depok turut menyita sejumlah barang bukti, seperti pakaian yang digunakan tersangka dan tas milik korban. Sepeda motor yang digunakan tersangka saat melakukan penjambretan juga turut diamankan.
"Untuk tab korban telah dijual tersangka senilai Rp 13.500.000 dan uangnya digunakan untuk kepentingan pribadi," tutur Oka.
Tersangka diduga menyasar pejalan kaki yang membawa barang berharga maupun orang yang sedang bermain handphone di pinggir jalan. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 479 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.
"Adapun ancaman hukumannya sembilan tahun penjara," pungkas Oka.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385628/original/052784000_1793262302-Screenshot_2026-10-29_145400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385832/original/052292900_1793271387-Bimas_Hindu_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385643/original/061071200_1793262745-cek_fakta_bpjs_kopdes.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9321860/original/097207600_1786506941-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-12T105431.565.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385973/original/085405400_1793287907-20261029_141247.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4562919/original/059516400_1693824680-criminal-handcuffs.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383851/original/092933900_1793105543-savarese.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309810/original/078110300_1785286920-taveres_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385941/original/034065800_1793283287-IMG_20261029_185655.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385944/original/099469000_1793283593-1000672334.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385910/original/060288000_1793279864-4ef5d21b05a0e0ba9c1a84c068c65e5d.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385905/original/062255500_1793278961-WhatsApp_Image_2026-10-29_at_17.04.20__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385831/original/019318700_1793271299-1001804596.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385806/original/040235500_1793270300-e33d97d0.jpg)