Liputan6.com, Jakarta - Tempat persembunyian lipan yang sering terlewat saat membersihkan rumah biasanya berada di area gelap, lembap, dan jarang dijangkau. Meski lantai terlihat bersih, beberapa sudut rumah masih bisa menjadi tempat favorit hewan berkaki banyak ini.
Lipan menyukai lingkungan yang lembap, gelap, dan terlindung dari gangguan. Hewan ini juga memangsa serangga kecil dan laba-laba sehingga keberadaannya terkadang berkaitan dengan banyaknya hama lain di dalam rumah.
Menurut University of Kentucky melalui publikasi Entomology: Centipedes and Pseudoscorpions, lipan biasanya aktif pada malam hari dan bersembunyi di celah-celah atau bawah benda. Di dalam rumah, area seperti kamar mandi, garasi, ruang bawah tanah, dan ruang yang jarang digunakan dapat menjadi tempat persembunyiannya.
Advertisement
Berikut beberapa lokasi yang sebaiknya tidak luput dari pemeriksaan saat membersihkan rumah, seperti dilansir Liputan6.com dari laman Entomology Mgcafe, yang membahas kebiasaan, habitat, dan tempat persembunyian lipan, Selasa (3/11/2026).
1. Bagian Bawah Lemari dan Furnitur Besar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388374/original/002492000_1793610790-ilustrasi_kelabang.jpg)
Bagian bawah lemari, sofa, meja, dan furnitur besar sering terlewat saat membersihkan rumah. Area ini biasanya jarang tersentuh sapu atau alat pel, terutama jika jaraknya terlalu sempit untuk dijangkau.
Kondisi tersebut dapat menjadi tempat persembunyian lipan karena cenderung gelap dan tidak banyak mengalami gangguan. Apabila bagian bawah furnitur berdekatan dengan dinding yang lembap, area tersebut bisa semakin menarik bagi lipan.
Untuk membersihkannya, gunakan alat penyedot debu dengan kepala khusus atau sapu bertangkai panjang. Geser furnitur secara berkala jika memungkinkan agar debu, kotoran, dan serangga kecil yang menjadi makanan lipan tidak menumpuk.
2. Celah di Balik Kamar Mandi
Kamar mandi termasuk area yang perlu mendapatkan perhatian lebih karena sering memiliki tingkat kelembapan tinggi. Lipan menyukai kondisi seperti ini, terutama ketika terdapat sudut gelap yang jarang dibersihkan. Periksa bagian belakang kloset, bawah wastafel, sudut dekat shower, dan celah di sekitar instalasi pipa.
Area tersebut sering menyimpan sisa air, rambut, debu, serta kotoran yang dapat mengundang serangga kecil. Pastikan lantai dan sudut kamar mandi tidak terus-menerus basah. Bersihkan saluran air, perbaiki kebocoran, dan pastikan ventilasi berfungsi dengan baik agar kelembapan ruangan berkurang.
Advertisement
3. Tumpukan Kardus di Gudang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3279040/original/085240600_1603765153-centipedes-975248_1280.jpg)
Gudang sering menjadi tempat menumpuk barang yang sudah jarang digunakan, mulai dari kardus bekas, pakaian lama, hingga perlengkapan rumah tangga. Sayangnya, kebiasaan ini dapat menciptakan banyak ruang tersembunyi yang disukai lipan.
Tumpukan kardus yang diletakkan langsung di lantai, terutama pada ruangan lembap, dapat menjadi tempat berlindung yang sulit terlihat. Kondisi ini semakin berisiko jika gudang jarang dibuka atau dibersihkan.
Cobalah menyortir barang secara berkala dan singkirkan kardus yang tidak lagi diperlukan. Simpan barang penting dalam wadah tertutup berbahan plastik dan gunakan rak agar tidak bersentuhan langsung dengan lantai.
4. Celah di Belakang Plint atau Lis Dinding
Lis dinding atau plint yang terpasang di sepanjang pertemuan lantai dan dinding juga perlu diperiksa. Bagian ini sering luput dari perhatian karena terlihat menyatu dengan interior rumah. Padahal, celah kecil di balik lis dinding dapat menjadi tempat berlindung lipan, terutama jika terdapat kelembapan atau serangga kecil di sekitarnya.
Debu yang menumpuk juga membuat area ini semakin jarang diperhatikan. Periksa kondisi lis dinding secara menyeluruh, terutama bagian yang mulai terlepas atau memiliki rongga. Bersihkan debu menggunakan penyedot debu dan tutup celah permanen dengan bahan penyegel yang sesuai.
