Liputan6.com, Jakarta -Rempah kering seperti ketumbar, lada, kayu manis, hingga oregano menjadi andalan untuk memperkaya rasa masakan sehari-hari. Namun, aromanya yang semula tajam bisa cepat memudar jika disimpan sembarangan, terutama di dapur dengan udara lembap yang membuat rempah menggumpal dan berisiko berjamur.
Cara menyimpan rempah kering agar aromanya tidak cepat hilang saat lembap adalah memindahkannya ke wadah kedap udara yang bersih dan kering, lalu menaruhnya di tempat sejuk, gelap, serta jauh dari kompor dan jendela. Pastikan pula rempah benar-benar kering sebelum disimpan.
Artikel ini akan membahas secara lengkap cara menyimpan rempah kering agar aromanya tidak cepat hilang saat lembap, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (3/11/2026).
Advertisement
1. Kenali Penyebab Aroma Rempah Cepat Hilang saat Lembap
Aroma dan rasa rempah berkaitan dengan kandungan minyak atsiri di dalamnya. Menurut panduan otoritas pangan India, FSSAI, udara, cahaya, dan panas menurunkan cita rasa rempah serta herba kering. Sebuah studi pada marjoram juga menempatkan kadar minyak atsiri dan kadar air sebagai faktor utama penentu mutu rempah, serta menyebut sifat higroskopis penting bagi stabilitas penyimpanan.
Kelembapan menjadi ancaman tersendiri karena rempah kering mudah menyerap uap air dari udara. Kajian di Jurnal Ilmiah Rekayasa Pertanian dan Biosistem, Universitas Mataram, menjelaskan bahwa sifat higroskopis ini dapat memicu perubahan warna, bau tengik, pertumbuhan jamur, hingga serangan serangga. Studi di Food Research International pada campuran bumbu juga menunjukkan bahwa kenaikan suhu dan kelembapan memengaruhi kadar air dan aktivitas air, yang berkaitan dengan penggumpalan selama penyimpanan.
2. Simpan dalam Wadah Kedap Udara yang Bersih dan Kering
University of Maryland Extension menyarankan rempah dan herba kering disimpan dalam wadah kaca kedap udara, di tempat yang sejuk, gelap, dan kering seperti lemari atau laci. Wadah yang digunakan sebaiknya kedap udara sekaligus kedap uap agar rempah tidak menyerap kelembapan atau kehilangan aroma.
Pilihan bahan wadah juga berpengaruh. Penelitian di Jurnal RETIPA pada bubuk andaliman menemukan bahwa mutu terbaik, dilihat dari kadar air, kadar oleoresin, dan nilai organoleptik, diperoleh pada kemasan botol kaca dan botol plastik. Agar mudah dipantau, beri label nama rempah dan tanggal pengemasan. Pastikan juga wadah dan sendok yang dipakai benar-benar kering supaya tidak ada air yang ikut masuk.
3. Taruh di Tempat Sejuk, Gelap, dan Jauh dari Kompor
Ohio State University Extension menganjurkan rempah disimpan di area yang sejuk, kering, dan gelap untuk melindungi warna serta aromanya. Rempah juga tidak diletakkan dekat kompor atau di ambang jendela. Rempah kering sebaiknya dijauhkan dari panas dan sinar matahari langsung, dengan wadah yang selalu tertutup rapat.
Dalam praktiknya, lemari atau laci tertutup yang jauh dari sumber panas bisa menjadi pilihan. Rak bumbu yang tampak rapi di dekat kompor memang praktis, tetapi lokasi itu paling rawan terkena panas. Biasakan menutup kembali wadah segera setelah digunakan agar udara lembap tidak sempat masuk.
4. Pastikan Rempah Benar-Benar Kering dan Pilih Bentuk Utuh bila Memungkinkan
Bagi Anda yang mengeringkan rempah atau herba sendiri di rumah, pastikan bahan benar-benar kering sebelum disimpan. Rempah yang masih menyimpan air akan lebih mudah mengalami masalah akibat kelembapan, seperti jamur dan serangan serangga.
