Liputan6.com, Jakarta - Bunga vinca import menjadi salah satu tanaman hias yang menarik untuk mempercantik halaman rumah. Tanaman yang juga dikenal dengan nama Tapak Dara ini memiliki bunga berwarna cerah dengan bentuk sederhana.
Meski termasuk tanaman semak, bunga vinca terlihat menawan ketika tumbuh bergerombol. Bunga vinca versi import punya pilihan warnanya pun beragam, mulai dari merah muda, ungu, putih, merah, hingga kombinasi beberapa warna.
Selain tampilannya yang cantik, vinca import juga disukai karena relatif mudah dirawat. Tanaman ini dapat tumbuh di pot, pot gantung, maupun taman terbuka. Jika mendapatkan sinar matahari dan nutrisi yang cukup, vinca dapat menghasilkan bunga dalam jumlah banyak.
Advertisement
Menariknya, kamu tidak harus terus membeli tanaman baru untuk memperbanyak koleksi vinca import. Tanaman ini bisa dikembangbiakkan melalui beberapa cara, terutama stek batang dan biji. Dengan teknik yang tepat, kamu bisa mendapatkan lebih banyak tanaman sekaligus mempertahankan tampilan bunga yang rimbun.
Namun, memperbanyak vinca saja tidak cukup untuk membuatnya berbunga lebat. Pemilihan indukan, media tanam, penyiraman, hingga pemangkasan juga perlu diperhatikan agar tanaman tumbuh sehat dan tidak hanya menghasilkan daun. Berikut beberapa cara memperbanyak bunga vinca import yang bisa kamu praktikkan di rumah, dirangkum Liputan6.com, Selasa (3/11/2026).
1. Pilih Tanaman Indukan yang Sehat dan Rajin Berbunga
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388820/original/040463300_1793683626-c03cabf1-eeff-400d-af92-7dafc674aa53.jpg)
Langkah pertama untuk memperbanyak bunga vinca import adalah memilih tanaman indukan yang berkualitas. Indukan yang sehat akan menghasilkan batang atau biji dengan kondisi lebih baik sehingga peluang keberhasilan perbanyakan juga meningkat.
Pilih tanaman yang memiliki batang kokoh, daun berwarna hijau segar, dan tidak menunjukkan tanda-tanda serangan hama maupun penyakit. Jika ingin mempertahankan karakter bunga tertentu, pilih indukan yang memiliki warna dan bentuk bunga sesuai keinginan.
Hindari mengambil stek dari batang yang terlalu tua, kering, atau terserang penyakit. Batang yang terlalu muda juga kurang ideal karena jaringannya masih lunak dan lebih rentan layu setelah dipotong.
Sebaiknya gunakan tanaman indukan yang sudah tumbuh stabil dan memiliki beberapa cabang. Dengan begitu, kamu bisa mengambil beberapa bahan stek tanpa mengganggu pertumbuhan keseluruhan tanaman.
Advertisement
2. Perbanyak Vinca Import dengan Teknik Stek Batang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388821/original/059305200_1793683628-pexels-dextarstudio-10204063.jpg)
Stek batang menjadi salah satu cara praktis memperbanyak vinca import. Metode ini cocok jika kamu ingin mendapatkan tanaman baru dengan karakter yang sama seperti induknya, termasuk warna dan bentuk bunga.
Berikut langkah-langkah melakukan stek batang vinca import:
- Pilih batang yang sehat, tidak terlalu muda, dan tidak terlalu tua.
- Potong batang sepanjang sekitar 8–12 cm menggunakan gunting tanaman yang bersih dan tajam.
- Buang daun pada bagian bawah batang agar tidak tertanam di media tanam.
- Jika terdapat bunga atau kuncup, sebaiknya buang sementara agar energi tanaman lebih terfokus pada pembentukan akar.
- Tancapkan bagian bawah batang ke media tanam yang lembap dan memiliki drainase baik.
- Letakkan pot di tempat terang dengan cahaya tidak langsung selama masa awal pertumbuhan akar.
Jaga kelembapan media tanam, tetapi jangan sampai terlalu basah. Media yang terus-menerus tergenang dapat menyebabkan batang membusuk sebelum akar terbentuk.
Dalam beberapa minggu, stek biasanya mulai membentuk akar. Tanda keberhasilannya dapat terlihat dari munculnya pertumbuhan daun baru. Setelah tanaman cukup kuat, pindahkan ke pot yang lebih besar atau lokasi dengan paparan sinar matahari yang lebih banyak secara bertahap.
3. Gunakan Media Tanam yang Poros untuk Mempercepat Pertumbuhan Akar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387862/original/051631600_1793582254-6a266220-9d3c-496c-942e-a7c5c9ea3f6f.jpg)
Media tanam memiliki peran penting dalam keberhasilan memperbanyak vinca import. Tanaman ini tidak menyukai kondisi akar yang terus-menerus basah sehingga media harus mampu menyimpan kelembapan secukupnya sekaligus mengalirkan kelebihan air.
