Menikmati Bonus Hubungan Langkah Penting Menikmati Bonus Komitmen Pengukuran Bonus

Suasana kerja akan menjadi lebih positif dan kolaboratif, syarikat dapat meningkatkan rasa saling percaya dan kerjasama, dengan ini, semua pekerja merasa dihargai dan bersemangat untuk memberikan yang Menikmati Bonus Kejayaan Pengukuhan Menikmati Bonus Kalangan Terstruktur Ditetapkan terbaik, syarikat dapat meningkatkan motivasi dan prestasi, suasana kerja akan menjadi lebih positif dan produktif.

Menikmati bonus menjadi pilihan proses yang berkesan untuk meningkatkan keterlibatan pekerja di tempat kerja, supaya merasa adil, syarikat perlu memastikan bahawa kriteria untuk mendapatkan bonus adalah adil dan transparan, pekerja merasa dihargai dan lebih bersemangat Menikmati Bonus Mewujudkan Untuk Pengukuhan Dalam Dunia Insentif Bahawa Usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik.

Mengapa Menikmati Kebudayaan Mengapa Menikmati Bonus Menjadi Perkhidmatan Kpi Turnover

Dalam jangka panjang, menikmati bonus: proses yang menguntungkan untuk semua, mereka akan lebih berkomitmen untuk mencapai matlamat syarikat, syarikat perlu memastikan bahawa semua pekerja memahami kriteria untuk Menikmati Bonus Mewujudkan Untuk Penting Kepuasan Menikmati Bonus Bersama Kepemilikan mendapatkan bonus.

Dengan cara ini, dengan memberi ganjaran kepada prestasi yang baik, dalam jangka panjang, syarikat dapat menarik dan mengekalkan pekerja berbakat, dengan Strategi Menikmati Positif Pasukan Pasukan Menikmati Bonus Menjadi Keras Kepercayaan Pencapaian cara ini, semua pekerja berpeluang untuk menikmati faedah yang ditawarkan, menikmati bonus menjadi pilihan proses yang penting untuk mewujudkan suasana kerja yang berkesan dan adil.

Menikmati Bonus Proses Kepemilikan Penting Menikmati Bonus Mencipta Teliti

Menikmati bonus: proses yang membawa kebaikan kepada syarikat, dengan memahami cara untuk memanfaatkan bonus, dalam jangka panjang, menikmati bonus menjadi pilihan proses yang berkesan untuk meningkatkan rasa kepemilikan pekerja terhadap syarikat, proses ini adalah penting untuk kejayaan jangka panjang syarikat. Mengapa Menikmati Menggalakkan Tepat Adil Menikmati Bonus Menjadi Dilakukan Menggalakkan Terbaik

Syarikat perlu menetapkan kriteria yang jelas untuk mendapatkan bonus, menikmati bonus: mewujudkan proses yang berkesan dan adil, supaya semua pekerja merasa dihargai, oleh itu, proses ini adalah langkah penting Menikmati Bonus Kerja Mewujudkan Menikmati Bonus Itu Keterlibatan untuk kejayaan syarikat.

Syarikat perlu memastikan bahawa kriteria untuk Menikmati Bonus Kerja Menggalakkan Strategi Menikmati Melaksanakan Diterapkan Dinamik mendapatkan bonus adalah adil dan transparan, dengan adanya sistem bonus yang berkesan, menikmati bonus: proses yang meningkatkan keberkesanan pasukan, suasana kerja menjadi lebih positif dan kolaboratif, peluang ini bukan sahaja memberikan insentif kepada pekerja.

Menikmati Bonus Proses Pengurusan Kepemilikan Menikmati Bonus Menjadi Supaya Selain

Proses ini memerlukan penetapan matlamat yang jelas dan pengukuran prestasi Menikmati Bonus Panduan Memilih Mewujudkan Produktiviti Menikmati Bonus Mendorong Membina Konflik secara berkala, syarikat perlu memastikan bahawa semua pekerja memahami cara untuk mendapatkan bonus, menikmati bonus: proses untuk meningkatkan produktiviti pekerja, menikmati bonus: proses untuk pengukuhan hubungan pekerja.