Selain itu, rempah dan herba utuh mempertahankan mutunya lebih lama daripada yang sudah digiling. Karena itu, membeli lada butir, ketumbar biji, atau kayu manis batang lalu menggilingnya saat dibutuhkan dapat membantu menjaga aroma lebih lama.
5. Kenali Tanda Rempah Terkena Lembap dan Kapan Harus Diganti
Tanda rempah terdampak lembap antara lain warna yang berubah, bau tengik, adanya jamur, serangga, atau rempah yang menggumpal. Jika jamur atau serangga sudah terlihat, sebaiknya rempah dibuang dan wadahnya dicuci lalu dikeringkan sempurna sebelum dipakai kembali.
Rempah juga tidak bertahan selamanya meski disimpan dengan benar. Ohio State University Extension menyebut herba kering dapat disimpan hingga sekitar satu tahun untuk mutu terbaik, rentang yang sama bila disimpan di tempat sejuk dan kering. Penelitian pada bubuk andaliman memperlihatkan bahwa makin lama penyimpanan, kadar air meningkat sementara kadar oleoresin dan penilaian sensori menurun.
Pertanyaan yang Sering Diajukan Seputar Cara Menyimpan Rempah Kering
Q: Mengapa rempah kering bisa kehilangan aroma?
A: Aroma rempah berasal dari minyak atsiri yang dipengaruhi udara, cahaya, panas, dan kelembapan. Karena bersifat higroskopis, rempah juga mudah menyerap uap air sehingga mutunya turun.
Q: Wadah apa yang paling baik untuk menyimpan rempah kering?
A: Wadah kaca kedap udara dan kedap uap yang bersih serta kering. Penelitian pada bubuk andaliman juga menunjukkan botol kaca dan botol plastik menjaga mutu paling baik.
Q: Apakah rempah kering perlu disimpan di kulkas?
A: Umumnya tidak perlu. Beberapa sumber menyebut paprika, bubuk cabai, dan cabai merah yang disimpan di kulkas agar warna merahnya terjaga, sementara rempah lain cukup di lemari yang sejuk, gelap, dan kering.
Q: Berapa lama rempah kering bisa disimpan?
A: Herba kering umumnya terjaga mutu terbaiknya hingga sekitar satu tahun bila disimpan dengan benar. Rempah utuh biasanya lebih awet daripada yang sudah digiling, jadi catat tanggal pengemasan agar mudah dipantau.
Q: Apakah rempah yang lembap atau menggumpal masih bisa dipakai?
A: Menggumpal menandakan rempah sudah menyerap lembap dan mutunya menurun. Jika muncul jamur, bau tengik, atau serangga, sebaiknya dibuang. Jika ragu, lebih baik diganti.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388810/original/006254700_1793683157-Screenshot_2026-11-03_115910.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388777/original/057186300_1793680026-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154066/original/023634500_1741330260-top-view-spices-wooden-background.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372762/original/011082700_1791889398-Gemini_Generated_Image_ffiwcbffiwcbffiw.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9337929/original/043046600_1788264628-e32a6209-4863-47e1-bf0d-724e7cde36a2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9322448/original/040622300_1786528979-8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8137584/original/071856300_1780989778-Desain_Pagar_Tanaman_Rempah_yang_Bisa_Jadi_Dapur_Hidup.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2943029/original/048378900_1571391266-shutterstock_1172895052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389044/original/057210100_1793694024-Desain_garasi_kecil_dengan_kanopi_uPVC_yang_bisa_cegah_panas_dan_bising_saat_hujan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1645227/original/045639200_1499757467-nn20130611i1a.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9379032/original/091951300_1792571537-f20c41e4-828d-4598-9e20-975b7eb71fbc.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5455574/original/012498100_1766717374-unnamed__5_.jpg)