Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat penurunan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia. Meski demikian, potensi munculnya titik api baru masih perlu diwaspadai, terutama di kawasan lahan gambut yang belum sepenuhnya terbebas dari bara api.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, berdasarkan data yang disampaikan pada Senin (2/11/2026), luas lahan terbakar di Kalimantan Tengah mencapai 351 hektare atau turun 42 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Di Papua Selatan, luas lahan terbakar tercatat 253 hektare atau turun 56 persen. Sementara itu, Sulawesi Tenggara mencatat 95 hektare atau turun 63 persen, dan Nusa Tenggara Timur seluas 16 hektare atau turun 36 persen.
Advertisement
"Papua Selatan di mana kemarin itu sampai mencapai 700 hektare lebih, saat ini tinggal 253 hektare atau turun 56 persen. Sulawesi Tenggara sebesar 95 hektare atau turun 63 persen. Nusa Tenggara Timur ada 16 hektare atau turun 36 persen," ujar Berton dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (2/11/2026).
Di sisi lain, BNPB mencatat luas lahan terbakar di Bangka Belitung mencapai delapan hektare. Sementara di Kalimantan Barat, luasnya tercatat 19 hektare atau meningkat 217 persen.
Berton mengingatkan, hujan yang mulai turun di sejumlah daerah belum sepenuhnya menghilangkan potensi kebakaran. Bara api di bawah permukaan tanah, terutama di kawasan gambut, masih berpotensi memicu titik api baru.
" Tentu kami tetap menghimbau dan akan melakukan upaya-upaya sehingga titik-titik api akan padam sehingga tidak menjadi masalah di kemudian hari setelah membesar," tutur dia.
BNPB Siagakan Armada Udara dan Modifikasi Cuaca
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9375547/original/014033500_1792155407-IMG_4808.jpg)
Untuk mengantisipasi meluasnya karhutla, BNPB menyiagakan 54 unit armada udara. Sebanyak 22 unit di antaranya digunakan untuk patroli dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), sementara 30 helikopter disiapkan untuk melakukan pemadaman melalui metode pengeboman air atau water bombing.
Helikopter tersebut disiagakan di sejumlah wilayah, antara lain Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Jambi, dan Riau.
Selain itu, BNPB juga melaksanakan OMC di sejumlah provinsi, termasuk Jawa Timur, Kalimantan Timur, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya.
Berton merinci, di Kalimantan Tengah telah dilakukan enam sorti penerbangan dengan menaburkan 9.300 kilogram bahan semai berupa dry ice maupun natrium klorida (NaCl). Hujan kemudian dilaporkan turun di Kotawaringin Barat, Sukamara, dan Murung Raya.
Di Kalimantan Selatan, BNPB melaksanakan dua sorti dengan menebarkan 3.000 kilogram garam atau NaCl. Hujan dilaporkan terjadi di Banjarbaru, Banjar, dan Tanah Laut.
Sementara di Sumatera Selatan, penyemaian dilakukan dengan menebarkan 7.200 kilogram garam. Hujan dilaporkan turun di Ogan Komering Ilir (OKI), Ogan Ilir, Banyuasin, dan Palembang.
BNPB, kata Berton, akan melanjutkan OMC selama kondisi atmosfer memungkinkan terbentuknya awan potensial untuk disemai sehingga dapat menghasilkan hujan di wilayah rawan kebakaran.
Advertisement
Papua Selatan Hadapi Kekeringan Ekstrem
Papua Selatan menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam penanganan karhutla. Berton menyebut OMC di wilayah tersebut telah dilakukan sejak 31 Oktober 2026. BNPB mencatat 901 titik panas pada 31 Oktober, kemudian turun menjadi 156 titik pada 1 November 2026.
Menurut Berton, Papua Selatan memiliki lahan gambut seluas 1,12 juta hektare. Wilayah dengan luasan gambut terbesar berada di Kabupaten Mappi dan Asmat. Dia juga menyebut tingkat kekeringan ekstrem di kawasan tersebut mencapai 70,7 persen.
Gubernur Papua Selatan dan Bupati Merauke telah menetapkan status tanggap darurat. BNPB juga mengaktifkan posko OMC di Lanud J.A. Dimara, Merauke, sejak 22 Oktober 2026.
Pada Senin (2/11/2026), BNPB melaksanakan dua sorti penerbangan selama lebih dari lima jam untuk menebarkan 2.000 kilogram garam di Kabupaten Merauke dan Boven Digoel.
"Hingga hari ke-11, OMC telah mencapai 17 sorti dengan NaCl yang disebarkan 17.000 kilogram, sisa stok masih relatif aman untuk selanjutnya akan disebarkan hari ini maupun di hari yang akan datang," papar Berton.
Meski demikian, pelaksanaan penanganan masih menghadapi kendala cuaca. Berton menyebut kondisi El Nino yang sangat kuat membuat wilayah tersebut tetap rentan terbakar. Awan hujan potensial cenderung tumbuh pada sore hingga malam hari, sementara kabut asap lintas batas Papua dan Papua Nugini masih terpantau.
BNPB menyatakan akan terus melakukan upaya modifikasi cuaca dan pemadaman untuk mencegah titik api berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388160/original/000171000_1793603790-HOAX__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320072/original/053154100_1786333844-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-10T104516.679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9380479/original/008000600_1792711880-AP26295568093223.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)