Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah peristiwa mempengaruhi pasar keuangan global pekan ini. Salah satunya pemilihan umum paruh waktu (Pemilu Paruh Waktu) di Amerika Serikat (AS).
Mengutip riset Ashmore Asset Management Indonesia, Minggu (8/11/2026), Partai Demokrat berhasil menguasai kedua majelis Kongres AS dalam pemilu paruh waktu.
Di sisi lain, harga minyak turun ke bawah US$ 100 untuk pertama kali dalam beberapa minggu di tengah harapan akan ada diplomasi dengan Iran. Sementara itu, aksi jual besar-besaran pada saham-saham yang terkait dengan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) membuat wall street mengalami hari terburuk sejak April 2025.
Advertisement
Adapun pekan ini dari sentimen global yang mendominasi dari Amerika Serikat. Hasil pemiluh paruh waktu sempat mendorong kenaikan harga saham. Indeks Dow Jones naik 3% pada Rabu pekan ini. Namun, pada Kamis, 5 November 2026, indeks S&P 500 melemah 4,4% dan indeks Nasdaq anjlok lebih dari 5% sehingga posisinya berada lebih dari 10% di bawah level tertinggi pada Oktober 2026.
Saham perusahaan semikonduktor memimpin penurunan. Saham Nvidia merosot sekitar 9% dan AMD turun sekitar 16%. Investor khawatir tingginya biaya pinjaman dapat memperlambat pembangunan pusat data kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Selain itu, Kongres yang baru mungkin berupaya menunda sebagian proyek konstruksi tersebut.
"Dana beralih ke obligasi, sehingga imbal hasil atau obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun turun menjadi sekitar 4,83% dari sebelumnya di atas 5,3% pada bulan lalu,” demikian disebutkan dalam riset Ashmore.
Pasar saham di Asia yang banyak bergantung pada sektor AI turut terdampak. Indeks Kospi di Korea Selatan turun 6% pada Jumat pekan ini.
"Bagi investor saham di pasar negara berkembang secara global, peristiwa ini menjadi pengingat kalau diversifikasi ke berbagai negara dan sektor dapat membantu membatasi dampak dari aksi jual yang terkonsentrasi pada satu tema tertentu," demikian mengutip riset Ashmore.
Sentimen Harga Minyak
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4723197/original/079083300_1705922196-fotor-ai-20240122181351.jpg)
Selain sentimen pemilu paruh waktu AS, harga minyak mengalami volatilitas sepanjang pekan ini. Harga minyak Brent sempat turun ke kisaran US$ 94 pada Rabu seiring munculnya harapan akan solusi diplomatik.
Iran menyatakan dapat membuka kembali Selat Hormuz sepenuhnya dalam waktu dua hari jika syarat-syarat mereka dipenuhi, Qatar tengah mengupayakan kesepakatan sementara, dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tidak ada rencana dalam waktu dekat untuk menyerang Iran.
Sebelumnya pada minggu yang sama, AS melancarkan serangan terbatas terhadap target-target Iran di dekat Selat Hormuz, yang oleh para pejabat disebut sebagai tindakan defensif.
Harga minyak Brent kemudian kembali naik ke kisaran US$ 97 setelah sebuah kapal tanker lainnya terkena ranjau di sebelah timur selat tersebut, sementara lalu lintas melalui jalur perairan itu tetap sangat minim.
Bagi Indonesia sebagai negara pengimpor minyak, penurunan harga minyak dapat meringankan tekanan terhadap anggaran subsidi bahan bakar serta nilai tukar rupiah.
Advertisement
Sentimen Domestik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4585820/original/007305100_1695442703-Akhir_pekan_IHSG_ditutup_menguat-ANGGA_3.jpg)
Sementara itu, dari domestik, Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga yang jauh melampaui harapan. Namun, pasar saham tetap fluktuatif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpangkas 3,8% pada perdagangan Selasa pekan ini.
Akan tetapi, IHSG kembali pulih dan menutup pekan ini di level 5.050. Di sisi lain, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat tipis ke level 18.111. Sementara itu, imbal hasil atau yield obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun menjadi 7,66% dari sebelumnya 7,71%.
Di dalam negeri, ekonomi tumbuh 5,47% secara tahunan (YoY) pada kuartal ketiga, angka yang jauh melampaui ekspektasi sebesar 5,20% dan meningkat dari 5,29% pada kuartal kedua.
