Liputan6.com, Jakarta -Kikil tunjang menjadi salah satu hidangan khas rumah makan Padang yang banyak digemari karena teksturnya kenyal, lembut, dan terasa gurih. Bagian kaki sapi ini biasanya disajikan dengan kuah gulai santan berwarna kuning kemerahan yang kaya rempah. Ketika disantap bersama nasi putih hangat, perpaduan rasa gurih dan sedikit pedasnya terasa begitu menggugah selera.
Meski terlihat sederhana, memasak kikil tunjang ternyata membutuhkan teknik tersendiri. Jika proses pengolahannya kurang tepat, kikil bisa terasa alot, masih berbau amis, bahkan memiliki tekstur berlendir yang kurang menggugah selera. Padahal, dengan pemilihan bahan dan cara perebusan yang benar, kikil bisa menjadi empuk tanpa kehilangan tekstur kenyal khasnya.
Kunci memasak kikil tunjang terletak pada proses pembersihan, perebusan awal, penggunaan rempah, serta waktu memasak. Lantas bagaimana cara memasak kikil tunjang agar empuk dan tidak berbau amis seperti di rumah makan Padang? Melansir dari berbagai sumber, Jumat (6/11/2026), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Pilih Kikil Tunjang yang Masih Segar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6188646/original/085125500_1779068685-Gemini_Generated_Image_eswgf2eswgf2eswg.jpg)
Langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan adalah memilih kikil tunjang berkualitas baik. Sebaiknya pilih kikil yang memiliki warna cerah alami, permukaannya bersih, dan tidak mengeluarkan aroma busuk atau menyengat. Hindari kikil yang sudah berlendir berlebihan atau menunjukkan perubahan warna tidak wajar.
Kikil yang masih segar akan lebih mudah diolah dan menghasilkan rasa yang lebih enak. Sebaliknya, bahan yang sudah mengalami penurunan kualitas bisa tetap mengeluarkan aroma tidak sedap meskipun sudah direbus bersama banyak rempah.
Jika membeli kikil di pasar, perhatikan juga cara penyimpanannya. Pilih penjual yang menjaga bahan tetap dingin dan terlindung dari paparan kotoran. Setelah dibeli, kikil sebaiknya segera dibersihkan atau disimpan dalam lemari pendingin jika belum langsung dimasak.
Advertisement
2. Bersihkan Kikil di Bawah Air Mengalir
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4692697/original/021930500_1703052666-pexels-burst-545013.jpg)
Setelah mendapatkan kikil tunjang yang segar, bersihkan terlebih dahulu menggunakan air mengalir. Gosok seluruh permukaannya secara perlahan untuk menghilangkan sisa kotoran, lendir, dan bagian yang masih menempel. Jika masih terdapat bulu-bulu halus, pastikan bagian tersebut sudah dibersihkan dengan benar sebelum dimasak.
Kikil yang sudah dicuci bersih akan lebih siap untuk melalui proses perebusan. Jangan hanya membilas bagian luarnya, tetapi perhatikan pula lipatan dan bagian permukaan yang sulit dijangkau karena kotoran bisa tertinggal di sana.
Setelah dicuci, tiriskan kikil sebelum dimasukkan ke dalam panci. Tahapan ini penting agar kotoran yang terlepas tidak ikut terbawa ke proses memasak berikutnya.
3. Rebus Kikil Sebentar dan Buang Air Pertamanya
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405458/original/078579500_1762482561-kikil__4_.jpg)
Salah satu trik penting agar kikil tidak berbau amis adalah melakukan perebusan awal. Masukkan kikil yang sudah dicuci ke dalam panci berisi air, kemudian rebus sampai mendidih. Setelah sekitar 10–15 menit, angkat kikil dan buang air rebusan pertama.
Perebusan awal membantu melepaskan sisa kotoran, lendir, dan aroma kurang sedap yang masih menempel pada kikil. Jika aroma khas sapi masih cukup kuat, proses ini dapat diulangi sebelum kikil dimasak hingga empuk.