Pemerintah menetapkan batas gaji penerima BSU 2026 berbeda di setiap daerah. Simak daftar lengkapnya di sini.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah menetapkan batas gaji penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2026 berbeda-beda di sejumlah daerah. Pekerja dengan penghasilan di atas Rp 3,5 juta per bulan tetap berpeluang mendapatkan bantuan selama memenuhi ketentuan upah minimum yang berlaku di wilayah tempat bekerja.

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 16 Tahun 2026 tentang Perubahan Kedua atas Permenaker Nomor 10 Tahun 2022 mengenai Pedoman Pemberian Bantuan Pemerintah Berupa Subsidi Gaji/Upah bagi Pekerja/Buruh.

Mengutip aturan tersebut, Jumat (30/10/2026), batas gaji penerima BSU pada dasarnya ditetapkan paling banyak Rp 3,5 juta per bulan. Namun, pekerja di daerah yang memiliki Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) lebih tinggi dari angka tersebut dapat menggunakan UMK sebagai acuan batas penghasilan.

Sementara itu, untuk daerah yang tidak menetapkan UMK, pemerintah menggunakan Upah Minimum Provinsi (UMP) sebagai acuan. Nilai upah minimum tersebut kemudian dibulatkan ke atas hingga ratusan ribu rupiah penuh.

Sebagai contoh, pekerja di Jakarta memiliki batas penghasilan maksimal Rp 5,8 juta per bulan. Angka ini berasal dari UMP Jakarta 2026 sebesar Rp 5.729.876 yang dibulatkan ke atas.

Batas lebih tinggi juga berlaku di sejumlah wilayah lain. Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi memiliki batas gaji penerima BSU hingga Rp 6 juta. Sementara itu, Kabupaten Karawang ditetapkan sebesar Rp 5,9 juta.

Adapun di Kota Batam, batas penghasilan penerima BSU mencapai Rp 5,4 juta. Di Kota Surabaya, batasnya sebesar Rp 5,3 juta per bulan.

Daftar Batas Gaji BSU 2026 Berdasarkan Daerah

Berikut daftar batas gaji maksimal penerima BSU 2026 berdasarkan Lampiran Permenaker Nomor 16 Tahun 2026. Daftar disusun berdasarkan provinsi dan kabupaten/kota.

1. Aceh

  • Rp 4 juta: Kabupaten Simeulue, Aceh Singkil, Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Aceh Tengah, Aceh Barat, Aceh Besar, Pidie, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Nagan Raya, Aceh Jaya, Bener Meriah, Pidie Jaya, Kota Sabang, Kota Langsa, Kota Lhokseumawe, Kota Subulussalam, dan Kabupaten Aceh Tamiang.
  • Rp 4,2 juta: Kota Banda Aceh.

2. Sumatera Utara

  • Rp 3,6 juta: Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Asahan.
  • Rp 3,7 juta: Kabupaten Serdang Bedagai, Labuhan Batu Selatan, Labuhan Batu Utara, dan Kota Sibolga.
  • Rp 3,8 juta: Kabupaten Labuhan Batu.
  • Rp 3,9 juta: Kabupaten Karo.
  • Rp 4,1 juta: Kabupaten Deli Serdang.
  • Rp 4,4 juta: Kota Medan.

3. Riau

  • Rp 3,8 juta: Kabupaten Indragiri Hilir dan Kepulauan Meranti.
  • Rp 4 juta: Kabupaten Kuantan Singingi, Indragiri Hulu, dan Kota Pekanbaru.
  • Rp 3,8 juta: Kabupaten Rokan Hilir.
  • Rp 3,9 juta: Kabupaten Pelalawan, Kampar, dan Rokan Hulu.
  • Rp 4,1 juta: Kabupaten Siak.
  • Rp 4,2 juta: Kabupaten Bengkalis.
  • Rp 4,5 juta: Kota Dumai.

4. Jambi

  • Rp 3,6 juta: Kabupaten Sarolangun dan Tanjung Jabung Barat.
  • Rp 3,7 juta: Kabupaten Muaro Jambi.
  • Rp 3,9 juta: Kota Jambi.

