Liputan6.com, Jakarta Keberadaan hama merupakan masalah umum yang sering dihadapi para petani. Hanya saja, penggunaan pestisida kimia sering meninggalkan residu yang bisa ikut termakan ketika hasil panen tidak diolah dengan cara yang tepat. Untungnya, masih ada banyak alternatif lain yang lebih aman, salah satunya dengan membuat pestisida dari bawang.
Apalagi, cara membuat pestisida dari bawang putih cukup mudah, yaitu dengan menghaluskan bawang putih, lalu merendamnya dalam air atau minyak sayur. Setelah disaring, larutan ini diencerkan dan disemprotkan ke tanaman yang diserang hama.
Supaya larutan lebih mudah menempel di daun, kamu bisa menambahkan sedikit sabun cair sebagai perekat. Bahan untuk cara membuat pestisida dari bawang putih ini biasanya sudah ada di dapur, jadi biayanya sangat murah. Jadi simak panduan selengkapnya berikut ini, sebagaimana telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (7/11/2026).
Advertisement
1. Cara Membuat Pestisida dari Bawang Putih dengan Air Rendaman
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392297/original/030743500_1794034378-1.jpg)
Metode rendaman air adalah cara membuat pestisida dari bawang putih yang paling mudah dan cocok untuk pemula. Dilansir dari Epic Gardening, cara kerja pestisida ini ada pada senyawa sulfur di dalam siung bawang putih. Saat dipadukan dengan allisin, senyawa ini membingungkan serangga karena mengganggu reseptor sensoriknya.
Untuk membuatnya, ikuti langkah-langkah berikut:
- Siapkan bahan dan alat: Sediakan 2-3 bonggol bawang putih (atau 5-10 siung untuk takaran kecil), 1 liter air bersih, blender atau ulekan, kain penyaring, sabun cair, dan botol semprot.
- Kupas dan haluskan bawang putih: Cuci bawang putih, lalu blender bersama sedikit air sampai halus. Setelah dihaluskan, diamkan sekitar 15-20 menit supaya allisin yang terbentuk maksimal.
- Campur dengan air: Tuang bawang putih halus ke dalam 1 liter air, lalu aduk rata.
- Diamkan selama 24 jam: Tutup wadah dan simpan di tempat teduh supaya senyawa aktifnya larut ke dalam air.
- Saring larutan: Pisahkan ampas memakai kain halus supaya lubang botol semprot tidak tersumbat.
- Tambahkan sabun cair: Teteskan beberapa tetes sabun cair sebagai perekat, lalu kocok perlahan.
- Encerkan sebelum dipakai: Campurkan 1 bagian konsentrat dengan 10 bagian air, lalu masukkan ke botol semprot.
Tips singkat: buatlah dalam jumlah secukupnya. Sebaiknya larutan langsung dipakai, karena makin lama disimpan, kekuatannya makin berkurang.
Baca juga: cara mengusir kutu kebul pada tanaman tomat
Advertisement
2. Cara Membuat Pestisida Bawang Putih dengan Minyak Sayur
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392298/original/046328200_1794034378-2.jpg)
Kalau hama di kebunmu cukup bandel, kamu bisa mencoba cara membuat pestisida dari bawang putih yang dicampur minyak sayur. Minyak membantu larutan menempel lebih lama di permukaan daun, dan senyawa aktif bawang putih juga ikut terekstrak ke dalam minyak. Resep ini cukup populer di kalangan petani dan pekebun rumahan di Indonesia. Untuk membuatnya, ikuti langkah-langkah berikut:
- Siapkan bahan: Sediakan 85 gram bawang putih, 50 ml minyak sayur, 10 ml sabun cair atau deterjen, 950 ml air, penyaring, dan botol semprot.
- Rendam bawang putih dalam minyak: Haluskan atau cincang bawang putih, lalu campurkan dengan minyak sayur. Biarkan selama 24 jam.
- Tambahkan air dan sabun: Setelah 24 jam, masukkan 950 ml air dan 10 ml sabun cair, lalu aduk sampai rata.
- Saring larutan: Buang ampas bawang putih sehingga yang tersisa hanya cairannya.
- Encerkan dengan perbandingan 1:19: Larutkan 50 ml konsentrat ke dalam 950 ml air sebelum disemprotkan.
- Semprot pada pagi hari: Arahkan semprotan ke bagian tanaman yang terserang, termasuk sisi bawah daun.
Selain mengusir serangga, campuran ini juga bisa membantu melawan penyakit jamur. Pakar hortikultura Benedict Vanheems, dikutip dari AOL, menyatakan, "Bawang putih adalah antijamur dan antibakteri alami, sehingga bekerja ganda sebagai pertahanan terhadap penyakit seperti embun tepung."
