Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Kehutanan melalui Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabalnusra) bersama Balai Taman Nasional (TN) Meru Betiri kembali menggagalkan upaya penyelundupan hasil hutan ilegal.
Sebanyak 343 batang kayu yang diangkut menggunakan truk diamankan di kawasan Kalibaru, Banyuwangi. Tiga orang sempat diamankan untuk menjalani pemeriksaan awal. Setelah dilakukan pendalaman, penyidik menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus yang diduga terkait jaringan sindikat pembalakan liar dengan Bali sebagai tujuan pengiriman.
Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa penegakan hukum di kawasan konservasi tidak boleh sekadar berfokus pada penyelesaian perkara pidana. Lebih dari itu, langkah penindakan harus mampu menutup celah kejahatan sekaligus memperkuat sistem perlindungan agar kerusakan hutan tidak terus berulang.
Advertisement
“Setiap penindakan harus membuat kawasan konservasi semakin sulit ditembus oleh pelaku kejahatan kehutanan. Kita tidak boleh terus-menerus menghadapi pola pelanggaran yang sama tanpa memperbaiki sistem perlindungannya,” ujar Januanto, Senin (2/11).
Menurutnya, Gakkum Kehutanan harus hadir sebagai kekuatan pendukung bagi para pengelola taman nasional dan kawasan konservasi di seluruh Indonesia yang setiap hari berjuang di garis depan. Negara, imbuhnya, tidak boleh hanya muncul saat ada penangkapan.
“Kehadiran negara harus dirasakan melalui hutan yang lebih terlindungi, habitat satwa yang lebih aman, serta masyarakat yang tetap memperoleh manfaat dari kelestarian alam. Tidak boleh ada keuntungan dari kejahatan yang dibayar dengan rusaknya kawasan konservasi dan hilangnya kekayaan alam bangsa,” tegasnya.
Pengungkapan kasus ini bermula pada pukul 01.30 WIB ketika petugas TN Meru Betiri menerima informasi terkait pergerakan truk mencurigakan dari Blok Barat Sungai, Desa Curahnongko, Kecamatan Tempurejo, Jember. Wilayah tersebut berbatasan langsung dengan kawasan taman nasional.
Petugas kemudian membuntuti truk hingga ke Kota Jember. Sekitar pukul 04.30 WIB, kendaraan tersebut kembali terpantau melintas di Jalan Raya Kalibaru, Kabupaten Banyuwangi.
Dari hasil pemeriksaan awal, petugas menemukan 343 batang kayu berbagai ukuran yang diduga berjenis laosan atau meranti jawa (Dipterocarpus hasseltii). Kayu-kayu tersebut juga menunjukkan bekas potongan gergaji mesin (chainsaw).
Para pelaku turut melampirkan nota angkutan hasil hutan kayu budidaya yang menyebutkan bahwa kayu tersebut berasal dari areal hutan hak. Dokumen ini kini tengah didalami penyidik untuk menguji kesesuaiannya dengan kondisi fisik, volume, dan jenis kayu yang ditemukan di lapangan.
Dalam proses pengamanan awal, petugas sempat memeriksa tiga orang di lokasi. Namun, berdasarkan hasil pendalaman dan pemeriksaan intensif, satu orang dinyatakan tidak terbukti terlibat dan telah dikembalikan. Sementara itu, dua orang lainnya resmi diproses lebih lanjut sebagai tersangka.
Keduanya masing-masing berinisial BR yang diduga sebagai pemilik kayu serta TAS selaku penanggung jawab sekaligus pengendali distribusi yang merencanakan pengiriman kayu ke Bali.
Barang bukti berupa satu unit truk dan muatan kayu kini diamankan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Balai Gakkum Jabalnusra. Sementara itu, kedua tersangka diproses lebih lanjut untuk mengusut tuntas asal-usul kayu sekaligus memburu aktor lain di balik rantai peredaran gelap tersebut.
Kepala Balai TN Meru Betiri, RM Wiwied Widodo, menyatakan bahwa penindakan ini menjadi momentum evaluasi dan perbaikan berkelanjutan di tingkat tapak. Melalui SMART Patrol, pihaknya berkomitmen mengarahkan pengawasan secara lebih presisi pada titik-titik rawan.
Menurutnya, perlindungan kawasan tidak boleh hanya menunggu pelanggaran terjadi. Petugas harus hadir secara nyata untuk merawat ekosistem dan melindungi habitat satwa liar.
Langkah tegas ini melengkapi rangkaian pengamanan yang konsisten dilakukan sebelumnya. Pada 2025, petugas gabungan berhasil membongkar pengiriman 1.366 batang kayu ilegal dengan tujuan Bali. Kasus tersebut kini telah berstatus P-21 dengan tiga tersangka.
Pada September 2026, petugas kembali mengamankan 79 batang kayu olahan dari jalur serupa.
Sementara itu, Kepala Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Jabalnusra, Aswin Bangun, memastikan bahwa penyidikan akan dilakukan secara komprehensif untuk mengungkap konstruksi hukum perkara tersebut secara utuh.
“Penanganan perkara ini tidak cukup hanya membuktikan asal-usul kayu dan keabsahan dokumen angkutannya. Kami harus mengurai bagaimana kayu diperoleh, siapa yang mengatur pengangkutan dan perdagangannya, serta siapa yang sesungguhnya menikmati keuntungan terbesar. Dengan konstruksi perkara yang matang, penegakan hukum diharapkan mampu menjangkau penanggung jawab utama dan memutus mata rantai kejahatan yang mengancam Meru Betiri,” pungkasnya.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373173/original/043570100_1791954492-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-10-14T120512.346.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373717/original/089421500_1791973478-Cek_fakta_Bank_Mandiri_--.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291533/original/094652600_1783567822-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-09T102907.971.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388160/original/000171000_1793603790-HOAX__54_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388665/original/088125400_1793672010-WhatsApp_Image_2026-11-02_at_22.18.43.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360246/original/072582700_1790602854-1000446717.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388567/original/072561900_1793626972-1000096007.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4068805/original/076248000_1656588418-ilustrasi_pemerkosaan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388511/original/060003100_1793619632-WhatsApp_Image_2026-11-02_at_17.55.05.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388526/original/022730400_1793620697-PHOTO-2026-11-02-18-09-16.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388459/original/001099500_1793615106-WhatsApp_Image_2026-11-02_at_17.19.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388380/original/094612200_1793610935-IMG_20261102_133226_6.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9374385/original/015166600_1792048774-IMG_3363.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388167/original/015749900_1793603992-PHOTO-2026-11-02-13-48-12.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386830/original/012264700_1793375966-IMG_1430.jpeg)