Liputan6.com, Jakarta - Resep bakwankubis renyah sebenarnya tidak membutuhkan banyak bahan. Bakwan sendiri merupakan salah satu gorengan favorit masyarakat Indonesia yang cocok disantap sebagai camilan maupun teman makan nasi.
Selain menggunakan wortel dan tauge, kubis atau kol juga bisa menjadi bahan utama yang menghasilkan bakwan gurih dengan tekstur renyah. Kamu hanya perlu menyiapkan kubis segar, tepung terigu, sedikit tepung beras, dan bumbu sederhana yang biasanya tersedia di dapur.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan agar bakwan tidak berakhir lembek, terlalu tebal, atau menyerap banyak minyak. Mulai dari cara memotong kubis, mengatur kekentalan adonan, hingga menentukan suhu minyak saat menggoreng.
Advertisement
Supaya hasilnya lebih maksimal, simak resep dan tips memasaknya berikut ini.
Bahan-Bahan Resep Bakwan Kubis Renyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261741/original/038608000_1781756304-Jenis_Sayuran_yang_Cocok_Dikeringkan_Jenis_Kubis.jpg)
Untuk membuat sekitar 10–12 buah bakwan ukuran sedang, siapkan bahan berikut:
- 200 gram kubis atau kol segar.
- 100 gram tepung terigu protein sedang.
- 50 gram tepung beras.
- 1 batang daun bawang.
- 1 batang wortel ukuran kecil (opsional).
- 2 siung bawang putih.
- 2 butir bawang merah.
- 1/2 sendok teh ketumbar bubuk.
- 1/2 sendok teh garam.
- 1/4 sendok teh merica bubuk.
- 1/2 sendok teh kaldu bubuk (opsional).
- 120–150 ml air dingin.
- Minyak goreng secukupnya.
Advertisement
Cara Membuat Bakwan Kubis Renyah
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389523/original/010314700_1793755546-IMG_2793.jpeg)
Setelah semua bahan tersedia, ikuti langkah-langkah berikut agar bakwan matang merata dan memiliki tekstur garing.
1. Siapkan dan potong kubis
Buang bagian luar kubis yang layu atau kotor. Pisahkan lembarannya, kemudian cuci menggunakan air mengalir.
Tiriskan hingga tidak ada air berlebihan. Setelah itu, iris kubis tipis-tipis agar mudah tercampur dengan adonan dan matang ketika digoreng.
2. Siapkan bumbu halus
Haluskan bawang putih dan bawang merah. Campurkan dengan ketumbar bubuk, merica, garam, serta kaldu bubuk jika digunakan.
3. Campurkan tepung dan air
Masukkan tepung terigu dan tepung beras ke dalam wadah. Tambahkan bumbu halus, kemudian tuangkan air dingin sedikit demi sedikit.
Aduk sampai membentuk adonan yang cukup kental. Jangan langsung menuangkan seluruh air karena jumlah yang dibutuhkan bisa berbeda bergantung pada kondisi tepung.
4. Masukkan kubis dan sayuran lainnya
Tambahkan irisan kubis, daun bawang, dan wortel ke dalam adonan. Aduk hingga semua sayuran terlapisi tepung secara merata.
Pastikan adonan tidak terlalu encer karena bisa membuat bakwan mudah melebar dan menyerap minyak.
5. Panaskan minyak goreng
Siapkan wajan dengan minyak yang cukup untuk menggoreng. Panaskan menggunakan api sedang.
Untuk mengetahui apakah minyak sudah siap, masukkan sedikit adonan. Jika langsung muncul gelembung dan adonan mulai mengapung, minyak sudah cukup panas.
6. Goreng bakwan hingga keemasan
Ambil satu sendok sayur adonan, kemudian tuangkan perlahan ke dalam minyak panas. Pipihkan sedikit agar bagian tengah tidak terlalu tebal.
Goreng beberapa buah sekaligus, tetapi jangan memenuhi wajan. Balik bakwan ketika bagian bawah sudah kokoh dan berwarna keemasan.
Angkat setelah kedua sisinya matang dan tiriskan. Bakwan kubis renyah siap disajikan selagi hangat.
Tips Memasak Bakwan Kubis agar Renyah dan Tidak Lembek
Meskipun terlihat sederhana, membuat bakwan yang garing ternyata membutuhkan beberapa trik. Berikut hal-hal yang bisa diterapkan agar hasilnya lebih memuaskan.
1. Gunakan Kubis Segar dan Jangan Terlalu Basah
Kubis yang segar memiliki tekstur lebih renyah dan tidak mudah hancur ketika dicampurkan ke dalam adonan.
Setelah dicuci, tiriskan kubis terlebih dahulu. Air yang menempel pada sayuran dapat membuat adonan menjadi terlalu encer sehingga hasil gorengan kurang garing.
2. Campurkan Tepung Terigu dan Tepung Beras
Salah satu trik membuat bakwan lebih renyah adalah mengombinasikan tepung terigu dengan tepung beras.
Tepung terigu membantu membentuk adonan yang menyatukan sayuran, sedangkan tepung beras dapat memberikan tekstur lebih kering dan garing pada hasil gorengan.
Jangan menggunakan tepung terigu saja jika ingin mencoba variasi tekstur yang lebih renyah.
3. Jangan Mengiris Kubis Terlalu Tebal
Irisan kubis yang terlalu besar membuat adonan sulit menyatu. Selain itu, bagian tengah bakwan bisa terasa kurang matang ketika digoreng.
