Liputan6.com, Jakarta Cara memanfaatkan pekarangan sempit untuk bertani bisa dilakukan dengan menanam secara vertikal menggunakan rak bertingkat, pot, polybag, atau pagar sebagai tempat tanam.
Pilih tanaman berukuran ringkas dan pastikan mendapat cukup sinar matahari. Dengan begitu, kamu bisa memanen sayuran segar langsung dari halaman rumah.
Merujuk Pustaka BPPSDMP Kementerian Pertanian, pertanian perkotaan dapat dilakukan dengan memanfaatkan ruang kosong, pekarangan, atap, hingga dinding rumah tanpa memerlukan lahan yang luas. Untuk pekarangan sempit, metode yang bisa diterapkan antara lain vertikultur, penggunaan pot dan polybag, serta tanaman gantung.
Advertisement
1. Memanfaatkan Ruang Vertikal dengan Vertikultur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389031/original/049556700_1793693536-dinding.jpg)
Ruang vertikal menjadi titik awal yang paling masuk akal dalam cara memanfaatkan pekarangan sempit untuk bertani. Dengan menanam ke arah atas menggunakan rak bertingkat atau penyangga, kamu bisa menambah area tanam tanpa harus memperluas lahan.
Vertikultur artinya menanam di wadah yang disusun bertingkat, dan banyak orang sudah membuktikan bahwa teknik vertikultur sangat efektif untuk halaman kecil.
Pilih bidang tegak: Manfaatkan dinding atau pagar yang terkena sinar matahari. Kamu bisa menempelkan wadah ke pagar atau menumpuk kotak tanam di rak, asalkan semuanya tetap mendapat cahaya yang cukup.
Siapkan wadah bertingkat: Rak bisa kamu buat dari talang dan bambu, sedangkan wadah tabung bisa dibuat dari pipa paralon.
Isi media tanam: Media tanam bisa berupa campuran tanah, kompos, dan sekam.
Pasang teralis: Teralis cocok untuk tanaman merambat seperti kacang panjang atau mentimun. Teralis membuat sirkulasi udara lebih baik sehingga membantu mencegah penyakit jamur.
Menurut Andrea Bellamy, penulis buku Small-Space Vegetable Gardens, sebagaimana dikutip dari Garden Design, keterbatasan lahan bukan penghalang untuk berkebun karena ruang yang tersedia dapat dimanfaatkan secara kreatif.
Advertisement
2. Menanam di Pot, Polybag, dan Wadah Bekas
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389032/original/054981900_1793693536-Menanam_di_Pot__Polybag__dan_Wadah_Bekas.jpg)
Jika tanah pekarangan keras atau sebagian besar permukaannya tertutup semen, menanam menggunakan pot bisa menjadi solusi dalam cara memanfaatkan pekarangan sempit untuk bertani.
Kamu bisa memilih pot berbagai ukuran atau polybag sesuai jenis tanaman yang dibudidayakan. Selain praktis, wadah tersebut mudah dipindahkan untuk menyesuaikan kebutuhan sinar matahari dan mengatur ulang tata letak tanaman.
Pakai wadah bekas: Ember, karung beras, atau jeriken bisa kamu pakai sebagai pot. Hampir semua wadah yang bisa menampung tanah layak dipakai, asalkan drainasenya baik.
Buat lubang drainase: Lubang drainase mencegah air menggenang di dalam pot.
Kelompokkan sesuai kebutuhan air: Satukan tanaman yang butuh banyak air agar penyiraman lebih efisien.
Pertimbangkan bedeng tinggi: Menurut panduan University of Maine Cooperative Extension, bedeng tanam yang ditinggikan (raised bed) dapat menjadi pilihan untuk berkebun di lahan sempit. Metode ini memudahkan perawatan tanaman, seperti penyiraman dan penyiangan, sekaligus mengurangi kebutuhan untuk membungkuk saat berkebun.
Menurut Carol Klein, pakar berkebun, sebagaimana dikutip dari Homes & Gardens, berbagai jenis sayuran dapat dibudidayakan menggunakan pot. Tanaman salad juga termasuk pilihan yang relatif mudah ditanam dalam wadah.
3. Memilih Tanaman dan Mengatur Jadwal Tanam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389033/original/059695300_1793693536-Memilih_Tanaman_dan_Mengatur_Jadwal_Tanam.jpg)
Pemilihan tanaman yang tepat ikut menentukan keberhasilan dan hasil panen. Hal ini sering terlupakan saat mempelajari cara memanfaatkan pekarangan sempit untuk bertani, padahal setiap tanaman memiliki kebutuhan ruang, cahaya, dan perawatan yang berbeda.
Sebaiknya, pilih sayuran atau tanaman bumbu yang tidak membutuhkan banyak tempat, mudah dirawat, serta sesuai dengan kondisi pekarangan. Dengan begitu, lahan terbatas tetap bisa menghasilkan panen yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari.