5. Sumatera Selatan

  • Rp 4 juta: Kabupaten Ogan Komering Ulu, Ogan Komering Ilir, Ogan Komering Ulu Selatan, Ogan Ilir, Empat Lawang, Penukal Abab Lematang Ilir, serta Kota Prabumulih, Pagar Alam, dan Lubuklinggau.
  • Rp 4,2 juta: Kabupaten Muara Enim dan Kota Palembang.
  • Rp 4,1 juta: Kabupaten Lahat, Musi Rawas, Musi Banyuasin, dan Musi Rawas Utara.

6. Kepulauan Bangka Belitung

  • Rp 4,1 juta: Kabupaten Bangka, Belitung, Bangka Barat, Bangka Tengah, Bangka Selatan, Belitung Timur, dan Kota Pangkalpinang.

7. Kepulauan Riau

  • Rp 3,9 juta: Kabupaten Lingga, Kota Tanjungpinang, dan Kabupaten Natuna.
  • Rp 4,3 juta: Kabupaten Karimun dan Kepulauan Anambas.
  • Rp 4,6 juta: Kabupaten Bintan.
  • Rp 5,4 juta: Kota Batam.

8. Daerah Khusus Ibu Kota Jakarta

  • Rp 5,8 juta: Seluruh wilayah administrasi Jakarta, termasuk Kepulauan Seribu, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

9. Jawa Barat

  • Rp 3,9 juta: Kabupaten Sukabumi.
  • Rp 4 juta: Kabupaten Bandung, Sumedang, dan Bandung Barat.
  • Rp 4,8 juta: Kota Bandung.
  • Rp 5,1 juta: Kabupaten Purwakarta.
  • Rp 5,2 juta: Kabupaten Bogor.
  • Rp 5,5 juta: Kota Bogor.
  • Rp 5,6 juta: Kota Depok.
  • Rp 5,9 juta: Kabupaten Karawang.
  • Rp 6 juta: Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.

10. Jawa Tengah

  • Rp 3,8 juta: Kota Semarang.

11. Jawa Timur

  • Rp 3,6 juta: Kota Pasuruan.
  • Rp 3,8 juta: Kota Malang dan Kota Batu.
  • Rp 3,9 juta: Kabupaten Malang.
  • Rp 5,2 juta: Kabupaten Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, dan Gresik.
  • Rp 5,3 juta: Kota Surabaya.

12. Banten

  • Rp 4,7 juta: Kota Serang.
  • Rp 5,2 juta: Kabupaten Serang.
  • Rp 5,3 juta: Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan.
  • Rp 5,4 juta: Kota Tangerang.
  • Rp 5,5 juta: Kota Cilegon.

13. Bali

  • Rp 3,8 juta: Kabupaten Badung.

14. Kalimantan Barat

  • Rp 3,6 juta: Kabupaten Ketapang.
  • 15. Kalimantan Tengah
  • Rp 3,8 juta: Kabupaten Kotawaringin Timur, Kapuas, Katingan, Pulang Pisau, Gunung Mas, Barito Timur, dan Kota Palangka Raya.
  • Rp 4 juta: Kabupaten Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, dan Murung Raya.
  • Rp 4,1 juta: Kabupaten Barito Selatan, Barito Utara, dan Seruyan.

 

Selanjutnya

16. Kalimantan Selatan

  • Rp 3,8 juta: Kabupaten Balangan, Banjar, Barito Kuala, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Tanah Laut, Tapin, dan Tanah Bumbu.
  • Rp 3,9 juta: Kabupaten Tabalong, Kota Banjarmasin, dan Kota Banjarbaru.
  • Rp 4 juta: Kabupaten Kotabaru.

17. Kalimantan Timur

  • Rp 3,8 juta: Kabupaten Mahakam Ulu, Paser, dan Kota Bontang.
  • Rp 3,9 juta: Kota Balikpapan.
  • Rp 4 juta: Kabupaten Kutai Kartanegara dan Kota Samarinda.
  • Rp 4,1 juta: Kabupaten Kutai Timur.
  • Rp 4,3 juta: Kabupaten Kutai Barat.
  • Rp 4,4 juta: Kabupaten Berau.
  • Rp 4,2 juta: Kabupaten Penajam Paser Utara.

18. Kalimantan Utara

  • Rp 3,9 juta: Kabupaten Tana Tidung dan Nunukan.
  • Rp 4 juta: Kabupaten Bulungan.
  • Rp 4,1 juta: Kabupaten Malinau.
  • Rp 4,8 juta: Kota Tarakan.