Inflasi Oktober melandai ke level 3,23%, di bawah perkiraan sebesar 3,29%, dengan harga pangan sebagai faktor pendorong utama.
Dari sentimen pasar, pada Senin pekan ini, Bursa Efek Indonesia (BEI) mengeluarkan 81 saham dengan kepemilikan yang sangat terkonsentrasi atau high shareholding concentration (HSC) mencakup sekitar 18% dari bobot indeks dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Langkah ini merupakan bagian dari reformasi yang tengah dievaluasi oleh MSCI.
Pergerakan IHSG Masih Dipengaruhi Dana Investor Asing hingga MSCI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3146516/original/009220300_1591597610-20200608-Pagi-Ini-IHSG-Menguat--ANGGA-4.jpg)
Di sisi lain, perbedaan antara kondisi ekonomi dan kinerja pasar tetap mencolok. Pertumbuhan ekonomi justru melaju dan inflasi berada dalam kisaran target, tapi pergerakan IHSG masih sangat dipengaruhi oleh arus modal asing serta ketidakpastian seputar tinjauan MSCI.
Menjelang akhir pekan, sentimen positif datang dari faktor eksternal, yakni penurunan harga minyak dan imbal hasil (yield) obligasi AS yang melandai. Hal ini mengurangi tekanan terhadap nilai tukar rupiah serta mendorong imbal hasil obligasi pemerintah tenor 10 tahun turun dari level tertingginya baru-baru ini di angka 7,71%.
"Bagi para investor, kondisi ini menunjukkan meskipun sentimen pasar masih rentan, fundamental ekonomi Indonesia sebenarnya jauh lebih kuat daripada yang tercermin dalam harga pasar saat ini,” demikian dalam riset Ashmore.
Secara keseluruhan, minggu ini diwarnai oleh berita ekonomi yang menggembirakan di dalam negeri, di tengah kondisi pasar global yang fluktuatif.
"Kami terus menyusun portofolio yang berfokus pada kualitas, dengan memilih perusahaan yang memiliki laba kuat serta manajemen yang transparan, ditambah dengan obligasi yang memberikan pendapatan stabil. Portofolio ini juga tersebar di berbagai wilayah agar tidak ada satu peristiwa tunggal yang mendominasi imbal hasil,” demikian mengutip riset Ashmore.
Advertisement
Sentimen yang Perlu Dicermati ke Depan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5182875/original/042479600_1744109077-20250408-Penutupan_IHSG-HER_4.jpg)
Adapun beberapa hal penting yang perlu dicermati antara lain laporan ketenagakerjaan AS, perkembangan kesepakatan sementara antara AS dan Iran.
Selain itu, pembaruan dari FTSE mengenai Indonesia pada minggu kedua November, tinjauan indeks MSCI November, data inflasi AS pada pertengahan November, serta rapat kebijakan Bank Indonesia pada 17–18 November.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359577/original/013031200_1790564633-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-28T100252.716.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391176/original/070792400_1793875895-Screenshot_2026-11-05_170652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3512417/original/039985100_1626406790-wall_street__2_16_juli_robb-miller-oEGDKf4ZtNg-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391954/original/072137000_1793958689-Vertical_500x656_-_Dayatana.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345690/original/067748100_1789050705-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_21.02.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344472/original/056989200_1788947104-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_4.34.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329986/original/052581700_1787307659-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.03.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308204/original/009529000_1785132477-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_12.46.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304577/original/005200700_1784721544-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.12.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291253/original/086637400_1783510555-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_17.07.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290264/original/065273200_1783441564-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.36.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290170/original/059488200_1783429797-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_19.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9271167/original/049315200_1783170039-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_17.30.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262336/original/070728700_1781780140-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.41.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292496/original/090511000_1783600392-NTB_Karbon.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392062/original/015622700_1793969928-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_12.54.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3074967/original/055589500_1584006686-20200312-Wall-Street-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4883221/original/070679200_1720093647-20240704-IHSG-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5342655/original/057756700_1757397640-2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4277616/original/049381900_1672400412-Penutupan_Perdagangan_Bursa_Efek_Indonesia_2022-Angga-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3356528/original/090932500_1611299592-20210122-IHSG-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5184178/original/018769500_1744269681-20250410-IHSG-AFP_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392139/original/051557700_1794016445-pemegang-saham-setujui-rights-issue-bsi-perkuat-permodalan-dan-dorong-peningkatan-free-float.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5497603/original/096409200_1770638744-3.jpg)