Liputan6.com, Jakarta - Pelemahan rupiah hingga menembus Rp 18.000 per dolar Amerika Serikat (AS) menjadi ancaman bagi keberlangsungan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kenaikan biayabahan baku impor dan penurunan daya beli masyarakat berpotensi menekan keuntungan sekaligus menghambat penjualan produk UMKM.
Sekretaris Jenderal Asosiasi UMKM Indonesia (Akumindo), Edy Misero, mengingatkan ketahanan UMKM menjadi salah satu penopang keberlangsungan ekonomi nasional. Jika UMKM tidak mampu bertahan menghadapi tekanan ekonomi, dampaknya dapat meluas terhadap perekonomian Indonesia.
"Kalau UMKM-nya ambruk, UMKM-nya collapse, ekonomi Indonesia akan collapse. Dan itu kita tidak mau. Kita tidak mau Indonesia collapse,” ujar Edy kepada Liputan6.com, Rabu (4/11/2026).
Advertisement
Edy menjelaskan, pelemahan rupiah meningkatkan biaya produksi UMKM yang masih bergantung pada bahan baku impor. Pada saat bersamaan, kenaikan harga berpotensi mengurangi daya beli masyarakat sehingga pelaku usaha menghadapi tekanan dari sisi biaya dan penjualan.
Untuk menjaga keberlangsungan usaha, Edy meminta pelaku UMKM menahan harga jual dengan mengurangi margin keuntungan. Menurut dia, keuntungan yang lebih tipis masih memungkinkan usaha berjalan selama biaya operasional dan kebutuhan keluarga tetap terpenuhi.
“Yang tadinya misalnya profit-nya bisa 15%, kenapa dengan kita mengurangi profit menjadi 8% atau 9%? Tidak apa-apa. Tapi 8% atau 9% itu masih mampu membuat kita bertahan,” katanya.
Meski demikian, Edy melihat pelemahan rupiah juga membuka peluang bagi UMKM yang bergerak di sektor ekspor dan pariwisata. Kedua sektor tersebut berpotensi memperoleh keuntungan lebih besar karena menerima pembayaran dalam dolar AS, sedangkan sebagian pengeluaran menggunakan rupiah.
Dorong Prioritas Produk Lokal
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331359/original/007868400_1787539604-sho6.jpg)
Edy juga mendorong masyarakat memprioritaskan produk lokal untuk menjaga permintaan terhadap produk UMKM. Dia menilai dukungan konsumen domestik menjadi penting ketika produk impor berpotensi semakin mahal akibat pelemahan rupiah.
Selain dukungan masyarakat, Edy meminta pemerintah memberikan kemudahan akses pembiayaan, perizinan, dan kesempatan usaha bagi UMKM. Dia juga mengingatkan pemerintah menjalankan ketentuan alokasi minimal 40% belanja pemerintah untuk produk dalam negeri.
Menurut Edy, UMKM juga berperan sebagai alternatif sumber penghasilan bagi masyarakat yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Dengan membuka usaha, masyarakat dapat mempertahankan pendapatan untuk memenuhi kebutuhan keluarga di tengah ketidakpastian ekonomi.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5377022/original/021863400_1760072132-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__88_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4742930/original/018792300_1707900039-SriMul1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5519844/original/068556900_1772598514-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-03-04T112728.479.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331357/original/032414900_1787539603-sho2.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9331356/original/099301900_1787539602-sho3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2970772/original/032944800_1574070739-20191118-Perdagangan-Awal-Pekan-IHSG-Ditutup-di-Zona-Merah-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4282581/original/072799000_1672910732-Imbas_potensi_perlambatan_ekonomi_nilai_rupiah_melemah_terhadap_dollar-ANGGA_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1954437/original/003823600_1519994760-20180302-Dolar-AY1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389292/original/015950800_1793703265-bank_indonesia.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3337095/original/079976700_1609328703-20201230-Rupiah-Ditutup-Menguat-4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4803092/original/030201300_1713254944-20240416-Pembukaan_Bursa_Saham-ANG_7.jpg)