Kamu bisa menggunakan campuran tanah gembur, sekam bakar, dan kompos matang dengan perbandingan yang seimbang. Alternatif lainnya adalah mencampurkan cocopeat dengan perlit atau bahan lain yang membantu meningkatkan porositas media.
Pastikan wadah pembibitan memiliki lubang drainase di bagian bawah. Lubang tersebut membantu mengeluarkan kelebihan air setelah penyiraman sehingga akar muda tidak mudah membusuk.
Hindari menggunakan tanah kebun yang terlalu padat sebagai media tunggal. Kondisi tersebut dapat menghambat pertukaran udara di sekitar akar dan membuat pertumbuhan stek menjadi kurang optimal.
Advertisement
4. Perbanyak Vinca Import melalui Biji
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388822/original/071422300_1793683628-64a5b993-876e-4a57-b6a2-a4eaf71718bc.jpg)
Selain stek batang, bunga vinca import juga dapat diperbanyak melalui biji. Cara ini cocok jika kamu ingin menghasilkan tanaman dalam jumlah banyak sekaligus mengisi beberapa pot atau area taman.
Biji vinca dapat diperoleh dari buah yang sudah matang dan mengering pada tanaman. Namun, tidak semua varietas vinca import menghasilkan keturunan yang memiliki karakter identik dengan induknya. Varietas hibrida, khususnya, dapat menghasilkan keturunan dengan variasi warna, bentuk, atau karakter pertumbuhan.
Berikut cara menyemai biji vinca import:
- Siapkan wadah semai yang memiliki lubang drainase.
- Isi dengan media semai yang halus, gembur, dan steril.
- Letakkan biji di atas media, kemudian tutup tipis menggunakan media tanam.
- Siram menggunakan semprotan air agar biji tidak bergeser.
- Tempatkan wadah di lokasi hangat dengan kelembapan yang terjaga.
- Setelah kecambah muncul, berikan pencahayaan yang cukup agar bibit tidak tumbuh kurus dan memanjang.
Ketika bibit sudah memiliki beberapa pasang daun sejati dan cukup kuat, pindahkan ke pot individual. Lakukan pemindahan secara hati-hati agar akar muda tidak rusak.
5. Pangkas Ujung Batang agar Vinca Tumbuh Lebih Rimbun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388823/original/068530600_1793683651-pexels-raghuranavaya-39503232.jpg)
Memperbanyak tanaman vinca import sebaiknya diikuti dengan pemangkasan ringan. Teknik ini bertujuan merangsang pertumbuhan tunas samping sehingga tanaman tidak hanya tumbuh memanjang dengan satu batang utama.
Jika tanaman sudah cukup kuat dan memiliki beberapa pasang daun, kamu bisa memotong ujung batang di atas ruas daun. Pemangkasan tersebut membantu mengurangi dominasi pertumbuhan pucuk sehingga tunas samping berpeluang berkembang.
Semakin banyak cabang yang tumbuh, semakin banyak pula titik potensial munculnya bunga. Hasilnya, tanaman dapat terlihat lebih penuh dan tidak memiliki tampilan yang terlalu kurus.
Namun, jangan memangkas bibit yang masih terlalu kecil atau belum memiliki akar kuat. Berikan waktu agar tanaman tumbuh stabil sebelum melakukan pemangkasan. Gunakan gunting yang bersih untuk mengurangi risiko penularan penyakit.
Advertisement
6. Berikan Sinar Matahari yang Cukup agar Bunga Lebat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388824/original/074134100_1793683651-4b7fb1eb-6317-4484-8c86-98efce7d8dee.jpg)
Salah satu faktor penting yang menentukan banyaknya bunga vinca import adalah paparan sinar matahari. Tanaman ini termasuk jenis yang menyukai sinar matahari dan umumnya tumbuh lebih baik di lokasi terbuka dengan pencahayaan yang cukup.
Setelah tanaman hasil stek atau semai tumbuh kuat, biasakan meletakkannya di tempat yang mendapatkan sinar matahari langsung sekitar 6 jam atau lebih setiap hari, menyesuaikan kondisi lingkungan dan varietasnya.
Jika vinca terlalu lama diletakkan di tempat teduh, pertumbuhan batang bisa menjadi lebih panjang dan lemah. Daunnya mungkin tetap tumbuh, tetapi produksi bunga cenderung berkurang.
Untuk tanaman yang baru dipindahkan dari tempat teduh, jangan langsung menjemurnya sepanjang hari. Lakukan adaptasi secara bertahap agar daun tidak mengalami stres akibat perubahan intensitas cahaya yang mendadak.
