Liputan6.com, Jakarta - Berbagai inspirasi desain rumah masih menjadi topik menarik bagi pembaca yang ingin mempercantik hunian tanpa harus memiliki lahan luas. Mulai dari mengatur tata letak kamar tidur, memilih model pagar yang tidak terlalu tertutup, hingga menyiasati halaman depan agar tetap terlihat lega.
Pada Minggu, 1 November 2026, ada tiga artikel Hot Liputan6.com yang menghadirkan ide menarik seputar penataan rumah. Ketiganya bisa menjadi referensi bagi keluarga yang sedang membangun, merenovasi, atau sekadar mencari inspirasi untuk memperbaiki tampilan hunian.
Berikut rangkuman Top 3 Hot Liputan6.com hari ini yang sayang untuk dilewatkan.
Advertisement
1. 7 Desain Rumah 3 Kamar untuk Keluarga yang Ingin Ruang Terasa Lebih Lapang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383613/original/044970100_1793092822-3.jpg)
Memiliki rumah dengan tiga kamar tidur menjadi kebutuhan banyak keluarga, terutama yang sudah memiliki anak atau membutuhkan ruang tambahan untuk bekerja. Namun, menghadirkan tiga kamar dalam bangunan berukuran terbatas bukan perkara mudah.
Jika pembagian ruang kurang tepat, rumah justru bisa terasa sesak, pengap, dan memiliki banyak sudut yang tidak terpakai.
Salah satu konsep yang menarik adalah open space, yaitu menggabungkan ruang keluarga, ruang makan, dan dapur tanpa banyak sekat permanen. Cara ini membuat pandangan antarruang lebih terbuka sehingga rumah tidak terasa terlalu penuh.
Ada pula desain rumah berbentuk L yang memanfaatkan sudut lahan sekaligus memberikan kesempatan untuk menghadirkan taman samping. Bagi keluarga yang mengutamakan privasi, layout linier dengan tiga kamar tidur di satu sisi bangunan juga bisa dipertimbangkan.
Berbagai pilihan tersebut menunjukkan bahwa rumah tiga kamar tidak harus memiliki ukuran bangunan yang besar. Penataan zonasi, pencahayaan alami, dan sirkulasi udara yang baik turut menentukan kenyamanan penghuninya.
Baca selengkapnya di sini: Desain Rumah 3 Kamar untuk Keluarga yang Ingin Ruang Terasa Lebih Lapang
Advertisement
2. 6 Desain Pagar Rumah Tanpa Tembok Tinggi, Bikin Fasad Lebih Terbuka dan Tetap Aman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9377486/original/062763800_1792466207-d5b34ef3-0a0b-48f2-966b-1a3d47b6a4e2.jpeg)
Pagar rumah sering kali dibuat tinggi untuk memberikan batas yang jelas antara area pribadi dan lingkungan sekitar. Namun, bagi pemilik rumah dengan halaman terbatas, tembok yang terlalu masif terkadang membuat bagian depan hunian terlihat semakin sempit.
Alternatifnya adalah menggunakan desain pagar tanpa tembok tinggi. Model ini tetap memberikan pembatas, tetapi memungkinkan cahaya dan udara masuk serta membuat tampilan fasad lebih terbuka.
Salah satunya adalah pagar besi hollow horizontal. Susunan bilah mendatar memberikan kesan visual lebih lebar dan cocok untuk rumah minimalis dengan halaman depan terbatas.
Ada juga pagar kombinasi kayu dan besi yang menghadirkan kesan hangat. Perpaduan kedua material tersebut cocok untuk rumah bergaya Japandi, Scandinavian, maupun tropis minimalis.
Bagi yang masih menginginkan pembatas permanen, pagar tembok setengah tinggi dengan bagian atas terbuka bisa menjadi pilihan. Bagian bawah memberikan batas fisik, sedangkan bagian atas dapat dilengkapi besi dekoratif, tanaman, atau bilah kayu.
Meski tampilannya lebih terbuka, aspek keamanan tetap perlu diperhatikan. Pemilik rumah bisa melengkapinya dengan kunci pagar berkualitas, CCTV, dan lampu sensor gerak agar hunian tetap terlindungi.
Baca selengkapnya di sini: Desain Pagar Rumah Tanpa Tembok Tinggi
3. 8 Inspirasi Pagar Rumah Mungil yang Tidak Membuat Halaman Terasa Sempit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386063/original/056979700_1793324635-1.jpg)
Memiliki halaman depan yang kecil bukan berarti harus menghilangkan pagar demi mendapatkan kesan lapang. Dengan memilih model yang tepat, pagar justru bisa mempercantik fasad tanpa membuat area depan rumah terlihat semakin sesak.
Hal yang perlu diperhatikan adalah penggunaan material, ukuran bilah, warna, serta celah antarsusunan pagar. Desain yang terlalu tertutup dapat membatasi pandangan dan membuat halaman terasa lebih sempit.
Pagar besi rendah dengan model kisi terbuka menjadi salah satu pilihan sederhana. Susunan bilah vertikal yang diberi jarak membuat batas halaman tetap terlihat tanpa menutup seluruh pandangan.
Model lainnya adalah pagar besi minimalis dengan bilah vertikal ramping dan pagar horizontal dengan celah antarpapan. Keduanya dapat memberikan kesan lebih ringan sekaligus membantu menciptakan tampilan fasad yang rapi.
Jika menginginkan pembatas yang lebih tertutup pada bagian bawah, kombinasi tembok pendek dan besi terbuka dapat menjadi alternatif. Pemilik rumah juga bisa menambahkan tanaman rambat yang diarahkan tumbuh ke atas menggunakan rangka atau trellis.
Pemanfaatan bidang vertikal tersebut menarik untuk halaman kecil karena tanaman tidak membutuhkan banyak ruang tanah.
Dengan memilih material dan model yang sesuai, rumah mungil tetap bisa memiliki pagar yang menarik, nyaman, dan tidak membuat halaman kehilangan kesan lapangnya.
Baca selengkapnya di sini: Pagar Rumah Mungil yang Tidak Membuat Halaman Terasa Sempit
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4160798/original/079359000_1663319947-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360581/original/074488200_1790655511-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-09-29T111631.534.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360712/original/030827900_1790662146-cek_fakta_--_BLT_UMKM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261063/original/026293200_1781677316-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-17T130056.370.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9340138/original/049519900_1788488702-Rumah_3_Kamar_dengan_Ruang_Keluarga_dan_Ruang_Makan_Menyatu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335798/original/047657000_1788064938-AI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379459/original/051652600_1792631921-WhatsApp_Image_2026-10-21_at_12.39.32.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374953/original/008947000_1792115215-1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4175716/original/069148400_1664458437-Pemprov_DKI_Akan_Dukung_Pencabutan_Status_Pandemi_Covid-19-IQBAL_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338364/original/062411800_1788326208-Gemini_Generated_Image_sermxxsermxxserm.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5003462/original/003045000_1731476528-1.jpeg)