Liputan6.com, Jakarta -Binance menyatakan pada Jumat, (30/10/2026), sebuah insiden keamanan telah berdampak dengan perkiraan kerugian US$ 6,3 miliar atau Rp 114,29 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.140). Sejauh ini asetkripto US$ 3 miliar atau Rp 54,42 triliun telah dibekukan. Binance berkomitmen menanggung seluruh kerugian yang terjadi.
Mengutip CNBC, Jumat, (30/10/2026), bursa kripto terbesar di dunia ini mengungkapkan investigasi awal menunjukkan insiden keamanan ini kemungkinan melibatkan laptop seorang insinyur DevOps yang telah disusupi. Hal ini memungkinkan penyerang mengakses kontainer layanan dan melakukan transaksi penarikan dana tanpa izin.
Salah satu pendiri Binance, Yi He, menyatakan layanan deposit tidak terdampak dan tetap beroperasi seperti biasa. Saat ini, pihak bursa sedang melakukan peningkatan pada layanan penarikan dan kontrol alamat terkait. Layanan penarikan diperkirakan akan mulai dipulihkan dalam 48 jam ke depan.
Advertisement
Binance menegaskan akan menanggung seluruh kerugian menggunakan Secure Asset Fund for Users (SAFU) serta dana perusahaan. Perseroan juga memastikan dana nasabah tetap aman.
Selain itu, Binance telah menangguhkan sementara layanan deposit dan penarikan, mencabut otorisasi alamat yang terdampak, serta melibatkan aparat penegak hukum dan perusahaan intelijen blockchain untuk melacak dan memulihkan dana tersebut.
Perusahaan juga berencana untuk menerbitkan laporan teknis serta pembaruan mengenai Proof of Reserves (Bukti Cadangan) setelah upaya perbaikan selesai dilakukan.
"Kami tidak menemukan bukti adanya kebocoran kunci privat (private key) dompet. Kami akan membagikan analisis teknis mendalam setelah investigasi rampung dan fakta-fakta telah diverifikasi sepenuhnya," ujar pihak Binance.
Perusahaan Kripto Lain Bekukan Dana
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4527808/original/089132000_1691313398-drawkit-illustrations-5xlHjrzQO54-unsplash.jpg)
Pengumuman ini menyusul langkah sejumlah perusahaan kripto termasuk Circle Internet Group, Tether, dan Ripple yang turut membekukan dana terkait dengan peretasan tersebut.
Pada Jumat, harga Bitcoin turun lebih dari 4% menjadi US$ 77.994,96 atau Rp 1,41 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.140) akibat tekanan dari insiden peretasan ini terhadap pasar kripto. Saham Circle juga anjlok sekitar 5% dalam perdagangan di luar jam bursa (after-hours trading) pada Kamis.
"Tim kami telah menerima laporan mengenai potensi masalah keamanan dan sedang melakukan investigasi aktif," kata juru bicara Binance.
"Yakinlah bahwa dana pengguna sepenuhnya aman,” demikian disampaikan juru bicara Binance.
Melalui platform X, Binance juga menginformasikan bahwa perdagangan di Binance Alpha telah dihentikan sementara, seraya menambahkan total dana yang telah diverifikasi berhasil dibekukan mencapai US$ 2,54 miliar atau Rp 46,08 triliun.
Advertisement
Upaya Pihak Eksternal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4816486/original/000456500_1714383664-fotor-ai-20240429133814.jpg)
CEO Circle, Jeremy Allaire, mengungkapkan melalui unggahan di media sosial pada Kamis malam perusahaannya telah membekukan lebih dari 800 juta USD Coin yang terkait dengan insiden tersebut. CEO Tether penerbit stablecoin USDT, Paolo Ardoino juga menyampaikan melalui platform X perusahaannya telah membekukan lebih dari 1,5 miliar unit stablecoin miliknya yang diduga terkait dengan potensi peretasan.
Wakil presiden senior untuk stablecoin di Ripple, Jack McDonald menyatakan, pihaknya tengah aktif membekukan dana yang terdampak dalam RLUSD, stablecoin milik Ripple yang dipatok terhadap dolar AS.
Selanjutnya, Yi He mengungkapkan dalam sebuah pernyataan bahwa Ripple, perusahaan yang terafiliasi dengan XRP dan RLUSD, turut membantu menghentikan pergerakan dana US$ 200 juta atau Rp 3,6 triliun yang diduga terkait dengan serangan tersebut.
Namun, dana yang dibekukan itu mungkin hanya sebagian kecil dari total aset yang terdampak. Penyedia data kripto, Arkham Intelligence, mengaitkan hampir US$ 6 miliar aset digital termasuk bitcoin, ether, solana, dan berbagai stablecoin, dengan 55 alamat dompet yang diduga terlibat dalam potensi eksploitasi ini.
Arkham mengidentifikasi, melacak, dan menandai dompet kripto dengan menganalisis data blockchain yang tersedia untuk publik. Mereka juga menerima informasi dari anggota komunitasnya.
Eksploitasi bukanlah hal yang jarang terjadi di dunia kripto. Pada tahun 2025, Bybit mengalami kerugian sekitar US$ 1,5 miliar akibat peretasan.
Baru-baru ini, Bitget kehilangan aset digital senilai lebih dari US$ 350 juta dalam sebuah insiden pencurian siber. Selama beberapa tahun terakhir, pihak-pihak tidak bertanggung jawab juga telah menguras aset kripto senilai miliaran dolar AS dari berbagai bursa terdesentralisasi (decentralized exchanges).
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5558081/original/096705700_1776405688-cek_fakta_-_dana_bantuan_hindu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385829/original/024402600_1793271201-Screenshot_2026-10-29_174018.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5221825/original/025442000_1747374422-VaksinTb1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385628/original/052784000_1793262302-Screenshot_2026-10-29_145400.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4659718/original/012191600_1700712502-kanchanara-3ESepqQ5Yf0-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5312560/original/060717400_1754968440-WhatsApp_Image_2025-08-12_at_09.48.53_5f3125cb.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5546360/original/031125500_1775290630-WhatsApp_Image_2026-04-03_at_10.02.09.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3431559/original/018558900_1618622607-Ilustrasi_bank_jago_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5028254/original/041675300_1732871304-fotor-ai-2024112916726.jpg)