Liputan6.com, Jakarta -Cuaca panas membuat tubuh mengeluarkan keringat saat beraktivitas. Kondisi ini dapat memicu bau badan, terutama ketika seseorang menghabiskan waktu di luar ruangan atau menggunakan pakaian yang menahan keringat. Bau yang muncul bisa mengganggu aktivitas dan membuat seseorang kurang percaya diri saat berinteraksi dengan orang lain.
Berkeringat merupakan cara tubuh mengatur suhu agar tetap berada dalam kondisi yang diperlukan. Namun, keringat yang bercampur dengan bakteri pada permukaan kulit dapat menghasilkan bau. Kondisi ini sering muncul di area ketiak, kaki, dan bagian tubuh yang tertutup pakaian dalam waktu lama.
Ada beberapa trick bebas bau badan yang bisa diterapkan dalam rutinitas sehari-hari, terutama ketika cuaca panas membuat tubuh lebih sering berkeringat. Berikut adalah sejumlah langkah yang dapat membantu mengurangi bau badan selama beraktivitas yang dilansir Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin (2/11/2026).
Advertisement
1. Mandi secara Teratur dan Bersihkan Area yang Sering Berkeringat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388144/original/033442200_1793602695-6611.jpg)
Mandi membantu mengangkat keringat, minyak, dan bakteri yang menempel pada permukaan kulit. Ketika cuaca panas, tubuh dapat mengeluarkan keringat lebih sering sehingga mandi perlu menjadi bagian dari rutinitas harian. Bersihkan tubuh menggunakan sabun dan air, terutama setelah melakukan aktivitas yang memicu keringat.
Perhatikan beberapa bagian tubuh yang sering menjadi tempat munculnya bau, seperti ketiak, sela jari kaki, lipatan kulit, dan area selangkangan. Bersihkan bagian tersebut dengan cara yang sesuai dan bilas sampai tidak ada sisa sabun. Hindari menggosok kulit terlalu keras karena dapat menyebabkan iritasi.
Setelah mandi, keringkan tubuh menggunakan handuk bersih sebelum mengenakan pakaian. Pastikan bagian ketiak, sela jari kaki, dan lipatan kulit tidak masih basah. Kebiasaan ini membantu mengurangi kelembapan pada permukaan tubuh yang dapat mendukung pertumbuhan bakteri penyebab bau.
Advertisement
2. Gunakan Deodoran atau Antiperspiran Sesuai Kebutuhan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388145/original/044006300_1793602695-506.jpg)
Deodoran dan antiperspiran memiliki fungsi yang berbeda. Deodoran membantu mengendalikan bau badan, sedangkan antiperspiran bekerja dengan mengurangi jumlah keringat yang keluar. Memahami perbedaan keduanya dapat membantu seseorang memilih produk sesuai kebutuhan, terutama ketika aktivitas sehari-hari melibatkan banyak gerakan.
Antiperspiran dapat digunakan untuk mengurangi keringat pada area ketiak. Ikuti petunjuk pemakaian yang tertera pada kemasan. Beberapa produk bekerja dengan lebih baik ketika digunakan pada kulit yang kering sebelum tidur. Hindari mengoleskannya pada kulit yang mengalami luka atau iritasi.
Sementara itu, deodoran dapat digunakan untuk membantu mengurangi bau yang muncul selama beraktivitas. Pilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit dan hentikan pemakaian apabila muncul rasa gatal, kemerahan, atau iritasi. Penggunaan produk perawatan tetap perlu disertai kebiasaan membersihkan tubuh.
3. Pilih Pakaian yang Dapat Menyerap Keringat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388146/original/052534100_1793602695-2148304838.jpg)
Pemilihan pakaian turut memengaruhi kondisi tubuh ketika cuaca panas. Bahan katun dapat membantu menyerap keringat sehingga pakaian tidak terus menahan kelembapan di sekitar kulit. Pilihan ini dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari, terutama ketika seseorang harus berada di luar ruangan dalam waktu lama.
Hindari mengenakan pakaian yang terlalu ketat apabila membuat tubuh lebih mudah berkeringat. Pakaian dengan sirkulasi udara yang baik dapat membantu mengurangi penumpukan panas. Sesuaikan bahan dan model pakaian dengan kegiatan yang dilakukan agar tubuh tetap dapat bergerak tanpa merasa terganggu.
Jika pakaian sudah basah oleh keringat, sebaiknya segera ganti dengan pakaian bersih. Jangan menggunakan kembali baju yang belum dicuci meskipun sudah terlihat kering. Keringat dan bakteri dapat tertinggal pada serat kain sehingga bau badan bisa muncul kembali ketika pakaian digunakan.
Advertisement
4. Ganti Pakaian dan Kaus Kaki Setelah Berkeringat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388147/original/057591700_1793602695-dd73c79a-9d8f-444a-a172-bb2452920641.jpg)
Menggunakan pakaian yang sama sepanjang hari dapat membuat keringat menumpuk pada kain. Kondisi tersebut dapat memicu bau, terutama jika seseorang melakukan perjalanan, bekerja di luar ruangan, atau berolahraga. Membawa pakaian ganti menjadi salah satu cara untuk menjaga kebersihan tubuh selama menjalani kegiatan.
Kaus kaki juga perlu mendapat perhatian karena kaki sering berada di dalam sepatu selama beberapa jam. Keringat yang tertahan dapat membuat bagian dalam sepatu dan kaus kaki menjadi lembap. Ganti kaus kaki setiap hari dan segera setelah basah akibat keringat atau aktivitas fisik.