5. Area Bawah Wastafel Dapur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339780/original/048226900_1788428105-Kelabang_di_WC.jpg)
Bagian bawah wastafel dapur sering dipenuhi pipa, tempat sampah kecil, cairan pembersih, dan berbagai perlengkapan rumah tangga. Banyaknya barang membuat area ini sulit dibersihkan secara menyeluruh.
Kebocoran pada sambungan pipa dapat membuat bagian dalam kabinet menjadi lembap. Kondisi tersebut berpotensi menarik lipan untuk bersembunyi, terlebih jika terdapat kecoak atau serangga kecil yang menjadi sumber makanannya.
Keluarkan barang-barang dari kabinet, kemudian periksa bagian sudut dan sambungan pipa. Pastikan tidak ada genangan air, kebocoran, maupun sisa makanan yang tertinggal. Biarkan bagian dalam kabinet kering sebelum barang dimasukkan kembali.
6. Saluran Air dan Sudut Lantai
Saluran air di kamar mandi, area cuci, dan halaman belakang juga sebaiknya masuk dalam daftar pemeriksaan. Bagian sekitarnya sering lembap, sementara kotoran dan sisa organik dapat menumpuk jika jarang dibersihkan. Perlu diketahui bahwa lipan tidak selalu berasal dari dalam saluran pembuangan.
Hewan ini dapat masuk melalui celah bangunan atau bukaan di sekitar instalasi pipa. Bersihkan penutup saluran dan area sekelilingnya secara berkala. Pastikan air mengalir lancar dan tidak terdapat genangan. Jika ada celah di sekitar pipa atau lantai, periksa apakah perlu diperbaiki atau ditutup menggunakan material yang sesuai.
Advertisement
7. Belakang Mesin Cuci
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9333102/original/021901200_1787731829-pexels-yuanda-darian-shen-429147904-32543475.jpg)
Mesin cuci biasanya ditempatkan di area yang berdekatan dengan sumber air. Bagian belakangnya sering sulit dijangkau sehingga debu, rambut, dan kotoran dapat menumpuk tanpa disadari. Selain itu, kebocoran selang atau sisa air dari proses mencuci bisa meningkatkan kelembapan di sekitarnya.
Jika ruangan memiliki sirkulasi udara buruk, area tersebut berpotensi menjadi tempat persembunyian lipan. Saat membersihkan rumah, periksa bagian belakang mesin cuci dengan hati-hati. Pastikan selang tidak bocor, lantai tetap kering, dan tidak ada tumpukan barang yang menghalangi sirkulasi udara.
8. Tumpukan Daun dan Pot Tanaman di Dekat Rumah
Tempat persembunyian lipan tidak hanya berada di dalam rumah. Area luar seperti pot tanaman, tumpukan daun kering, kayu lapuk, dan bebatuan di dekat dinding juga bisa menjadi habitatnya. Lingkungan tersebut menyediakan tempat berlindung yang gelap sekaligus lembap.
Lipan dapat bersembunyi di bawah pot atau sela-sela bebatuan, kemudian masuk ke dalam rumah melalui celah pintu dan dinding. Rapikan halaman secara berkala dengan membuang daun yang membusuk dan memindahkan tumpukan kayu dari fondasi rumah. Berikan jarak antara pot tanaman dan dinding agar area sekitarnya tidak terlalu lembap.
9. Sudut Lemari Penyimpanan dan Rak Barang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515123/original/078417300_1772162085-Lipan.jpg)
Rak penyimpanan yang dipenuhi barang juga bisa menjadi tempat yang luput dari perhatian. Terutama jika rak diletakkan menempel pada dinding dan memiliki banyak ruang sempit di bagian belakang.
Lipan dapat memanfaatkan celah tersebut untuk bersembunyi pada siang hari. Tumpukan barang juga bisa membuat debu dan serangga kecil sulit dibersihkan sehingga lingkungan menjadi lebih mendukung keberadaan hewan ini.
Keluarkan barang dari rak secara berkala dan bersihkan setiap tingkatnya. Hindari menumpuk barang terlalu rapat, terutama di bagian bawah. Sisakan sedikit ruang antara rak dan dinding agar mudah diperiksa ketika membersihkan rumah.