Sebaiknya iris kubis tipis-tipis agar setiap bagian dapat terlapisi adonan dengan baik.
4. Hindari Mengaduk Adonan Terlalu Lama
Setelah semua bahan tercampur, cukup aduk sampai tidak ada bagian tepung yang menggumpal.
Mengaduk terlalu lama dapat membuat adonan tepung terigu menjadi lebih liat. Akibatnya, bakwan berpotensi memiliki tekstur lebih padat daripada renyah.
5. Pastikan Minyak Sudah Cukup Panas
Minyak yang belum panas membuat bakwan membutuhkan waktu lebih lama untuk matang. Kondisi ini dapat membuat gorengan menyerap lebih banyak minyak.
Sebaliknya, minyak yang terlalu panas membuat bagian luar cepat kecokelatan sementara bagian dalam belum matang.
Gunakan api sedang dan pertahankan panas minyak selama proses menggoreng.
6. Jangan Memasukkan Terlalu Banyak Adonan Sekaligus
Menggoreng terlalu banyak bakwan dalam satu waktu dapat menurunkan suhu minyak.
Akibatnya, bakwan lebih sulit mendapatkan tekstur garing. Berikan jarak antargorengan agar panas minyak bisa bekerja lebih merata.
7. Tiriskan Bakwan dengan Benar
Setelah matang, angkat bakwan menggunakan saringan dan letakkan di atas rak peniris atau wadah beralas tisu penyerap minyak.
Hindari menumpuk bakwan ketika masih panas karena uap yang terperangkap dapat membuat permukaannya cepat lembek.
Sementara itu, Kementerian Kesehatan RI melalui panduan pengolahan makanan mengingatkan pentingnya menggunakan bahan yang bersih, memperhatikan suhu memasak, serta tidak menggunakan minyak goreng secara berulang-ulang. Prinsip ini dapat diterapkan saat membuat bakwan kubis di rumah.
Variasi Resep Bakwan Kubis agar Tidak Membosankan
Selain memiliki tekstur renyah dan rasa yang ringan, kubis juga mengandung sejumlah zat gizi. Berdasarkan Tabel Komposisi Pangan Segar Indonesia dari Badan Pangan Nasional, setiap 100 gram kubis mengandung sekitar 2,72 gram serat pangan, 5,05 gram karbohidrat total, serta protein dan lemak dalam jumlah kecil. Kubis juga memiliki kadar air yang tinggi, yakni sekitar 94,77 persen.
Kandungan tersebut membuat kubis bisa menjadi salah satu pilihan sayuran untuk melengkapi menu sehari-hari.
Selain menggunakan kubis sebagai bahan utama, kamu bisa menambahkan beberapa bahan lain untuk mendapatkan rasa dan tekstur berbeda.
- Bakwan kubis wortel: Tambahkan wortel yang dipotong korek api untuk memberikan rasa sedikit manis dan warna lebih menarik.
- Bakwan kubis jagung: Campurkan jagung manis pipil agar menghasilkan perpaduan rasa gurih dan manis.
- Bakwan kubis udang: Tambahkan udang kecil yang sudah dibersihkan untuk memberikan cita rasa lebih gurih.
- Bakwan kubis pedas: Masukkan irisan cabai rawit atau cabai merah ke dalam adonan bagi penyuka makanan pedas.
- Bakwan kubis daun bawang: Perbanyak daun bawang untuk mendapatkan aroma yang lebih harum.
Penambahan bahan sebaiknya disesuaikan dengan kekentalan adonan. Jika sayuran yang digunakan mengandung banyak air, kurangi takaran air agar bakwan tidak mudah lembek.
Pertanyaan Seputar Resep Bakwan Kubis Renyah
1. Mengapa bakwan kubis menjadi lembek setelah digoreng?
Bakwan bisa menjadi lembek karena adonan terlalu encer, kubis masih mengandung banyak air, minyak kurang panas, atau gorengan ditumpuk ketika masih panas.
2. Apakah bakwan kubis bisa dibuat tanpa telur?
Bisa. Resep ini memang tidak menggunakan telur sehingga cocok bagi yang ingin membuat bakwan dengan bahan sederhana. Tepung terigu dan tepung beras dapat membantu menyatukan adonan.
3. Bagaimana cara menyimpan bakwan kubis agar tidak cepat lembek?
Biarkan bakwan dingin terlebih dahulu sebelum disimpan dalam wadah bersih dan tertutup. Jika ingin menghangatkannya kembali, gunakan oven atau air fryer agar permukaannya kembali garing. Hindari menyimpan bakwan dalam keadaan masih panas karena uap air dapat membuat teksturnya cepat berubah.
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344440/original/084293900_1788945337-cek_fakta_PGI.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9315872/original/087159700_1785900314-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-05T102428.295.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388810/original/006254700_1793683157-Screenshot_2026-11-03_115910.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9323076/original/064136000_1786599582-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-13T123857.729.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389522/original/003755300_1793755546-IMG_2792.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381185/original/054329400_1792762607-IMG-20261023-WA0048.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334371/original/094294700_1787837439-Gemini_Generated_Image_7raitu7raitu7rai.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345900/original/062340900_1789097492-01M262PDJHAE6J0WECTX6XJYVH.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329211/original/003143800_1787226705-Bakwan_selada_telur_renyah_gurih.jpg)