19. Sulawesi Utara

  • Rp 4,1 juta: Kabupaten Bolaang Mongondow, Minahasa, Kepulauan Sangihe, Kepulauan Talaud, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Bolaang Mongondow Utara, Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, Minahasa Tenggara, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Kota Bitung, Tomohon, dan Kotamobagu.
  • Rp 4,1 juta: Kota Manado.

20. Sulawesi Tengah

  • Rp 3,7 juta: Kota Palu.
  • Rp 4,3 juta: Kabupaten Morowali.
  • Rp 4,5 juta: Kabupaten Morowali Utara.

21. Sulawesi Selatan

  • Rp 4 juta: Kabupaten Kepulauan Selayar, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto, Takalar, Gowa, Sinjai, Maros, Barru, Bone, Soppeng, Wajo, Sidenreng Rappang, Pinrang, Enrekang, Luwu, Tana Toraja, Luwu Utara, Toraja Utara, Kota Parepare, dan Kota Palopo.
  • Rp 4 juta: Kabupaten Luwu Timur.
  • Rp 4,1 juta: Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan.
  • Rp 4,2 juta: Kota Makassar.

22. Sulawesi Tenggara

  • Rp 3,6 juta: Kabupaten Konawe Utara dan Kota Kendari.
  • Rp 3,7 juta: Kabupaten Kolaka.

23. Sulawesi Barat

  • Rp 3,6 juta: Kabupaten Pasangkayu.

24. Maluku Utara

  • Rp 3,6 juta: Kabupaten Halmahera Barat, Halmahera Selatan, Halmahera Tengah, Halmahera Timur, Halmahera Utara, Kepulauan Sula, Pulau Morotai, Pulau Taliabu, Kota Tidore Kepulauan, dan Kota Ternate.

25. Papua Barat

  • Rp 3,9 juta: Kabupaten Fakfak, Kaimana, Teluk Wondama, Teluk Bintuni, Manokwari, Manokwari Selatan, dan Pegunungan Arfak.

26. Papua

  • Rp 4,5 juta: Kabupaten Jayapura, Kepulauan Yapen, Biak Numfor, Sarmi, Keerom, Waropen, Supiori, Mamberamo Raya, dan Kota Jayapura.

27. Papua Tengah

  • Rp 4,3 juta: Kabupaten Nabire, Paniai, Puncak Jaya, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya, dan Deiyai.
  • Rp 5,1 juta: Kabupaten Mimika.

28. Papua Pegunungan

  • Rp 4,6 juta: Kabupaten Jayawijaya, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Tolikara, Nduga, Lanny Jaya, Mamberamo Tengah, dan Yalimo.

29. Papua Selatan

  • Rp 4,6 juta: Kabupaten Merauke, Asmat, Boven Digoel, dan Mappi.

30. Papua Barat Daya

  • Rp 3,8 juta: Kabupaten Sorong Selatan, Sorong, Raja Ampat, Tambrauw, Maybrat, dan Kota Sorong.

 

Syarat Lain Penerima BSU 2026

Selain memenuhi batas penghasilan berdasarkan wilayah, pekerja juga harus memenuhi persyaratan berikut:

Warga Negara Indonesia yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Peserta aktif program jaminan sosial ketenagakerjaan BPJS Ketenagakerjaan sampai dengan Agustus 2026.

Menerima gaji/upah paling banyak sesuai batas yang ditetapkan berdasarkan wilayah tempat bekerja.

Gaji yang menjadi acuan adalah upah terakhir yang dilaporkan perusahaan kepada BPJS Ketenagakerjaan, terdiri atas upah pokok dan tunjangan tetap.

Bantuan ini tidak diberikan kepada aparatur sipil negara (ASN), prajurit TNI, dan anggota Polri.

Adapun besaran BSU ditetapkan Rp 300.000 per bulan selama tiga bulan. Pembayaran dilakukan sekaligus sehingga total bantuan mencapai Rp 900.000.

Namun, penyaluran bantuan tetap mempertimbangkan jumlah pekerja yang memenuhi persyaratan dan ketersediaan anggaran Kementerian Ketenagakerjaan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6