10. Retakan Dinding dan Celah di Sekitar Pipa
Retakan dinding dan celah di sekitar instalasi pipa sering kali dianggap sebagai masalah kecil. Padahal, bukaan tersebut dapat menjadi jalur masuk sekaligus tempat berlindung lipan.
Periksa area pertemuan dinding dengan lantai, lubang masuk kabel, sambungan pipa, dan bagian bawah pintu. Lipan dapat masuk melalui celah kecil yang menghubungkan bagian luar rumah dengan ruangan di dalamnya.
Jika menemukan retakan atau rongga, lakukan perbaikan menggunakan bahan penyegel yang sesuai dengan jenis permukaannya. Periksa juga karet penutup bawah pintu dan kondisi ventilasi agar tidak ada akses terbuka yang mudah dilalui hewan tersebut.
Advertisement
Cara Mencegah Lipan Kembali Bersembunyi di Rumah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337754/original/098119200_1788255626-laavanya-bhat-RJaxiylvYNM-unsplash.jpg)
Menemukan tempat persembunyian lipan merupakan langkah awal untuk mengurangi keberadaannya. Namun, kamu juga perlu memperbaiki kondisi lingkungan agar hewan ini tidak kembali. Berikut beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan:
- Kurangi kelembapan ruangan. Gunakan ventilasi yang memadai, segera perbaiki kebocoran, dan keringkan lantai setelah terkena air.
- Bersihkan sudut tersembunyi. Jangan hanya membersihkan permukaan lantai. Periksa bagian belakang furnitur, bawah lemari, gudang, dan area penyimpanan.
- Kurangi tumpukan barang. Singkirkan kardus bekas, koran lama, daun membusuk, dan barang tidak terpakai yang dapat menjadi tempat berlindung.
- Tutup celah bangunan. Perbaiki retakan dinding serta celah di sekitar jendela, pintu, dan instalasi pipa.
- Kendalikan serangga kecil. Lipan merupakan predator yang memangsa serangga dan laba-laba. Mengurangi keberadaan mangsanya dapat membuat rumah kurang menarik bagi lipan.
Apabila menemukan lipan, hindari menangkapnya langsung menggunakan tangan kosong. Gunakan sapu, alat penjepit, atau penyedot debu dengan hati-hati. Lipan tertentu dapat menggigit dan menyebabkan rasa sakit.
Jika lipan sering ditemukan dalam jumlah banyak, pertimbangkan pemeriksaan oleh tenaga pengendali hama profesional. Langkah ini membantu mengetahui apakah terdapat masalah kelembapan, banyaknya serangga lain, atau celah bangunan yang perlu diperbaiki.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tempat Persembunyian Lipan
Di mana tempat persembunyian lipan yang paling sering ditemukan di rumah?
Lipan sering bersembunyi di kamar mandi, bawah lemari, gudang, belakang wastafel, celah dinding, dan area lembap yang jarang dibersihkan.
Mengapa lipan sering muncul di kamar mandi?
Kamar mandi memiliki kelembapan tinggi dan banyak sudut gelap. Kondisi ini cocok untuk lipan, terutama jika tersedia serangga kecil sebagai makanannya.
Apakah lipan bisa masuk melalui saluran air?
Lipan dapat masuk melalui celah di sekitar instalasi pipa atau bukaan bangunan. Namun, bukan berarti semua lipan berasal dari saluran pembuangan.
Bagaimana cara mencegah lipan masuk ke dalam rumah?
Kurangi kelembapan, bersihkan sudut tersembunyi, singkirkan tumpukan barang, kendalikan serangga kecil, dan tutup retakan atau celah pada pintu serta dinding.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373173/original/043570100_1791954492-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-14T120512.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388160/original/000171000_1793603790-HOAX__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388691/original/096645400_1793675581-5151ddb2-655a-41fd-be3a-55598f2c4151.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384080/original/089037600_1793156196-361d8315-a115-4e13-af1b-6c55bd66bef1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3255737/original/029052600_1601605838-Variegated_carpet_beetle__32558374753_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368275/original/061789200_1791428039-HL.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5513862/original/033295900_1772074336-unnamed__74_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9365022/original/007498700_1791095440-Gemini_Generated_Image_ylnnwvylnnwvylnn.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3814764/original/059632600_1640699526-mihaly-koles-hdVy6wzQjJY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5211003/original/020266100_1746522606-pexels-jimbear-12895278.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9339118/original/088794200_1788401039-tungart7-plant-8733953_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5507890/original/000623500_1771557495-unnamed.jpg)