Setelah itu, bilas kembali kikil menggunakan air bersih. Jangan menggunakan air rebusan pertama untuk membuat gulai karena aromanya bisa memengaruhi rasa kuah dan membuat hidangan kurang sedap.
Advertisement
4. Gunakan Jahe, Serai, dan Daun Salam saat Merebus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363636/original/069744100_1790908705-Rebus-Diamkan-Rebus.jpg)
Setelah perebusan pertama selesai, siapkan air baru untuk merebus kikil kembali. Kali ini, tambahkan beberapa bahan aromatik seperti jahe yang sudah digeprek, serai, daun salam, daun jeruk, dan lengkuas. Rempah-rempah tersebut memiliki aroma khas yang membantu mengurangi kesan amis sekaligus memberikan aroma lebih sedap pada kikil.
Jahe memberikan aroma hangat, sedangkan serai dan daun jeruk menghadirkan wangi segar. Lengkuas dan daun salam juga sering digunakan dalam masakan Nusantara untuk memperkaya aroma hidangan.
Masukkan semua bahan tersebut bersama kikil, lalu rebus hingga teksturnya mulai melunak. Gunakan api sedang hingga kecil setelah air mendidih agar proses pemasakan lebih terkendali. Jangan terburu-buru mengangkat kikil sebelum teksturnya cukup empuk.
5. Rebus Kikil Lebih Lama atau Gunakan Panci Presto
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363637/original/074742800_1790908705-kikil.jpg)
Kikil tunjang memiliki jaringan ikat yang membuat teksturnya kenyal dan membutuhkan waktu lebih lama untuk menjadi lunak. Karena itu, jangan hanya mengandalkan perebusan singkat jika ingin mendapatkan tekstur empuk seperti hidangan di rumah makan Padang.
Jika menggunakan panci biasa, rebus kikil dengan api kecil hingga teksturnya lunak. Waktu memasak dapat berbeda bergantung pada ketebalan, ukuran potongan, dan kondisi awal kikil. Periksa teksturnya secara berkala menggunakan garpu atau pisau.
Untuk menghemat waktu, panci presto bisa menjadi pilihan. Tekanan dan suhu tinggi di dalam panci membantu mempercepat pelunakan jaringan ikat. Namun, ikuti petunjuk penggunaan alat, termasuk batas pengisian dan prosedur pelepasan tekanan. Jangan membuka panci sebelum tekanannya benar-benar turun.
Advertisement
6. Potong Kikil Setelah Teksturnya Mulai Empuk
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5405459/original/038077700_1762482562-kikil__3_.jpg)
Setelah kikil selesai direbus, angkat dan tiriskan terlebih dahulu. Tunggu hingga suhunya cukup aman untuk ditangani, kemudian potong sesuai ukuran yang diinginkan. Potongan yang tidak terlalu besar akan lebih mudah disantap dan membuat bumbu gulai meresap ke permukaannya.
Jika kikil tunjang ingin disajikan seperti di rumah makan Padang, potongan bisa dibuat agak lebar atau mengikuti bentuk aslinya. Jangan memotongnya terlalu kecil karena kikil masih akan dimasak kembali bersama bumbu gulai.
Perhatikan pula teksturnya saat dipotong. Kikil yang sudah cukup empuk biasanya terasa kenyal tetapi tidak keras ketika digigit. Jika masih alot, sebaiknya lanjutkan perebusan sebelum masuk ke tahap memasak bumbu.
7. Masak Bersama Bumbu Gulai Khas Padang
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314283/original/044583000_1785741415-12b24d2d-eae1-4d32-930c-5b25b7188e07.jpg)
Rahasia kelezatan kikil tunjang ala rumah makan Padang juga terletak pada racikan bumbunya. Siapkan bawang merah, bawang putih, cabai merah, kunyit, jahe, kemiri, dan ketumbar untuk dihaluskan. Tambahkan serai, daun salam, daun jeruk, serta lengkuas sebagai bumbu aromatik.
Tumis bumbu halus bersama rempah hingga matang dan mengeluarkan aroma harum. Proses menumis ini penting agar rasa bumbu tidak terasa mentah ketika dicampurkan dengan santan. Setelah itu, masukkan kikil yang sudah direbus dan potong-potong, kemudian aduk hingga seluruh permukaannya terbalut bumbu.