Selain mengganti pakaian, cuci baju dan kaus kaki setelah digunakan. Pastikan kain benar-benar kering sebelum disimpan di lemari. Hindari menumpuk pakaian yang masih basah di dalam tas atau keranjang tertutup karena kelembapan dapat membuat bau bertahan pada bahan pakaian.
5. Jaga Kebersihan Sepatu dan Area Kaki
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388148/original/064475700_1793602695-pexels-karola-g-5240710.jpg)
Bau badan tidak hanya berasal dari ketiak. Kaki juga dapat mengeluarkan bau ketika keringat terperangkap di dalam sepatu. Bakteri pada kulit kemudian memecah komponen keringat dan menghasilkan aroma yang dapat tercium. Kondisi ini sering terjadi ketika seseorang menggunakan sepatu tertutup dalam waktu lama.
Cuci kaki menggunakan sabun dan air, termasuk bagian sela jari. Setelah itu, keringkan dengan handuk sebelum mengenakan kaus kaki atau sepatu. Bagian sela jari perlu diperhatikan karena air yang tertinggal dapat membuat area tersebut terus lembap sepanjang hari.
Berikan waktu bagi sepatu untuk mengering sebelum digunakan kembali. Jika memungkinkan, gunakan sepatu secara bergantian agar bagian dalamnya memiliki waktu untuk mengering. Cuci atau ganti sol bagian dalam apabila sudah kotor dan menimbulkan bau yang tidak hilang setelah dibersihkan.
Advertisement
6. Perhatikan Asupan Makanan dan Minuman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388149/original/074264000_1793602695-2148955483.jpg)
Makanan dan minuman dapat memengaruhi aroma tubuh pada sebagian orang. Beberapa bahan makanan, seperti bawang putih, bawang bombai, serta makanan dengan rempah tertentu, dapat memengaruhi bau keringat. Namun, respons setiap orang berbeda sehingga tidak semua makanan tersebut akan menimbulkan perubahan aroma tubuh.
Cobalah memperhatikan hubungan antara makanan yang dikonsumsi dan perubahan bau badan. Jika aroma tubuh berubah setelah mengonsumsi bahan tertentu, catat pola tersebut selama beberapa waktu. Cara ini membantu mengenali pemicu yang mungkin berkaitan dengan kebiasaan makan sehari-hari.
Selain memperhatikan makanan, cukupi kebutuhan cairan dengan minum air secara teratur. Tubuh membutuhkan cairan untuk menjalankan berbagai fungsi, termasuk mengatur suhu ketika cuaca panas. Hindari mengganti air putih dengan minuman manis secara berlebihan dan sesuaikan asupan cairan dengan aktivitas harian.
Pertanyaan Seputar Trick Bebas Bau Badan saat Cuaca Panas
1. Bagaimana cara menghilangkan bau badan saat cuaca panas?
Bersihkan tubuh secara teratur, gunakan deodoran atau antiperspiran sesuai kebutuhan, dan ganti pakaian setelah berkeringat. Perhatikan juga kebersihan ketiak, kaki, serta bagian tubuh yang sering tertutup pakaian.
2. Apakah mandi dua kali sehari dapat mengurangi bau badan?
Mandi dua kali sehari dapat membantu membersihkan keringat dan bakteri pada kulit. Namun, frekuensinya dapat disesuaikan dengan aktivitas, kondisi kulit, dan kebutuhan masing-masing orang.
3. Apa perbedaan deodoran dan antiperspiran?
Deodoran membantu mengendalikan bau badan, sedangkan antiperspiran mengurangi produksi keringat pada area pemakaian. Keduanya memiliki fungsi berbeda dan dapat dipilih sesuai kebutuhan.
4. Mengapa badan tetap bau meskipun sudah mandi?
Bau badan dapat muncul kembali ketika tubuh berkeringat dan bakteri pada kulit memecah komponen keringat. Pakaian yang belum dicuci, sepatu lembap, serta kebersihan area tubuh tertentu juga dapat berpengaruh.
5. Kapan bau badan perlu diperiksakan ke dokter?
Periksakan diri apabila bau badan berubah secara tiba-tiba, tidak membaik meskipun kebersihan sudah dijaga, atau disertai keluhan lain seperti ruam, nyeri, dan keringat berlebihan. Dokter dapat membantu mencari penyebab dan menentukan penanganan yang sesuai.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388160/original/000171000_1793603790-HOAX__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9320072/original/053154100_1786333844-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-10T104516.679.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388143/original/022483700_1793602695-41065.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498957/original/031065200_1770731355-emy-XoByiBymX20-unsplash_11zon.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3335270/original/077549500_1609162257-hans-reniers-mE6e5-5jLu8-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5180491/original/070477400_1743766084-close-up-woman-applying-deodorant-arm_329181-2389.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6998932/original/079672400_1779769367-cropped-329b8eb8-3a1c-4563-8f4e-fa9edf1cc0b3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5498954/original/033428300_1770731351-irritated-young-caucasian-ill-girl-wearing-robe-holding-nose-keeping-hand-waist-looking-up-isolated-olive-green-background__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5517503/original/087818200_1772430594-unnamed__20_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384143/original/018909000_1793159445-01M600WVTCBY3NYBE2CYHD6BDT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388494/original/038007700_1793618081-Gemini_Generated_Image_vwsz66vwsz66vwsz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388456/original/064052100_1793615032-HL_lemari_tv.jpg)