- Kinaryosih gugup memerankan Mak Eli karena sosok aslinya hadir.
- Sutradara Rizal Mantovani fokus pada cerita keluarga dan rasa kehilangan.
- Mak Eli menangis haru setelah menonton film, menandakan pesan tersampaikan.
Liputan6.com, Jakarta - Aktris Kinaryosih mengaku sempat dilanda gugup saat ditawari memerankan Mak Eli dalam film horor Putri Jangan Gentayangan Lagi. Hal itu disampaikannya saat ditemui di XXI Epicentrum, Jakarta Selatan, Jumat (30/10), usai gala premiere film tersebut.
Film garapan MVP Pictures ini diadaptasi dari kisah viral di kanal YouTube Lentera Malam yang telah ditonton lebih dari 25 juta kali. Mak Eli, sumber cerita aslinya, turut hadir menyaksikan sosoknya diperankan Kinaryosih di layar lebar.
Gugup Karena Sosok Asli Hadir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387489/original/082804500_1793509824-30474.jpg)
"Terus terang pertama kali aku ditawarin peran sebagai Mak Eli, deg-degan banget. Karena Mak Eli-nya kan ada di sini," ungkap Kinaryosih.
Rasa gugup itu berlanjut sejak tahap reading. Kinaryosih harus beradaptasi dengan logat Bekasi-Betawi yang jauh berbeda dari kesehariannya. Karakter Mak Eli juga sarat konflik batin, terutama dalam hubungannya dengan Putri.
Diberi Kebebasan oleh Rizal Mantovani
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387490/original/071055200_1793509825-30489.jpg)
"Jadi Mas Rizal memberikan kebebasan dan itu penting banget untuk seorang aktor. Jadi kita tetap mencari sendiri, tapi tetap ada basic-nya," tuturnya.
Sutradara Rizal Mantovani menyebut tantangan utama film ini adalah menjaga kekuatan cerita asli sekaligus menghadirkan pengalaman sinematik di layar lebar. Ia ingin penonton tidak sekadar merasa takut.
"Yang menarik dari kisah Putri bukan hanya terornya, tetapi juga cerita tentang keluarga dan rasa kehilangan yang sangat kuat di dalamnya. Saya ingin ketika kisah ini diangkat ke layar lebar, penonton tidak hanya merasakan ketakutan, tetapi juga memahami ikatan emosional antara Putri dan keluarganya. Horornya harus terasa dekat, karena semuanya berangkat dari sebuah keluarga yang kehilangan seseorang yang mereka cintai," ujar Rizal Mantovani.
Mak Eli Menangis Haru
Usai pemutaran, Kinaryosih melihat Mak Eli menitikkan air mata. Ia menilai reaksi itu menandakan tujuan pembuatan film ini telah tersampaikan. "Terus tapi aku lihat Mak Eli-nya sedih nangis, bukannya aku bahagia ya," kata Kinaryosih.
"Alhamdulillah overall semuanya jadi lancar dan ini yang paling berkesan banget karakter yang pernah aku mainkan karena masih ada sosok Mak Eli-nya," imbuhnya.
Film ini mengisahkan keluarga Mak Eli yang dihantui rangkaian gangguan supranatural setelah kehilangan Putri, orang yang mereka cintai. Di balik teror yang menghantui, tersimpan misteri tentang mengapa Putri seolah belum benar-benar meninggalkan keluarganya. Putri Jangan Gentayangan Lagi tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 5 November 2026.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5341096/original/044527500_1757304695-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__63_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348624/original/061599100_1789451727-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-15T125442.652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360581/original/074488200_1790655511-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-29T111631.534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387488/original/001013400_1793509824-30480.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4829165/original/007723300_1715494441-Screenshot_2024-05-12_131307.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387475/original/071697300_1793508455-7379.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387422/original/058186600_1793502993-30510.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387400/original/085224600_1793501231-Gia_Pratama_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386717/original/087746500_1793358441-MV5BM2ZkMzJiODAtMWE5OC00ZjFjLTg1ZjQtM2U2ZjcyYTIwYTM2XkEyXkFqcGc_._V1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387317/original/052023700_1793462959-SaveClip.App_883558360_18374937307266096_8022289163189624708_n.jpg)