Tambahkan santan secara bertahap sambil terus diaduk perlahan. Gunakan api kecil agar santan tidak pecah. Beri garam dan sedikit gula sesuai selera, kemudian masak sampai kuah mengental dan bumbu meresap ke dalam kikil.
Advertisement
8. Masak dengan Api Kecil agar Bumbu Meresap Sempurna
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5234787/original/098147000_1748401299-Depositphotos_1596849_L.jpg)
Setelah kikil dan santan tercampur, jangan langsung mematikan kompor. Masak kembali menggunakan api kecil sambil sesekali diaduk agar bumbu meresap dan kuah tidak menempel di dasar panci.
Proses memasak perlahan juga membantu menghasilkan kuah gulai yang lebih kaya rasa. Kikil akan menyerap perpaduan bumbu, santan, dan rempah sehingga rasanya lebih gurih ketika disantap. Namun, jangan memasaknya terlalu lama sampai kikil kehilangan bentuk atau menjadi terlalu lembek.
Jika kuah mulai mengental dan minyak santan terlihat sedikit muncul di permukaan, periksa kembali rasa serta tekstur kikil. Setelah matang, sajikan selagi hangat bersama nasi putih, sambal hijau, dan daun singkong rebus agar terasa seperti menikmati hidangan di rumah makan Padang.
Tips Tambahan agar Kikil Tunjang Lebih Nikmat
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261123/original/004360200_1781682011-gulai.jpeg)
Terdapat beberapa tips tambahan agar kikil tunjang lebih nikmat disantap. Melansir dari Food Safety and Inspection Service (USDA) dan Preventing Food Poisoning (CDC), berikut tips-tipsnya:
- Jangan menggunakan kikil yang sudah berbau busuk. Rempah tidak dapat memperbaiki bahan yang sudah rusak.
- Jangan terlalu banyak menambahkan air saat memasak gulai agar kuah tidak terlalu encer.
- Gunakan api kecil ketika memasukkan santan kental supaya teksturnya tetap bagus.
- Jika belum langsung disajikan, simpan kikil dalam wadah tertutup di lemari pendingin. Jangan membiarkan masakan bersantan terlalu lama pada suhu ruang.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Memasak Kikil Tunjang
1. Berapa lama merebus kikil tunjang agar empuk?
Waktu perebusan bergantung pada ketebalan dan kondisi kikil. Rebus hingga teksturnya lunak dan tidak alot. Panci presto dapat digunakan untuk mempercepat prosesnya.
2. Apakah air rebusan pertama kikil harus dibuang?
Sebaiknya dibuang karena perebusan awal membantu melepaskan kotoran dan mengurangi aroma kurang sedap. Setelah itu, bilas kikil sebelum direbus kembali.
3. Apa bahan alami untuk menghilangkan bau amis kikil?
Jahe, serai, lengkuas, daun salam, dan daun jeruk bisa digunakan saat merebus kikil untuk membantu mengurangi aroma khas sapi.
4. Mengapa kikil tetap alot meskipun sudah direbus lama?
Kikil memiliki jaringan ikat yang membutuhkan waktu pemasakan cukup panjang untuk melunak. Ketebalan potongan, kondisi bahan, dan suhu memasak juga memengaruhi hasil akhirnya.
5. Apakah kikil tunjang bisa dimasak tanpa santan?
Bisa. Kikil dapat diolah menjadi tumisan cabai hijau, sup, atau hidangan berkuah tanpa santan. Bumbu dan rempah tetap bisa memberikan cita rasa gurih.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389747/original/012986700_1793772599-Screenshot_2026-11-04_130915.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317894/original/043579200_1786076765-Screenshot_2026-08-07_110222.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6126278/original/025631900_1779010300-Tugas__13_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317863/original/052285500_1786075641-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-07T110613.668.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391419/original/092082700_1793930098-Gemini_Generated_Image_q485hpq485hpq485.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4058765/original/090496100_1655735658-Vaksinasi_Flu.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9381694/original/075241200_1792850777-IMG-20261023-WA0078.jpg)