Petakan sinar matahari: Dalam bukunya, Bellamy menjelaskan bahwa setiap jenis sayuran memiliki kebutuhan cahaya yang berbeda. Tomat membutuhkan lokasi paling terang, tanaman umbi dapat tumbuh dengan intensitas cahaya sedikit lebih rendah, sedangkan sayuran daun relatif toleran terhadap naungan sebagian.
Pilih tanaman ringkas: Selada, bayam, kangkung, cabai, dan tanaman herbal cocok untuk lahan kecil. Kamu juga bisa melirik sayuran yang tidak butuh pot dalam.
Utamakan yang bisa dipanen berulang: Menurut panduan UC ANR tentang berkebun herbal, peterseli, basil, thyme, oregano, dan rosemary termasuk tanaman yang relatif mudah dibudidayakan oleh pemula, baik di tanah langsung, bedeng tanam, maupun pot.
Tanam bergiliran: Kebun tetap produktif kalau kamu menanam beberapa tanaman secara berurutan di bedeng atau wadah yang sama.
Advertisement
Manfaat Bertani di Pekarangan Sempit
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389034/original/064505300_1793693536-Pekarangan_Sempit.jpg)
memanen menjadi lebih mudah. Lahan sempit tetap menyimpan banyak keuntungan jika ditata dan dimanfaatkan dengan tepat. Contoh sederhananya, kamu bisa membuat rak sayur di samping rumah yang berisi tanaman siap panen. Dengan begitu, sayuran segar untuk kebutuhan sehari-hari bisa dipetik langsung tanpa harus selalu pergi ke pasar.
Menurut Morris Hankinson, direktur Hopes Grove Nurseries, sebagaimana dikutip dari Ideal Home, kebun berukuran kecil memiliki sejumlah keunggulan. Perawatannya cenderung lebih ringan, ruang vertikal dapat dimanfaatkan secara optimal, serta proses menanam dan memanen menjadi lebih mudah. Penataan yang tepat juga membuat pekarangan tetap nyaman digunakan untuk aktivitas lain.
Hemat lahan: Dari satu titik dengan luasan tertentu, kamu bisa menanam beberapa jenis tanaman.
Hemat air: Penyiraman terpusat di wadah sehingga air tidak terbuang.
Mendukung pertanian organik: Cara ini lebih menganjurkan pupuk alami seperti kompos, pupuk kandang, dan bokashi.
Cepat panen: Umur tanamannya relatif pendek.
Perawatan sederhana: Kamu tidak perlu alat pertanian berat.
Lingkungan lebih sejuk: Tanaman ikut memperbaiki iklim mikro di sekitar rumah.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pekarangan Sempit
Apakah rumah tanpa halaman tetap bisa bertani?
Bisa. Kamu bisa memakai pot gantung, rak di dinding, atau ambang jendela yang terkena cahaya.
Sayuran apa yang paling cepat dipanen?
Bayam dan kangkung termasuk yang paling cepat. Umumnya keduanya bisa dipanen sekitar satu bulan setelah tanam.
Seberapa sering tanaman dalam pot perlu disiram?
Tanah di pot lebih cepat kering daripada tanah biasa, jadi cek kelembapannya setiap hari. Jangan sampai media tanamnya kering sepenuhnya.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391176/original/070792400_1793875895-Screenshot_2026-11-05_170652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4586406/original/086311500_1695517878-BNI_naikan_tarif.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9389030/original/043883800_1793693536-HL_bertani.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391954/original/072137000_1793958689-Vertical_500x656_-_Dayatana.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345690/original/067748100_1789050705-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_21.02.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344472/original/056989200_1788947104-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_4.34.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329986/original/052581700_1787307659-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.03.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308204/original/009529000_1785132477-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_12.46.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304577/original/005200700_1784721544-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.12.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291253/original/086637400_1783510555-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_17.07.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290264/original/065273200_1783441564-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.36.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290170/original/059488200_1783429797-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_19.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9271167/original/049315200_1783170039-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_17.30.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262336/original/070728700_1781780140-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.41.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392062/original/015622700_1793969928-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_12.54.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9348910/original/053869700_1789463007-Gemini_Generated_Image_mtjhw8mtjhw8mtjh.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9317242/original/054053800_1786007688-Screenshot_2026-08-06_161410.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9310835/original/061073100_1785375988-hl.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292214/original/078471000_1783588163-b982fa8a-cae8-4d5f-ac00-79c682a2cf4b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259169/original/004992200_1781489946-18205254943629927025.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256062/original/071334400_1781146572-14961388441168148231.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812934/original/087660100_1780630393-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/6303410/original/036407100_1779177932-urban_farming_rumah_36_6.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5548567/original/014378300_1775544413-Gemini_Generated_Image_m5huggm5huggm5hu.jpg)