Semprotan bawang putih paling efektif untuk hama bertubuh lunak seperti kutu daun. Untuk menyimpan sisa larutan, masukkan ke toples dan simpan di kulkas, larutan ini bisa bertahan hingga satu minggu.
3. Cara Membuat Pestisida Bawang Putih dengan Direbus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392299/original/059419900_1794034378-3.jpg)
Metode rebus cocok kalau kamu ingin larutan yang cepat jadi tanpa harus menunggu semalaman. Cara membuat pestisida dari bawang putih dengan direbus ini juga direkomendasikan oleh sejumlah praktisi kebun di Inggris. Mengutip Gardeners' World, semprotan bawang putih buatan sendiri bisa efektif mengusir siput dan bekicot dari tanaman, asalkan disemprotkan secara rutin. Untuk membuatnya, ikuti langkah-langkah berikut:
- Siapkan bawang putih dan air: Masukkan dua bonggol utuh bawang putih ke dalam panci berisi dua liter air.
- Rebus sampai lunak: Rebus perlahan sampai bawang putih lunak, lalu tekan bonggolnya dengan garpu agar sari bawang putih keluar sebanyak mungkin.
- Saring kulit dan ampas: Tuang larutan melalui saringan untuk membuang kulitnya. Biarkan larutan dingin sebelum dipakai.
- Encerkan larutan: Campurkan 2 sendok makan larutan ke dalam lima liter air.
- Aplikasikan secara rutin: Semprotkan atau siramkan ke tanaman seminggu sekali atau setelah hujan.
Ada juga variasi lain yang banyak dipakai di Indonesia. Kamu bisa memblender 200 gram bawang putih bersama 10 ml air, lalu mencampurnya dengan 200 ml air yang baru mendidih. Larutan didiamkan beberapa hari dalam botol, lalu disaring sampai hanya airnya yang tersisa.
Chris Ware, pakar berkebun di Climbing Wild Gardeners, dikutip dari Woman & Home menyatakan, "Bawang putih beracun bagi serangga, dan juga membantu mencegah bakteri serta jamur berbahaya."
Advertisement
Tips Aman Menggunakan Pestisida Bawang Putih
Meski bahannya alami, pestisida bawang putih tetap perlu dipakai dengan hati-hati supaya tanaman tidak rusak dan serangga bermanfaat tetap aman. Manfaat utama cara membuat pestisida dari bawang putih bagi pengguna adalah hemat biaya dan minim residu kimia, tapi hasilnya akan maksimal hanya jika cara aplikasinya benar.
Merujuk UF/IFAS Extension, bawang putih maupun capsaicin terbukti mampu mengusir serangga, tetapi keduanya juga bisa mengusir dan merugikan serangga bermanfaat seperti lebah. Sampai saat ini, penelitian yang menunjukkan efektivitas insektisida bawang putih masih sedikit.
Nicole Carpenter, Presiden Black Pest Prevention, dikutip dari Tom's Guide menyatakan, "Bawang putih hanya membuat area di sekitar tanamanmu sedikit kurang menarik bagi serangga."
Agar pestisida tetap aman, lakukan langkah-langkah berikut sebelum digunakan:
- Lakukan uji tempel dulu: Semprot 2-3 helai daun, lalu tunggu 24 jam. Kalau muncul tepi daun kecokelatan, bercak, atau daun menggulung, encerkan larutan setengahnya atau hentikan pemakaian.
- Pilih waktu pagi atau sore: Hindari menyemprot saat matahari terik. Jangan memakai semprotan berbahan minyak bawang putih jika suhu diperkirakan melebihi 90 derajat Fahrenheit (sekitar 32 derajat Celsius) dalam beberapa jam setelah aplikasi.
- Sasar bagian bawah daun: Pastikan semua bagian tanaman tersemprot, termasuk sisi bawah daun, karena di situlah kutu daun dan tungau biasanya bersembunyi.
- Jangan semprot bunga yang sedang mekar: Hindari menyemprot bunga yang terbuka atau saat serangga penyerbuk sedang aktif.
- Encerkan untuk tanaman sensitif: Tanaman seperti pakis, bibit muda, anggrek, dan violet Afrika bisa menunjukkan kerusakan daun atau stres. Untuk tanaman sensitif, encerkan semprotan bawang putih 1:5 dengan air.
- Ulangi secara berkala: Efek bawang putih tidak bertahan lama, sehingga biasanya perlu diulang setiap 3-5 hari saat serangan masih ada, atau seminggu sekali untuk pencegahan.
- Beri jeda sebelum panen: Tunggu satu atau dua hari setelah penyemprotan terakhir sebelum memanen. Sayuran daun yang ringan seperti selada bisa menyerap rasa bawang putih, jadi disarankan menunggu seminggu setelah penyemprotan.
- Gunakan sarung tangan: Selalu pakai sarung tangan saat menangani bawang putih untuk menghindari iritasi kulit. Kalau kamu menambahkan cabai, jauhkan semprotan dari mata.
