Liputan6.com, Jakarta -Harga emas batangan buatan Galeri24, Antam dan UBS di Pegadaian beragam pada Selasa, (3/11/2026). Tiga produk logam mulia itu melanjutkan kenaikan pada Selasa pekan ini. Namun, harga emas Antam masih tertinggi di Rp 2,58 juta per gram.
Mengutip laman Pegadaian, saat dipantau pukul 11.25 WIB, harga emas buatan Galeri24 dibanderol Rp 2.467.000 per gram. Harga emas buatan Galeri24 ini lebih mahal Rp 16.000 dari perdagangan Senin, 2 November 2026 di posisi Rp 2.451.000 per gram.
Sementara itu, harga emas Antam hari ini juga ikut melompat. Harga emas Antam bertambah Rp 11.000 menjadi Rp 2.580.000 per gram dari perdagangan sebelumnya Rp 2.569.000 per gram.
Advertisement
Harga emas UBS juga ikut menguat. Harga emas UBS menguat Rp 21.000 menjadi Rp 2.496.000 dari perdagangan sebelumnya Rp 2.475.000 per gram.
Harga emas itu dapat berubah sewaktu-waktu sehingga calon pembeli disarankan memeriksa kembali harga terbaru sebelum melakukan transaksi. Produk emas yang ditawarkan dalam pilihan berat yang beragam di Pegadaian.
Emas Galeri24 dijual dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Di sisi lain, emas UBS tersedia mulai 0,5 gram hingga 500 gram, sedangkan emas Antam dijual hingga ukuran 100 gram.
Perbedaan pilihan berat ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin membeli emas sesuai kebutuhan dan anggaran, baik untuk investasi maupun sebagai aset jangka panjang.
Berikut daftar lengkap harga emas Pegadaian pada Selasa (3/11/2026):
Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp 1.294.000
- 1 gram: Rp 2.467.000
- 2 gram: Rp 4.874.000
- 5 gram: Rp 12.096.000
- 10 gram: Rp 24.127.000
- 25 gram: Rp 59.990.000
- 50 gram: Rp 119.885.000
- 100 gram: Rp 239.652.000
- 250 gram: Rp 597.657.000
- 500 gram: Rp 1.195.313.000
- 1.000 gram: Rp 2.390.625.000
Harga Emas Antam
- 0,5 gram: Rp 1.341.000
- 1 gram: Rp 2.580.000
- 2 gram: Rp 5.098.000
- 3 gram: Rp 7.621.000
- 5 gram: Rp 12.668.000
- 10 gram: Rp 25.279.000
- 25 gram: Rp 63.070.000
- 50 gram: Rp 126.058.000
- 100 gram: Rp 252.037.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp 1.349.000
- 1 gram: Rp 2.496.000
- 2 gram: Rp 4.954.000
- 5 gram: Rp 12.242.000
- 10 gram: Rp 24.354.000
- 25 gram: Rp 60.767.000
- 50 gram: Rp 121.283.000
- 100 gram: Rp 242.469.00
- 250 gram: Rp 605.995.000
- 500 gram: Rp 1.210.566.000.
Harga Emas Dunia
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310806/original/096451100_1785371567-ChatGPT_Image_Jul_30__2026__07_24_25_AM.jpg)
Sebelumnya, harga emas dunia menguat pada Senin, 2 November 2026 (Selasa pagi Jakarta). Kenaikan harga emas dunia bangkit dari level terendah dalam satu tahun yang dicapai pada sesi sebelumnya. Kenaikan harga emas ini didukung oleh penurunan harga minyak yang meredakan kekhawatiran inflasi. Sementara itu, investor menantikan pemilihan paruh waktu atau midterm elections di Amerika Serikat (AS) yang akan berlangsung.
Mengutip CNBC, Selasa (3/11/2026), harga emas di pasar spot naik 1,8% menjadi US$ 3.943,62 per ons pada pukul 14.54 waktu setempat (ET). Harga emas menguat setelah sempat turun 3,6% pada Jumat ke level terendah sejak Oktober 2025.
Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutup naik 1,8% menjadi US$ 3.969,60 per ons.
Harga minyak turun sekitar 8% pada hari Senin setelah Iran dan Qatar mengadakan pembicaraan selama tiga hari berturut-turut yang bertujuan untuk mengakhiri perang AS-Israel terhadap Iran.
"Harga minyak yang lebih lemah memberikan sedikit kelegaan, dalam hal mengurangi kekhawatiran inflasi. Namun, pasar masih memperkirakan adanya kenaikan suku bunga oleh The Fed pada bulan Desember, meskipun probabilitasnya sedikit menurun dalam beberapa sesi perdagangan terakhir," ujar Wakil Presiden Zaner Metals.
Ia menambahkan, pergerakan dolar AS juga memberikan sedikit sentimen positif. Menurut FedWatch Tool dari CME Group, para pelaku pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga AS pada bulan Desember sebesar sekitar 75%, turun dari 80% pada pekan sebelumnya.
Advertisement
Sentimen Harga Emas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
Para analis menyebutkan, aksi jual besar-besaran pada saham sektor teknologi dan kecerdasan buatan (AI) pada hari Jumat telah berdampak ke pasar yang lebih luas. Kondisi ini memicu margin call yang berujung pada penjualan aset-aset aman (safe-haven), termasuk emas.
Indikator Relative Strength Index (RSI) 14-hari untuk emas, yang digunakan untuk mengukur apakah suatu aset berada dalam kondisi jenuh beli (overbought) atau jenuh jual (oversold), naik menjadi sekitar 37 pada Senin, dari posisi di bawah 30 pada Jumat. Hal ini menunjukkan harga emas telah keluar dari wilayah yang secara teknis dianggap jenuh jual.
Saat ini, perhatian beralih ke pemilihan paruh waktu AS pada 3 November untuk menilai potensi dampaknya terhadap kebijakan fiskal, geopolitik, dan sentimen pasar secara keseluruhan.
"Latar belakang fiskal di AS kemungkinan besar tidak akan mengalami perubahan yang cukup signifikan untuk memberikan dampak bagi emas. Defisit diperkirakan akan terus berlanjut terlepas dari hasil pemilihan paruh waktu (midterm elections), yang mengisyaratkan bahwa beban utang dan bunga AS akan tetap menjadi faktor pendukung bagi emas dalam jangka panjang,” ujar analis Julius Baer, Carsten Menke.
Harga perak di pasar spot naik 2,9% menjadi US$ 50,54 per ons. Harga perak pada sesi sebelumnya sempat turun ke bawah level US$ 50 untuk pertama kalinya sejak akhir November 2025.
Harga platinum di pasar spot naik 1,3% menjadi US$ 1.449,70, sementara harga paladium turun 1,1% menjadi US$ 965,91.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373173/original/043570100_1791954492-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-14T120512.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388160/original/000171000_1793603790-HOAX__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219633/original/084845400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310805/original/018959900_1785371554-Gemini_Generated_Image_skzpy7skzpy7skzp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3149804/original/091239300_1591853666-20200611-Harga-Emas-Antam-Naik-ANGGA-6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3352149/original/042458700_1610959708-20210118-Emas-Antam-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5219631/original/022997400_1747221145-20250514-Harga_Emas-ANG_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532280/original/085965300_1628161371-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4089307/original/075313700_1657837181-Harga_Emas_Hari_Ini.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3192692/original/073777800_1595929324-20200728-Harga-Emas-Tembus-Rp-1-Juta-per-Gram-7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4013694/original/080364800_1651632347-000_329D9VK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3975040/original/077790600_1648205648-20220325-Harga-emas-pegadaian-naik-ANGGA-5.jpg)