7. Atur Penyiraman dan Pemupukan agar Tanaman Tidak Hanya Rimbun Daun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388825/original/081662600_1793683651-5a3b77ef-763e-46b0-bbbb-61a164ef3827.jpg)
Vinca import membutuhkan air dan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan batang, daun, akar, serta pembentukan bunga. Namun, pemberiannya harus seimbang karena terlalu banyak air atau pupuk tertentu justru dapat menghambat pembungaan.
Siram tanaman ketika permukaan media mulai mengering. Frekuensi penyiraman dapat berbeda tergantung ukuran pot, jenis media, intensitas matahari, dan kondisi cuaca. Saat musim hujan, kurangi penyiraman jika media masih lembap.
Untuk pemupukan, gunakan pupuk lengkap dengan kandungan nitrogen, fosfor, dan kalium yang seimbang. Kamu juga bisa memilih pupuk untuk tanaman berbunga sesuai petunjuk dosis pada kemasan.
Hindari memberikan pupuk nitrogen secara berlebihan. Kandungan nitrogen yang terlalu tinggi dapat mendorong pertumbuhan daun dan batang secara berlebihan sehingga pembentukan bunga tidak optimal.
Berikan pupuk sesuai dosis dan interval yang dianjurkan. Pastikan media tidak terlalu kering saat pemupukan agar akar tidak mengalami stres akibat konsentrasi pupuk yang terlalu tinggi.
Advertisement
8. Buang Bunga Layu dan Jaga Tanaman dari Serangan Hama
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388826/original/032779100_1793683655-pexels-wyxina-tresse-311038210-29463068.jpg)
Perawatan berikutnya adalah membersihkan bagian tanaman yang sudah layu atau rusak. Bunga yang sudah mengering dapat dibuang agar tampilan vinca tetap rapi. Daun yang menguning dan batang yang membusuk juga perlu segera disingkirkan.
Selain menjaga penampilan, pemeriksaan rutin membantu mendeteksi serangan hama lebih awal. Beberapa hama yang dapat menyerang vinca antara lain kutu daun, kutu kebul, dan tungau.
Periksa bagian bawah daun serta pucuk tanaman secara berkala. Jika ditemukan hama dalam jumlah sedikit, kamu bisa membuangnya secara manual atau menggunakan semprotan air. Untuk serangan yang lebih berat, gunakan pestisida yang sesuai dengan jenis hamanya dan ikuti petunjuk pemakaian.
Perhatikan pula sirkulasi udara di sekitar tanaman. Susunan pot yang terlalu rapat dapat membuat daun lebih lama basah dan meningkatkan risiko penyakit, terutama ketika kelembapan udara tinggi.
Pertanyaan Seputar Cara Memperbanyak Bunga Vinca Import
1. Berapa lama stek batang vinca import mulai berakar?
Stek batang vinca umumnya mulai membentuk akar dalam beberapa minggu, tergantung kondisi batang, kelembapan media, suhu, dan pencahayaan. Pertumbuhan daun baru dapat menjadi salah satu tanda bahwa stek mulai berkembang.
2. Apakah bunga vinca import bisa diperbanyak dari daun?
Vinca import lebih umum diperbanyak melalui stek batang dan biji. Menggunakan daun saja bukan metode perbanyakan yang dianjurkan karena daun tanpa bagian batang dan jaringan ruas tidak dapat diandalkan untuk menghasilkan tanaman baru.
3. Mengapa vinca import tumbuh subur tetapi jarang berbunga?
Penyebabnya bisa berupa kekurangan sinar matahari, pemberian pupuk nitrogen berlebihan, pemangkasan yang kurang tepat, atau kondisi tanaman yang mengalami stres. Pastikan vinca mendapatkan cahaya yang cukup dan nutrisi seimbang agar pembentukan bunga lebih optimal.
4. Apakah bunga vinca import harus terkena sinar matahari langsung?
Ya, vinca umumnya membutuhkan sinar matahari langsung untuk mendukung pembungaan. Tanaman dewasa dapat ditempatkan di area terbuka dengan paparan matahari sekitar 6 jam atau lebih setiap hari, dengan memperhatikan adaptasi dan kondisi lingkungan.
5. Kapan waktu terbaik memperbanyak bunga vinca import?
Perbanyakan vinca dapat dilakukan sepanjang tahun jika kondisi lingkungan mendukung. Namun, periode dengan cuaca hangat dan curah hujan tidak terlalu tinggi umumnya lebih mudah untuk mengontrol kelembapan media serta mengurangi risiko pembusukan pada stek.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373173/original/043570100_1791954492-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-14T120512.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388160/original/000171000_1793603790-HOAX__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388819/original/000750800_1793683626-6333046d-4e32-4c54-97a8-3e14bce7f714.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3443970/original/068226400_1619751161-WhatsApp_Image_2021-04-29_at_13.59.52.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388783/original/004839000_1793681254-Ilustrasi_Lintah_Darat.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388691/original/096645400_1793675581-5151ddb2-655a-41fd-be3a-55598f2c4151.jpg)