Kalau ingin mencoba bahan alami lain, kamu juga bisa mempelajari pestisida nabati tanpa bahan kimia dari daun mimba, cabai, hingga serai sebagai pendamping bawang putih.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Pestisida dari Bawang Putih
Q: Berapa lama pestisida bawang putih bisa disimpan?
A: Sebaiknya larutan langsung dipakai karena kekuatannya menurun seiring waktu. Jika ada sisa, simpan dalam wadah tertutup di kulkas dan gunakan dalam waktu sekitar satu minggu.
Q: Hama apa saja yang bisa dikendalikan dengan pestisida bawang putih?
A: Pestisida bawang putih umumnya efektif untuk hama bertubuh lunak seperti kutu daun, tungau, dan ulat kecil. Larutan ini juga dipakai untuk mengusir siput, lalat buah, dan kumbang, serta membantu menekan penyakit jamur seperti embun tepung.
Q: Apakah pestisida bawang putih aman untuk semua tanaman?
A: Tidak selalu, karena larutan yang terlalu pekat bisa membuat daun terbakar atau berubah warna. Selalu encerkan larutan, lakukan uji tempel pada beberapa helai daun, dan semprotkan pada pagi atau sore hari.
Baca informasi kesehatan terbaru di Kesehatan Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385238/original/034787500_1793247276-Cek_Fakta__Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran__7_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391176/original/070792400_1793875895-Screenshot_2026-11-05_170652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8259592/original/057928600_1781507421-guru_sekolah_rakyat_-_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4586406/original/086311500_1695517878-BNI_naikan_tarif.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385461/original/030105800_1793258482-01M635G7A70189X9RZDF97S970.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391954/original/072137000_1793958689-Vertical_500x656_-_Dayatana.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9345690/original/067748100_1789050705-WhatsApp_Image_2026-09-10_at_21.02.17.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344472/original/056989200_1788947104-WhatsApp_Image_2026-09-09_at_4.34.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9329986/original/052581700_1787307659-WhatsApp_Image_2026-08-21_at_17.03.26.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9308204/original/009529000_1785132477-WhatsApp_Image_2026-07-27_at_12.46.15_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304577/original/005200700_1784721544-WhatsApp_Image_2026-07-22_at_18.12.19.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9291253/original/086637400_1783510555-WhatsApp_Image_2026-07-08_at_17.07.14.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290264/original/065273200_1783441564-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.36.04.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290208/original/083376600_1783432448-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_20.29.47.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9290170/original/059488200_1783429797-WhatsApp_Image_2026-07-07_at_19.50.54.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9271167/original/049315200_1783170039-WhatsApp_Image_2026-07-04_at_17.30.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8974535/original/013451500_1782983178-1106e511-c5ef-46a5-8b74-de1fd75e92f8.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262336/original/070728700_1781780140-WhatsApp_Image_2026-06-18_at_17.41.22.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1588019/original/097014900_1538998899-PG_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392062/original/015622700_1793969928-WhatsApp_Image_2026-11-06_at_12.54.23_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4653599/original/043466900_1700279714-WhatsApp_Image_2023-11-18_at_10.51.59.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355055/original/082772300_1790070742-roman-budnikov-LrmVfNfhFOw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387840/original/049454400_1793576292-S__73179165.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5437037/original/069686000_1765195130-WhatsApp_Image_2025-12-08_at_16.01.33.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3559193/original/024993600_1630573027-vlcsnap-2021-09-02-11h09m01s068__2_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385978/original/063727200_1793288759-IMG-20261029-WA0009.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385027/original/054806600_1793210212-WhatsApp_Image_2026-10-27_at_8.55.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384251/original/014376200_1793163977-WhatsApp_Image_2026-10-26_at_16.11.48.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193655/original/000476600_1745236051-ChatGPT_Image_Apr_21__2025__06_46_46_PM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382249/original/070234100_1792985471-WhatsApp_Image_2026-10-25_at_09.42.1222.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385457/original/016376900_1793258478-01M635HMJMACVQ68R6RPCSVNZT.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386365/original/086039300_1793345488-01M65H341D42B2C7QDSRKXSFJR.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303029/original/062236000_1784616358-404042e6-155d-443a-9424-f2837a47de62.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385462/original/040497900_1793258483-01M635FR5PFE4G9C74AEY99XCS.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368232/original/081270000_1791424201-carol-gauthier-a0a9t1VcuUY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9388355/original/019790500_1793610265-159d5c5c-ef56-4fe1-aaab-594e52ddbcb4.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384778/original/077840700_1793181681-01M60WY7M84P3C5FF9K6R26D0C.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5154533/original/085644700_1741401411-sweet-potato-5318960_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9387072/original/079395900_1793430283-5e5b635a-116e-411c-95c6-6b9c1ab207ff.jpg)